Patra Cirebon Hotel & Convention: Berpadunya Nuansa Kearifan Lokal dan Konsep Modernisasi

Oleh : Herry Barus | Senin, 29 Juli 2019 - 19:27 WIB

Patra Cirebon Hotel & Convention: Berpadunya Nuansa Kearifan Lokal dan Konsep Modernisasi
Patra Cirebon Hotel & Convention: Berpadunya Nuansa Kearifan Lokal dan Konsep Modernisasi

INDUSTRY.co.id - Cirebon– Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan di Indonesia mendorong pertumbuhan kawasan secara masif. PT Patra Jasa melalui pilar bisnisnya Patra Hotels & Resorts, menangkap peluang tersebut dengan meresmikan pembangunan Patra Cirebon Hotel & Convention berlangsung pada Senin, 29 Juli 2019 ini merupakan kelanjutan dari Topping Off yang dilakukan pada 23 Maret 2018 lalu.

Grand Opening Patra Cirebon Hotel & Convention dihadiri oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron Rosyadi,  jajaran DanDim, Kapolres Cirebon, Kapolresta Cirebon,  Kapolsek  dan Camat. Hadir pula perwakilan dari Kraton Kasepuhan, Kraton Kanoman, Kraton Kacirebonan  serta  ketua MUI Kota Cirebon dan para pelanggan setia Patra Cirebon Hotel & Convention.

Semula, Patra Cirebon Hotel & Convention memiliki konsep cottages dengan total 54 kamar. Lalu pada tahun 2017, Patra Jasa membangun ulang hotel tersebut menjadi salah satu hotel bintang 4 di Cirebon, sebagai bukti komitmen perusahaan dalam melakukan optimalisasi aset.

Patra Cirebon Hotel & Convention memiliki 169 kamar dan memiliki 6 ruang meeting, infinity swimming pool di lantai 12, sajian berbagai variasi F&B yang bercitarasa, dan ballroom dengan kapasitas 800 pax. Patra Cirebon Hotel & Convention menjadi satu-satunya hotel BUMN di Cirebon, dengan tema MICE Business yang mengusung tema modern, luxury dan dinamis, tanpa melupakan unsur tradisional khas Cirebon yaitu Batik Megamendung pada design interior hotel.

Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari T. Wibowo mengatakan, grand opening Patra Cirebon Hotel & Convention merupakan salah satu bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan aset sekaligus mendukung sektor pariwisata. “Lokasi hotel kami sangat strategis, berada di kawasan Patra Park yang dekat dengan akses tol menuju bandara Kertajati, serta tersedia berbagai pilihan wisata kuliner, wisata budaya, wisata batik, wisata religi dan tempat menarik lainnya," jelas Hari.

Ke depan Patra Jasa akan melanjutkan pembangunan kawasan tersebut menjadi lebih besar, luas dan lengkap sebagai sebuah kawasan mixed use di Cirebon yang saat ini telah memiliki 56 unit Ruko. Perusahaan menyiapkan investasi sebesar Rp1,5 triliun untuk mengembangkan kawasan seluas 5,4 ha dipusat kota Cirebon ini, yang nantinya akan dibangun multy used development berupa water park, apartement, resto berstandar internasional, masjid serta area komersil lainnya.

Seperti diketahui, Cirebon merupakan salah satu kota destinasi yang tumbuh dan berkembang pesat, terlebih dengan hadirnya pembangunan tol Trans Jawa. Mengingat lokasinya yang cukup strategis, Cirebon sering dijadikan destinasi bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner maupun berbelanja batik. “Dengan berdirinya Patra Cirebon Hotel & Convention, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Cirebon serta membantu peningkatkan perekonomian daerah setempat, salah satunya melalui sektor pariwisata,” ungkap Hari.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.