Mengukur Kesiapan Auditor di Era Industri 4.0

Oleh : Herry Barus | Rabu, 24 Juli 2019 - 18:00 WIB

Mengukur Kesiapan Auditor di Era Industri 4.0
Mengukur Kesiapan Auditor di Era Industri 4.0

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Perkembangan teknologi yang begitu pesat mendorong perusahaan berinvestasi di industri 4.0 dan menggunakan teknologi dalam pengambilan keputusan. Melalui penggunaan teknologi yang tepat, mereka menikmati terobosan dalam meningkatkan profitabilitas, kepuasan pelangan, efisiensi, kualitas, keamanan, dan biaya.

Berkaitan dengan kondisi tersebut, The Institute of Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia) kembali menggelar konferensi nasional 2019 dengan tema 'Empowering Internal Auditors: Embracing the 4IR'. Kegiatan ini berlangsung di Solo, Jawa Tengah, 24-25 Juli 2019.

Vice President Institute of Internal Auditors Indonesia Angela Simatupang mengatakan, tema konferensi 2019 relevan dengan kebutuhan saat ini agar para auditor dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

"Saat ini terjadi integrasi teknologi dengan orang maupun proses, sehingga banyak kemajuan yang sangat pesat terjadi. Perkembangan teknologi ini justru bisa memberdayakan peran auditor agar memiliki nilai tambah, bukan lagi pekerjaan repetitif namun menjadi lebih strategis untuk dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan," ungkap Angela, Selasa (23/7/2019).

Menurutnya, berbagai perkembangan teknologi dan inovasi yang bermunculan mengubah proses bisnis konvensional menjadi proses bisnis yang didukung inovasi teknologi. "Berbagai perkembangan tersebut akan membawa dampak beragam yang berpengaruh terhadap eksistensi model bisnis saat ini," katanya.

Presiden IIA Indonesia sekaligus Direktur Keuangan dan Investasi ASABRI Hari Setianto menekankan bahwa auditor internal harus berperan melakukan berbagai pencegahan ketika berbasis risiko serta bersama merumuskan berbagai kajian untuk menghadapi dampak teknologi khususnya teknologi dalam era 4.0.

Ia mendorong para auditor untuk memastikan bahwa seluruh risiko utama yang signifikan telah termitigasi dengan baik oleh penanggung jawab proses bisnis.

"Auditor internal bersedia bekerja sama merumuskan berbagai kajian dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi unit bisnis tertentu atau organisasi secara keseluruhan. Kesiapan auditor internal merupakan salah satu kunci memasuki era baru dengan baik tanpa benturan yang merugikan serta tetap berada dalam arah yang direncanakan (true north), " ungkap Hari.

Sementara itu, Rizki Rangkuti, ketua panitia IIA Indonesia National Conference 2018 yang juga merupakan Governor IIA Indonesia menjelaskan, konferensi ini akan dihadiri sekitar 500 orang dan menghadirkan lebih dari 20 pembicara yang kompeten di bidangnya, seperti dari IIA Global, Otoritas Jasa Keuangan, Kementrian Keuangan, Kementrian BUMN, BPKP, BRI, Astra International, SKK Migas, Jasa Raharja, RSM, EY, PWC, Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Standarisasi Nasional, PTPN IX, LinkAja.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Universitas Sebelas Maret

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:20 WIB

Wimboh Dikukuhkan jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

Surakarta—Untuk pertama kalinya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Beliau…

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:00 WIB

SIA-BCA Travel Fair 2019 Tawarkan Harga dan Paket Perjalanan Menarik

Singapore Airlines (SIA) bersama Bank Central Asia (BCA) kembali menyelenggarakan Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019 pada tanggal 23 – 25 Agustus 2019. Travel fair ini akan diselenggarakan…

Petani santri milenial

Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:13 WIB

Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP

Surabaya - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sekaligus koordinator OPOP Training Center, Mohammad…

Kepala Badan Karantina Kementan di Sumbar

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:43 WIB

Sumbar Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang

Padang -  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas 22,8 ribu ton produk turunan sawit asal Sumatera Barat. Produk turunan sawit  masing-masing minyak sawit…

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di UGM

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:24 WIB

BNI Syariah Dorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekonomi Syariah

Jogjakarta - BNI Syariah berusaha mendorong kedaulatan pangan. Salah satunya dilakukan dengan partisipasi bank di acara Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan…