BRI Ungkap Strategi Untuk Menjadi The Most Valuable Bank in South East Asia

Oleh : Wiyanto | Senin, 19 Agustus 2019 - 15:53 WIB

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)
Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar public expose di di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta (19/08). Dalam acara tersebut BRI mengungkapkan strategi untuk menjadi The Most Valuable Bank in South East Asia dan Home To The Best Talent pada tahun 2022.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama Sunarso dan beberapa jajaran Direksi lainnya. Sunarso mengungkapkan, untuk mencapai visi tersebut beberapa strategi yang akan diterapkan Bank BRI yakni memperkuat kepemimpinan di segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan konstribusi perusahaan anak. “Target kami di tahun 2022 portofolio pinjaman BRI untuk segmen UMKM mencapai 80% dari proporsi saat ini yang mencapai sekitar 76%,” imbuhnya.

Saat ini sendiri Bank BRI memiliki kapitalisasi pasar senilai Rp.528 triliun dan menjadikan perseroan sebagai bank terbesar nomor 3 di Asia Tenggara. Secara konsisten Bank BRI juga memberikan profit jangka panjang bagi para investornya, dimana hingga sejak IPO hingga saat ini kenaikan harga saham BBRI mencapai 50 kali lipat. Kinclongnya harga saham BBRI tak lepas dari kinerja perseroan yang terus tumbuh positif di setiap tahunnya. Selama 14 tahun berturut turut, Bank BRI memegang predikat sebagai bank dengan pencetak laba terbesar di Indonesia.

Hingga akhir Triwulan II 2019, laba bersih BRI (bank only) tercatat Rp.16,2 triliun dengan aset mencapai Rp.1.224,4 Triliun.

Saat ini perseroan juga tengah melakukan konsolidasi dengan perusahaan anak untuk meningkatkan kontribusi terhadap BRI Group. Tercatat Bank BRI memiliki 7 perusahaan anak dengan kepemilikian diatas 50%, diantaranya yakni BRI Syariah, BRI Agro, BRI Life, BRI Finance, BRI Remittance, Danareksa Sekuritas dan BRI Ventures.

“Dengan semakin lengkapnya lini bisnis di dalam BRI Group, akan semakin mendukung Bank BRI untuk menjadi one stop financial solutions,” ujar Sunarso. Sejalan dengan meningkatnya kinerja perseroan, Bank BRI terus berkomitmen untuk menyalurkan program Bina Lingkungan yang tepat sasaran dan tepat manfaat. Di sepanjang tahun 2018, total dana Bina Lingkungan yang disalurkan mencapai Rp.163,63 miliar. Bantuan tersebut disalurkan melalui 7 program utama, yakni Indonesia Cerdas, Indonesia Sejahtera, Indonesia Takwa, Indonesia Membangun, Indonesia Sehat, Indonesia Peduli dan Indonesia Lestari.

“Fokus utama penyaluran program Bina Lingkungan BRI tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya adalah menyasar pada bidang pendidikan, hal ini selaras dengan visi Pemerintah untuk pembangunan SDM di Indonesia yang menjadi kunci kemajuan bangsa,” pungkas Sunarso.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Schneider Electric Indonesia

Jumat, 28 Februari 2020 - 12:05 WIB

Terbitkan 21 Indikator, Cara Schneider Electric Raksasa Bisnis Energi dan Otomasi Global Mengukur Kinerja Berkelanjutannya

ntuk tahun kelima, Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, mengumumkan laporan tahunan 2019 yang menggabungkan laporan keuangan dan…

Dianna Dee

Jumat, 28 Februari 2020 - 12:00 WIB

Dianna Dee Percaya Diri Mengarungi Industri Musik Nasional

Meski pernah gagal pada single perdana tidak membuat Dianna Dee Starlight, putus asa.

39 Finalis Putri Indonesia Promosikan Kawasan Wisata Labuhan Bajo

Jumat, 28 Februari 2020 - 11:57 WIB

39 Finalis Putri Indonesia Promosikan Kawasan Wisata Labuhan Bajo

Ajang pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2020 yang mengusung tema kekayaan budaya dan keindahan alam Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dijadikan arena untuk mempromosikan Labuan Bajo sebagai destinasi…

Ilustrasi Pergerakan Saham

Jumat, 28 Februari 2020 - 10:58 WIB

IHSG Rontok 3,2%, Saham KIJA Tetap Perkasa Naik 3,62%

PT Kawasan Industri jababeka Tbk (KIJA), sahamnya naik 3,62% di level Rp 286/saham, dengan nilai transaksi Rp 61,61 juta dan volume perdagangan 221.400 saham

Warga Iran antisipasi penyebaran virus corona (foto Aljazeerah)

Jumat, 28 Februari 2020 - 10:08 WIB

Setelah Wamen Kesehatan, Kini Wakil Presiden Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Teheran, Wakil Presiden Iran untuk Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar, dikabarkan terinfeksi virus corona(COVID-19). Masoumeh jadi pejabat tinggi kedua terinfeksi virus corona setelah…