Permintaan Kendaraan Bermotor Diperkirakan Masih Rendah Hingga Akhir 2019

Oleh : Herry Barus | Minggu, 11 Agustus 2019 - 11:28 WIB

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali hadir dalam ajang Indonesia Modification Expo 2018. Dalam ajang kali ini Suzuki berkolaborasi dengan Jakarta Sneaker Day untuk menyulap tampilan All New Ertiga yang menjadi inspirasi modifikasi bagi kalangan be
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali hadir dalam ajang Indonesia Modification Expo 2018. Dalam ajang kali ini Suzuki berkolaborasi dengan Jakarta Sneaker Day untuk menyulap tampilan All New Ertiga yang menjadi inspirasi modifikasi bagi kalangan be

INDUSTRY.co.id - Melambatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini, menjadi indikasi awal bahwa konsumsi masyarakat tidak sekuat prediksi pasar, karena konsumsi rumah tangga masih menjadi pilar utama pendukung geliat perekonomian domestik. Hal ini tentu saja berdampak pada penjualan retail yang berkaitan dengan sektor konsumer termasuk penjualan kendaraan bermotor. 

Ditambah lagi faktor global berupa tren penurunan harga komoditas, perang dagang antara Amerika dan Cina yang berlanjut pada perang mata uang sehingga memicu pelemahan nilai tukar sejumlah negara, termasuk Indonesia, diperkirakan akan semakin menggerus daya beli masyarakat. Langkah Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan lebih lanjut demi menopang daya beli masyarakat, menjadi tak mudah karena rupiah yang melemah.

Dengan berbagai faktor di atas Bahana Sekuritas memperkirakan, penjualan kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua masih akan lemah karena kemampuan masyarakat untuk membeli mobil akan semakin terbatas, demikian juga halnya penjualan motor diperkirakan masih akan tumbuh single digit karena penetrasi motor yang sudah cukup tinggi.

‘’Demi menggenjot penjualan mobil dan motor hingga akhir tahun ditengah-tengahnya turunnya permintaan, pemberian diskon yang lebih agressif akan terjadi pada semester kedua, ‘’ kata Analis Bahana Sekuritas Anthony Yunus. Astra Internasional, salah satu pemain otomotif terbesar di Indonesia, pada kuartal dua juga mencatat volume penjualan dan margin dari kendaraan roda empat lebih rendah dari ekspektasi semula, meski penurunannya tidak seburuk industri secara keseluruhan, papar Anthony, Minggu (12/8/2019)

Badan Pusat Statistis (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal dua 2019, tumbuh sebesar 5,05% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pengeluaran konsumsi rumah tangga memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi hingga 55,79%, diikuti dengan sumbangan investasi yang tercatat sebesar 31,25%. Pengeluaran konsumsi pemerintah memberikan kontribusi sebesar 8,71%, sedangkan kontribusi ekspor masih negatif akibat masih tingginya impor.

Bank sentral telah memotong suku bunga acuan atau BI 7-Day Repo Rate sebesar 25 basis points (bps) menjadi 5,75% dari yang sebelumnya sebesar 6%, pada Juli untuk mendorong geliat perekonomian ditengah-tengahnya rendahnya perkiraan inflasi hingga akhir tahun ini.

Pada kuartal dua 2019, Astra Internasional membukukan laba bersih sebesar Rp 4,6 triliun atau turun 15%, dibanding periode yang sama tahun lalu akibatnya rendahnya penjualan dari sektor otomotif dan komoditas khususnya CPO. Melihat pencapaian hingga kuartal dua tahun ini, Bahana mengubah perkiraan pendapatan dan laba bersih perusahaan berkode saham ASII ini hingga akhir 2019.

 

Bahana memperkirakan pendapatan ASII akan mencapai Rp 240,7 triliun pada akhir tahun ini, dari perkiraan semula sebesar Rp 249,3 triliun. Laba bersih diperkirakan mencapai Rp 20,7 triliun, dari perkiraan semula sebesar Rp 23 triliun. Pendapatan dari segmen otomotif diperkirakan akan mencapai Rp 104,7 trililiun, dari perkiraan semula sebesar Rp 106,8 triliun.

Anak usaha Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) ini memberikan rekomendasi Hold untuk saham ASII dari yang sebelumnya Buy, dengan target harga Rp 7.500 dari yang sevelumnya 8.300/lembar saham.

Bahana memperkirakan volume penjualan kendaraan roda empat secara industri akan mencapai 1,082 juta unit pada akhir 2019, atau turun sebesar 6% dari realisasi penjualan sepanjang 2018. Penjualan kendaraan roda empat ASII diperkirakan turun sebesar 4,8% secara tahunan.

Penjualan kendaraan roda dua secara industri diperkirakan akan mencapai 7,088 juta unit sepanjang 2019, atau tumbuh sebesar 8% secara tahunan. Penjualan kendaraan roda dua Astra diperkirakan akan tumbuh sebesar 12% secara tahunan pada akhir 2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Universitas Sebelas Maret

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:20 WIB

Wimboh Dikukuhkan jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

Surakarta—Untuk pertama kalinya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Beliau…

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:00 WIB

SIA-BCA Travel Fair 2019 Tawarkan Harga dan Paket Perjalanan Menarik

Singapore Airlines (SIA) bersama Bank Central Asia (BCA) kembali menyelenggarakan Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019 pada tanggal 23 – 25 Agustus 2019. Travel fair ini akan diselenggarakan…

Petani santri milenial

Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:13 WIB

Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP

Surabaya - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sekaligus koordinator OPOP Training Center, Mohammad…

Kepala Badan Karantina Kementan di Sumbar

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:43 WIB

Sumbar Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang

Padang -  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas 22,8 ribu ton produk turunan sawit asal Sumatera Barat. Produk turunan sawit  masing-masing minyak sawit…

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di UGM

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:24 WIB

BNI Syariah Dorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekonomi Syariah

Jogjakarta - BNI Syariah berusaha mendorong kedaulatan pangan. Salah satunya dilakukan dengan partisipasi bank di acara Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan…