Kualitas Udara di Indonesia Menurun Akibat Polutan

Oleh : Andi Mardana | Selasa, 06 Agustus 2019 - 18:12 WIB

Sesi tanya jawab dengan media saat peluncuran Nexcare™ Respirator dan Nexcare™ Daily Kids Mask di Suasana Restaurant, Aston at Kuningan Suites Jakarta (5/8).(ist)
Sesi tanya jawab dengan media saat peluncuran Nexcare™ Respirator dan Nexcare™ Daily Kids Mask di Suasana Restaurant, Aston at Kuningan Suites Jakarta (5/8).(ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Akhir-akhir ini kondisi kualitas udara di kota besar di Indonesia menurun. Sampai dengan akhir Juli ini, data AirVisual menunjukkan bahwa Air Quality Index (AQI) Jakarta mencapai 184 atau tidak sehat (151-200). Jakarta dinobatkan sebagai kota dengan polusi terparah.

Polusi udara merupakan ancaman kesehatan di banyak negara. Salah satu penyebab meningkatnya polusi udara, salah satunya adalah dikarenakan mobilitas masyarakat perkotaan yang kini semakin kompleks dan dinamis sehingga mempengaruhi perubahan lingkungan.

Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUP Persahabatan mengungkapkan bahwa tingginya jumlah kendaraan bermotor di perkotaan menyebabkan masyarakatnya memiliki konsekuensi terpapar polutan berbahaya, dari gas emisi kendaraan maupun partikel debu di jalanan.

"Gas emisi kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber polusi udara tertinggi di Jakarta. Konsekuensi inilah yang menyebabkan masyarakat kota Jakarta dan perkotaan lainnya perlu melakukan upaya pencegahan yang tepat dari dampak kualitas udara yang buruk," jelas dr. Agus di Jakarta baru-baru ini.

Penggunaan respirator dan masker kata dr. Agus merupakan hal yang penting sebagai upaya untuk melindungi diri dari paparan partikel yang dapat menurunkan kondisi kesehatan tubuh.

"Kami sebagai praktisi kesehatan pun senantiasa menghimbau masyarakat memakai respirator atau masker yang tepat untuk perlindungan maksimal setiap saat, baik di dalam maupun di luar ruangan," ujarnya.

Dalam hal ini penggunaan respirator dan masker seharusnya sudah menjadi kebiasaan dalam perlindungan sehari-hari. Respirator dan masker harus memiliki filtrasi atau penyaring debu, kotoran dan partikel.

"Oleh karenanya, sangat penting bagi masyarakat untuk memilih respirator dan masker yang filternya disesuaikan dengan kondisi dan kegiatan mereka, baik saat berada di dalam maupun luar ruangan," tutup Dr. dr. Agus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:00 WIB

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

– Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang…

Sosial Media (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 05:00 WIB

Pemblokiran Data di Papua dan Papua Barat

Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan…

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. (Foto: Bamsoet.com)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet: Semua Pihak di Papua Harus Bisa Menahan Diri

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta saudara-saudara sebangsa di Papua bisa menahan diri, begitupun dengan berbagai pihak lainnya dari mulai aparat TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga…

Peta Nduga Papua (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 03:07 WIB

Residen Jokowi Didorong Bentuk Special Envoy untuk Papua

Penyikapan pemerintah atas menguatnya rasisme terhadap warga Papua dan aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat, menggambarkan ketidakmampuan (unable) atau keengganan (unwilling) pemerintah…

Bukti Komitmen Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 00:12 WIB

LSPR Selenggarakan Uji Kompetensi Wartawan Bali

Bali-wartawan tergabung dari 13 media massa di Bali siap menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh LSPR-Bali dan ASEAN Public Relations Network (APRN) berkolaborasi…