Menperin Apresiasi Investasi Pegatron di Batam

Oleh : Ridwan | Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:05 WIB

Peresmian Pabrik PT Pegatron Technology Indonesia
Peresmian Pabrik PT Pegatron Technology Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi terhadap realisisasi investasi dari Pegatron selaku perusahaan teknologi asal Taiwan, yang secara resmi telah mengoperasikan pabriknya di Batam, Kepulauan Riau. 

Ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi manufaktur menyusul meningkatnya tensi perang dagang Amerika Serikat dan China.

"Kami yakin Indonesia bisa menjadi hub industri elektronika Taiwan, dengan tambahan investasi dari Pegatron sebesar USD40 juta," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (20/7).

Nilai investasi tersebut, merupakan awal dari rencana penanaman modal sebesar USD1,5 miliar yang akan dilakukan secara bertahap. 

Nantinya pemasok terbesar komponen untuk Apple itu akan memproduksi komponen produk smart-home seperti komputer, alat-alat telekomunikasi nirkabel, serta komponen ponsel pintar, dengan membangun pabrik seluas 1 hektare di Kawasan Industri Batamindo.

Pabrik yang akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.800 orang tersebut merupakan yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Sebelumnya, Pegatron telah bekerja sama dengan PT Sat Nusapersada di Batam.

Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, Janu Suryanto meyakini kehadiran Pegatron akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan industri elektronika secara nasional dan khususnya di Batam. 

"Dengan adanya Pegatron, diharapkan ekspor produk elektronika akan meningkat signifikan," tandasnya.

Janu pun berharap, investasi perusahaan tersebut selain untuk memenuhi pasar domestik, juga akan mengurangi produk impor karena hasil peningkatan produksi di dalam negeri.

Kemenperin mencatat, pertumbuhan produksi pada kelompok industri komputer, barang elektronika dan optik pada triwulan I tahun 2019 mencatatkan angka yang positif sebesar 2,78 persen, naik jika dibanding capaian di periode sama tahun lalu yang minus -4,80 persen.

Populasi industri elektronika di Indonesia sampai dengan triwulan II-2019, ada penambahan sejumlah 21 perusahaan. Industri elektronika dinilai sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

"Oleh karena itu, industri elektronika merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang sedang mendapatkan prioritas pengembangan, terutama dalam kesiapan memasuki era digital. Ini sesuai dengan peta jalan Making Indonesia 4.0," paparnya.

Sepanjang tahun 2018, nilai investasi industri elektronika menyentuh di angka Rp12,86 triliun, naik dibanding tahun 2017 sebesar Rp7,81 triliun. Sementara itu, nilai ekspor dari industri elektronika mampu menembus USD8,2 miliar atau naik dibanding tahun 2017 yang mencapai USD7,9 miliar.

"Tahun ini, ditargetkan ada beberapa investasi baru yang akan masuk, yang secara total nilainya mencapai Rp1,3 triliun dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan sebanyak 248,5 ribu orang. Ini menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia masih kondusif," paparnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 dr. Eva Martina Luisa, Master Head Leader MeMiles (Tengah)

Minggu, 15 Desember 2019 - 15:18 WIB

MeMiles Gelar Pesta Bonus ke Empat

Untuk ke 4 kalinya aplikasi iklan MeMiles menggelar Pesta Bonus untuk leader yang digelar di Klub Kelapa Gading Jakarta Utara Sabtu (14/12/2019)

Paddle Board Yoga di Tanjung Lesung

Minggu, 15 Desember 2019 - 12:02 WIB

BWJ Hadirkan Road to Bodur Fest 2020, Suguhkan Aktivitas Olahraga Outdoor Hingga Makanan Sehat

PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung terus melakukan berbagai upaya untuk menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara, salah satunya…

Managing Director PT BWJ, Rully Lasahido (Hariyanto/Hariyanto)

Minggu, 15 Desember 2019 - 10:01 WIB

Experience Tanjung Lesung, Gebrak Sektor Pariwisata Banten

PT Banten West Java (BWJ) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung kembali membuat gebrakan di akhir tahun ini dengan meluncurkan produk layanan digital bernama Experience…

Anab Afifi, Penulis Buku dan CEO Boston Price Asia

Minggu, 15 Desember 2019 - 08:46 WIB

Bung Nadiem, Ketahuilah Tanpa Penghafal Dunia Kiamat!

Bung Nadiem, Anda perlu menengok kembali sejarah peradaban leluhur Anda. Anda telah mewarisi DNA leluhur Anda para penghafal hebat itu. Karena itulah, Anda bisa jadi sehebat sekarang ini.

Ketua MPR Bsmbang Soesatyo

Minggu, 15 Desember 2019 - 06:00 WIB

Generasi Milenial Merupakan Generator serta Kreator Kemajuan Bangsa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (bamsoet) menegaskan generasi milenial merupakan generator sekaligus kreator kemajuan bangsa. Karenanya harus menjadi subjek dan tujuan pembangunan dalam kerangka…