Potensi Bisnis Pendukung Ekosistem E-commerce Lebih Ideal

Oleh : Andi Mardana | Selasa, 13 Agustus 2019 - 20:30 WIB

Oliver Yang, Chief Executive Officer, Jet Commerce menunjukkan kemasan paket Jet Commerce di kantor pusat, Jakarta.(Ist)
Oliver Yang, Chief Executive Officer, Jet Commerce menunjukkan kemasan paket Jet Commerce di kantor pusat, Jakarta.(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menurut Google dan Temasek dalam laporan e-Conomy SEA 2018, e-commerce merupakan sektor bisnis yang menopang ekonomi internet dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara.

Nilai sektor ini bahkan diprediksi hendak mencapai lebih dari $100 miliar pada 2025, sementara jumlah konsumen Asia Tenggara yang berbelanja melalui platform e-commerce.

Telah meningkat dari kurang dari 50 juta pada 2015 menjadi lebih dari 120 juta pada 2018.

Agustina Putri Wijaya, Marketing Director Jet Commerce, mengatakan bahwa perkembangan pesat sektor ini tidak lepas dari kontribusi seluruh komponen ekosistem e-commerce.

"Salah satunya yaitu inovasi dari berbagai platform yang kian kreatif dalam menarik konsumen, semisal gamification yang menerapkan unsur-unsur game," kata Agustina di Jakarta baru-baru ini.

Selain itu, tambahnya, fitur live streaming juga dihadirkan platform untuk menjangkau konsumen dengan cara yang lebih menyenangkan.

Di samping menciptakan pengalaman unik, fitur ini memberikan keuntungan fungsional yang memungkinkan penjual untuk mendemonstrasikan produk yang dijual, seraya merespon langsung pertanyaan konsumen

"Live streaming dapat dilakukan brand atau penjual untuk membangun kepercayaan konsumen. Ada kesan asli atau otentik yang timbul dari spontanitas si  pembawa acara,” jelas Agustina.

Tidak hanya penjual, konsumen pun diberikan keuntungan. "Live streaming memungkinkan konsumen untuk melihat ulasan yang disertai reaksi dari sesama konsumen saat itu juga," tambah Agustina.

Kendati pendekatan interaktif dan metode kekinian telah menghadirkan tren baru bagi industri, Agustina menganjurkan brand dan penjual untuk terlebih dahulu menguasai dasar-dasar e-commerce.

"Penting bagi kami untuk beradaptasi dengan tren dan inovasi yang berkembang, tanpa mengesampingkan pekerjaan-pekerjaan fundamental dari hulu ke hilir," pungkas Agustina.

Jet Commerce hingga saat ini tengah mengoperasikan lebih dari 100 official online store aktif yang terdaftar di 13 platform e-commerce terkemuka di Asia.

Sebanyak 56 brand yang telah menjalin kemitraan strategis berasal dari beragam kategori, meliputi kategori produk elektronik, health & beauty, mom & baby, produk rumah tangga, mainan anak, dan pet food.

Pertumbuhan cepat yang diraih juga menjadikannya mampu berekspansi ke negara-negara lainnya di Asia Tenggara, hingga ke China. Sebagai jembatan antara brand dan konsumen, sekaligus penghubung brand dengan platform, Jet Commerce berupaya membangun kolaborasi dan sinergi untuk ekosistem e-commerce yang lebih ideal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aiko Senosoenoto dari Eki Dance Company (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:00 WIB

Komunitas, Jadi Salah Satu Alternatif Pengembangan Seni Tari di Indonesia

Tumbuhnya berbagai komunitas, termasul komunitas tari, menjadi salah salah satu titik penting dalam jejaring kesenian di Indonesia. Ketika banyak negara lain masih berkutat dalam sekolah seni,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:48 WIB

Pasar Modal Tingkatkan Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan terus mengarahkan agar industri Pasar Modal lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, serta membuka lebih…

Sentra bawang merah

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:42 WIB

DPR: Ekosistem Pengelolaannya Tersistematis

Jakarta - Meningkatnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang disumbangkan sektor pertanian pada Triwulan II- 2019 merupakan tanda makin tersistematisnya ekosistem pengelolaan usaha agraris di…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:34 WIB

Kementan Mampu Membuat Ekspor Melesat

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuktikan capaian swasembada pangan melalui kemajuan ekspor selama periode Mentan Amran Sulaiman.

Mba Tutut (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:00 WIB

Tutut Soeharto: YHK dan YDGRK Terus Berbakti untuk Indonesia

Dua Yayasan yang dulu pernah didirikan oleh keluarga mantan Presiden RI ke 2, HM. Soeharto yakni Yayasan Harapan Kita (YHK) dan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) sama sama berulangtahun,…