Dorong Trasformasi Industri Digital, Kemenperin Gelar Roadshow INDI 4.0

Oleh : Ridwan | Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:30 WIB

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara saat konferensi pers INDI 4.0 menuju Industri 4.0 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara saat konferensi pers INDI 4.0 menuju Industri 4.0 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah merumuskan indikator untuk mengukur kesiapan sektor manufaktur dalam bertransformasi menuju industri 4.0 yang disebut Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (Indi 4.0). Hal tersebut merupakan tindak lanjut implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2018 lalu.

"INDI 4.0 adalah tools untuk menilai kesiapan industri menerapakan teknologi 4.0. Ini dirancang oleh Kemenperin yang bekerja sama dengan beberapa lembaga experts," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BBPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara di Jakarta, Rabu (14/8).

Guna semakin menggaungkan industri untuk bertransformasi dan mengimplementasikan industri 4.0, Kemenperin menyelenggarakan Roadshow INDI 4.0. Gelaran tersebut sekaligus menjadi sarana para stakeholder dan ekosistem industri 4.0 untuk menunjukkan hasil dan capaian mereka dalam mengadopsi industri 4.0.

Roadshow INDI 4.0 yang perdana bakal dilaksanakan di Kota Surabaya, dengan mengusung tema “Pendampingan Implementasi Industri 4.0”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 17-18 September 2019.

"Surabaya jadi kota pertama untuk roadshow, nanti terus berlanjut di beberapa kota lain. Tujuannya, kami ingin menunjukkan ke publik kemampuan sektor industri di Indonesia dalam menerapkan industri 4.0," ungkap Ngakan.

Kepala BPPI menyampaikan, selain untuk sosialisasi, Roadshow INDI 4.0 juga bertujuan memberikan pemahamanan pada masyarakat industri tentang kesiapan dan langkah menuju era industri 4.0. Selain itu memberikan gambaran mengenai penguatan ekosistem industri 4.0 yang dibangun, baik itu oleh pemerintah, industri, asosiasi, technical provider, consultant group, akademisi, research and development, serta financial actor.

Dalam roadshow tersebut, Kemenperin melibatkan beberapa asosiasi industri untuk berpartisipasi aktif di dalamnya. Asosiasi yang dilibatkan, antara lain Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), Asosiasi Bigdata Indonesia (ABDI), Asosiasi Pengguna Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) Indonesia, serta Suzuki Indomobil Motor Supplier Club.

"Memang kami ingin dalam setiap gelaran INDI 4.0 akan melibatkan banyak pihak untuk semakin menguatkan ekosistem industri 4.0 ke depannya," ujarnya. 

Menurut Ngakan, pada setiap gelaran Roadshow INDI 4.0, akan mengangkat pula kisah sukses dari pelaku sektor manufaktur yang telah mentransformasikan industri 4.0. Salah satu yang diangkat, misalnya perjalanan PT Schneider Electric Manufacturing Batam yang berhasil menjadi lighthouse atau percontohan industri 4.0 di Indonesia sesuai hasil studi World Economic Forum (WEF). 

"Dengan bentuk sosialisasi seperti itu, diharapkan industri lainnya mampu belajar dari perusahaan yang telah menjadi percontohan," tuturnya.

Bentuk sosialisasi lainnya, akan dilakukan kunjungan pabrik ke PT Indolakto sebagai salah satu perusahaan yang telah mengimplementasikan industri 4.0 dan penerima penghargaan INDI 4.0 pada April 2019 lalu.

"Dengan begitu para stakeholder dapat melihat secara riil bagaimana industri 4.0 ini diimplementasikan di sektor manufaktur," paparnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aiko Senosoenoto dari Eki Dance Company (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:00 WIB

Komunitas, Jadi Salah Satu Alternatif Pengembangan Seni Tari di Indonesia

Tumbuhnya berbagai komunitas, termasul komunitas tari, menjadi salah salah satu titik penting dalam jejaring kesenian di Indonesia. Ketika banyak negara lain masih berkutat dalam sekolah seni,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:48 WIB

Pasar Modal Tingkatkan Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan terus mengarahkan agar industri Pasar Modal lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, serta membuka lebih…

Sentra bawang merah

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:42 WIB

DPR: Ekosistem Pengelolaannya Tersistematis

Jakarta - Meningkatnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang disumbangkan sektor pertanian pada Triwulan II- 2019 merupakan tanda makin tersistematisnya ekosistem pengelolaan usaha agraris di…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:34 WIB

Kementan Mampu Membuat Ekspor Melesat

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuktikan capaian swasembada pangan melalui kemajuan ekspor selama periode Mentan Amran Sulaiman.

Mba Tutut (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:00 WIB

Tutut Soeharto: YHK dan YDGRK Terus Berbakti untuk Indonesia

Dua Yayasan yang dulu pernah didirikan oleh keluarga mantan Presiden RI ke 2, HM. Soeharto yakni Yayasan Harapan Kita (YHK) dan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) sama sama berulangtahun,…