Almisbat Desak KPK Usut Tntas Kotupsi Impor Bawang Putih

Oleh : Herry Barus | Jumat, 09 Agustus 2019 - 10:56 WIB

Bawang Putih (ist)
Bawang Putih (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Dengan terjaringnya operasi tangkap tangan ( OTT ) 11 orang terduga terkait dengan Impor bawang putih baru-baru ini , Almisbat sudah lama mengingatkan dan mengeritik kebijakan dan praktek importasi bawang putih yang sebelum terjadinya OTT sering menimbulkan gejolak harga di pasar dan konsumen sehingga meyumbang inflasi periode Maret – April 2019 Bahkan untuk kasus tingginya harga bawang putih tersebut Almisbat sudah melaporkan ke KPPU mengenai dugaan rekayasa harga dan kartel.

 Anggota Dewan Pertimbangan Almisbat , Syaiful Bahari, Jumat (9/8/2019) memberi apresiasi kepada KPK yang cepat tanggap membongkar kasus suap dan permainan kuota bawang putih sehingga konsumen dirugikan. Suap yang dilakukan pengusaha untuk memuluskan ijin memperoleh kuota impor bawang putih. 

 Diharapkan kasus OTT ini bisa menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar secara menyeluruh tidak hanya kasus suapnya saja tetapi juga sumber peraturan yang memberi peluang kepada para pihak untuk melakukan korups. Semakin peraturan diperketat maka peluang pengusaha untuk mendapatkan ijin impor secara terbuka dan fair semakin kecil, Akhirnya banyak importir mencari jalan tikus untuk bisa mendapatkan kuota termasuk menyuap para pejabat negara yang mempunyai akses langsung penerbitan ijin Impor.

 Bawang Putih menjadi bancakan Nasional karena keuntungannya menggiurkan jadi banyak pengusaha tergiur bermain di Bawang Putih, Sebenarnya harga bawang putih yang sempat tembus Rp 80 ribu Per kilo jika dihitung dari modal impor sebesar  Rp 14 Ribu dapat dijual dibawah Rp 20 Ribu, Tapi harga sengaja direkayasa Rp 25 Ribu sampai Rp 35 Ribu Sehingga konsumen dipaksa membeli dengan harga tidak wajar.

 Ini juga bisa sebagai momentum bagi Pemerintahan Jokowi Periode kedua untuk mencabut atau merevisi semua peraturan yang memberi ruang bagi suburnya praktek KKN , Monopoli dan Kartel karena ketiga perilaku tersebut berakibat pada korupsi.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:00 WIB

SIA-BCA Travel Fair 2019 Tawarkan Harga dan Paket Perjalanan Menarik

Singapore Airlines (SIA) bersama Bank Central Asia (BCA) kembali menyelenggarakan Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019 pada tanggal 23 – 25 Agustus 2019. Travel fair ini akan diselenggarakan…

Petani santri milenial

Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:13 WIB

Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP

Surabaya - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sekaligus koordinator OPOP Training Center, Mohammad…

Kepala Badan Karantina Kementan di Sumbar

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:43 WIB

Sumbar Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang

Padang -  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas 22,8 ribu ton produk turunan sawit asal Sumatera Barat. Produk turunan sawit  masing-masing minyak sawit…

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di UGM

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:24 WIB

BNI Syariah Dorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekonomi Syariah

Jogjakarta - BNI Syariah berusaha mendorong kedaulatan pangan. Salah satunya dilakukan dengan partisipasi bank di acara Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan…

Pigijo.com (FotoDok Industry.co.id)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:00 WIB

.Pigijo.com Membangun Kerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia

Pigijo.com bekerjasama dengan Ikatan Motor Indoensa (IMI) melakukan perilisan IMI Travel Planner di acara JAMBORE NASIONAL IKATAN MOTOR INDONESIA di Lombok tanggal 23 – 25 agustus 2019.