Menuju Golkar 1, Bambang Soesatyo Pastikan Partai Golkar tak Lagi Terpuruk

Oleh : Herry Barus | Selasa, 23 Juli 2019 - 18:00 WIB

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua DPR RI yang juga Wakorbid Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan Partai Golkar sebagai partai tengah, tidak boleh tinggal diam melihat kondisi bangsa yang sedang diobrak-abrik kekuatan ideologi ekstrimisme dan radikalisme. Partai Golkar tidak boleh melupakan sejarah pendiriannya sebagai benteng NKRI.

"Sudah waktunya Partai Golkar merapikan rumahnya agar bisa menjadi rumah yang nyaman bagi para purnawirawan, ulama dan tokoh agama lainnya, serta masyarakat sipil pada umumnya. Jika sebagai partai tengah, Partai Golkar gagal mengkonsolidasikan persaudaraan kebangsaan, masa depan Indonesia yang menjadi taruhannya," ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (22/07/19).

Karenanya, Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini menyampaikan, bukan zamannya lagi kader Partai Golkar saling berebut kekuasaan atau gontok-gontokan. Sebagai partai politik tertua, Partai Golkar justru harus solid dan menjadi teladan bagi partai politik lainnya.

"Terutama menjadi contoh bagi millenial, bahwa jalan politik sesungguhnya adalah jalan kemuliaan. Karena dengan politiklah, arah masa depan bangsa ditentukan. Agar millenial bisa melirik Partai Golkar, tidak ada jalan lain selain melakukan transformasi besar-besaran di internal Partai Golkar. Sehingga image Partai Golkar sebagai partai jadul yang ketinggalan zaman bisa berubah menjadi partai gaul yang penuh energik dan penuh kegairahan," tandas Bamsoet.

Lebih jauh Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, sesungguhnya Partai Golkar punya berbagai kekuatan yang tidak dimiliki partai politik lainnya. Selain berpengalaman, Partai Golkar yang didirikan KOSGORO, SOKSI, dan MKGR ini juga punya berbagai organisasi kemasyarakatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Antara lain Satkar Ulama, Majelis Dakwah, Alhidayah, Himpunan Wanita Karya, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia. Serta ditunjang organisasi sayap seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Didukung pula kekuatan akar rumput dari Pemuda Pancasila dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI).

"Namun sayangnya berbagai kekuatan tersebut tak bisa dimaksimalkan, bahkan cenderung terabaikan. Padahal jika disentuh, berbagai organisasi tadi bukan hanya bisa menguatkan Partai Golkar, melainkan juga menguatkan kebangsaan Indonesia. Sehingga mau seganas apapun ideologi transnasional mengacak-acak Indonesia, Golkar bisa menghalaunya," tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, dirinya tidak masalah jika Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar untuk memilih ketua umum dilaksanakan seusai pelantikan presiden-wakil presiden pada Oktober 2019. Hal ini sebagai pembuktian bahwa dirinya maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar bukan untuk membangun dinasti kekuasaan atau menempatkan orang-orang tertentu menjadi menteri.

"Tujuan saya menjadi ketua umum bukanlah demi kekuasaan. Tetapi menjalankan amanah dari pengurus daerah untuk memastikan masa depan Partai Golkar tidak lagi terpuruk. Tantangan Partai Golkar di masa mendatang akan sangat besar. Tidak hanya melakukan konsolidasi internal mengembalikan kekuatan partai, melainkan juga membantu pemerintah menghadapi merebaknya ideologi transnasional yang bertujuan menggusur Pancasila," pungkas Bamsoet.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

Kamis, 23 Januari 2020 - 09:00 WIB

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya yakni PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi melakukan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:05 WIB

IHSG Terkonsolidasi Mengarah ke Zona Hijau

Secara teknikal IHSG melemah dibawah MA200 dengan signal negatif apabila lanjut melemah dan break out level support neckline dikisaran 6200. Meskipun demikian indikator stochastic tiba pada…

Menteri Sosial Juliari P Batubara

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:00 WIB

Mensos Juliari Yakin Angka Kemiskinan Semakin Cepat Diturunkan

Pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menurun 0,19 persen poin menjadi 9,22 persen pada tahun 2019. Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan penurunan angka kemiskinan tersebut…

Upaya pengendalian hayati dengan memasang pias-pias berisi telur parasitoid Trichogramma sp. dipertanaman padi sejak usia tanaman muda.

Kamis, 23 Januari 2020 - 07:47 WIB

Agens Hayati, Jurus Kementan Antisipasi Dini Serangan Hama PBP

Jakarta-Hama Oenggerek Batang Padi (PBP) salah satu hama utama yang sering menyerang tanaman padi, yang dapat menyebabkan kerusakan dari tingkat ringan, sedang, berat hingga puso.

Hoshinoya Bali hadirkan program Batik Saya

Kamis, 23 Januari 2020 - 07:07 WIB

Hadirkan Program "Batik Saya", Hoshinoya Bali Ajak Pengunjung Ciptakan Batik Unik Anda Sendiri

Perusahaan manajemen terkemuka di Jepang dengan sejarah 105 tahun, Hoshino Resorts melalui salah satu merekya, Hoshinoya Bali akan mulai menawarkan aktivitas "Batik Saya" pada tanggal 1 Februari…