40 Ton Pisang Tanduk dan Pisang Kepok Penuhi Pasar Malaysia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 06 Agustus 2019 - 07:12 WIB

Pisang Tanduk (Foto Dok Industry.co.id)
Pisang Tanduk (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Sidoarjo- Sebanyak 40 ton pisang tanduk dan pisang kepok diekspor dari Puspa Agro Sidoarjo, Jawa Timur menuju ke Malaysia menyusul peluang pasar ekspor buah pisang ke Malaysia masih sangat terbuka.

Seorang Eksportir pisang dari CV Bintang Perkasa, Adi, di Sidoarjo, Senin(5/8/2019)  mengatakan, saat ini volume kebutuhan pasar pisang ke Malaysia masih cukup besar.

"Kami akan lebih maksimal utk memperluas jaringan ke petani pisang agar produksi bisa meningkat. Beberapa petani di sejumlah daerah sudah menyatakan siap. Sekarang tinggal susun jadwal biar pasokan lancar dan berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Dirut Puspa Agro Abdullah Muchibuddin menyatakan siap menjalin kerja sama dengan para pemasok pisang di daerah-daerah untuk bisa memenuhi permintaan pasar yang sudah terbuka lebar.

"Puspa Agro menjajaki untuk bisa memenuhi permintaan pasar negeri Jiran itu bersama para petani dan mitra bisnisnya," katanya.

Ia mengatakan sejumlah pekerja menyiapkan pisang yang akan diangkut oleh kontainer dengan memisahkan dari tandannya dan memasukkan dalam kantong (waring) dengan berat sekitar 25 Kilogram per waring.

"Selanjutnya, kontainer pengankut pisang itu berangkat meninggalkan area Puspa Agro menuju pelabuhan Tanjung Perak. Dari pelabuhan ini, pisang itu lalu dibawa ke negara tujuan ekspor, Malaysia," katanya, seperti dilansir Antara.

Di sisi lain, tentang besarnya peluang pasar pisang, khususnya jenis pisang tanduk dan kepok, Mohammad Amin bin Amri dari Seteguhbiz Empire Group, SDN BHD, Malaysia, mengatakan, saat ini pihaknya membutuhkan kedua jenis pisang itu sebanyak 15 kontainer per minggu.

Artinya, kata dia, Jatim masih berpeluang untuk menambah volume ekspornya, karena saat ini baru bisa memasok dua dari 15 kontainer yang dibutuhkan.

"Kami terima berapa pun banyaknya, karena kebutuhan kami 15 kontainer per minggu. Dan ke depan, kebutuhan pasok pisang ini saya prediksi terus meningkat. Selain Jawa Timur ini, kami juga ambil dari Makassar dan Medan,” ujar Amin seusai prosesi pemberangkatan ekspor di area Puspa Agro.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Blues International Festival 2019(Foto Dok Industry.co.id0

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:00 WIB

Jakarta Blues International Festival 2019

Apa kabar Blues di Indonesia? …Silahkan jawab versi Anda sendiri… tapi yang pasti para penggemar-nya sedang bersiap-siap berpesta bersama di acara Jakarta Blues International Festival yang…

Deklarasi Teman Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Deklarasi Teman Juara, Ajak Generasi Milenial Berpartisipasi Kembangkan Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0

Teman Juara akan menumbuhkan semangat juara di berbagai bidang. Misalnya ketika ada yang tidak pahaman tentang bagaimana mempromosikan potensi sebuah daerah dari berbagai aspek sosial ekonomi,…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Bidik 10 Ribu IKM Masuk Pasar Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku IKM dari berbagai sektor dapat masuk ke pasar online melalui program e-Smart IKM selama periode tahun 2017-2019. Mereka…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pasca Pemilu 2019 yang telah menguras banyak tenaga dan pikiran, harus ditindaklanjuti dengan mengisi kembali pembangunan. Tidak bisa dipungkiri,…

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:30 WIB

Kemenperin Targetkan 250 Peserta Beradu Inovasi di IGDS 2019

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) kembali melakukan acara sosialisasi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2019. Tahun 2019 ini,…