INDUSTRY.co.id - Jakarta - Secara teknikal IHSG pulled back bearish trend dan break out MA200. Indikasi melanjutkan pelemahan dengan pengujian support. Indikator Stochastic mendekati area overbought dan RSI bergerak bearish momentum.

Advertisement

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan kembali tertekan dengan support resistance dikisaran level 6200-6320," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Saham-saham yang cukup menarik diantaranya; INKP, TKIM, JSMR, META, WSKT, ADHI, ERAA, AKRA.

Advertisement

Sebelumnya, IHSG (-0.50%) ditutup melemah 31.54 poin kelevel 6250.59 dengan saham-saham pertambangan (-1.24%) dan Keuangan (-0.99%) memimpin pelemahan. Turunnya mayoritas harga komoditas menjadi katalis utama. Harga minyak WTI (-1.39%), Batubara NC (-0.84%), Nikel (-2.08%) dan Zinc (-3.04%) melemah cukup signifikan.

Selain itu laporan pendapatan dan laba Q2 2019 di beberapa perusahaan tambang mulai komplit dirilis dengan mayoritas melambat ditandai PTBA (-2.36%) yang mengalami penurunan laba sebesar 31.8% secara YoY. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar 132.93 miliar rupiah. Indonesia berusaha menerapkan kebijakan B30 pada biodisel pada awal tahun depan dan B50 pada akhir tahun depan. Dimana Implementasi 20% kelapa sawit atau B20 kemarin telah konsisten membantu negara menghemat $ 5,5 miliar dari impor bahan bakar per tahun.

Advertisement