Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

Oleh : Ridwan | Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Kawasan Industri Jababeka
Kawasan Industri Jababeka

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang diterbitkannya.

Salah satu pemegang sahamnya, PT Imakotama Investido (Imakotama) dengan porsi 6,387 persen saham disebut bertindak secara bersama-sama dengan beberapa pemegang saham lainnya (acting in concert) memiliki suara melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham yang ditentukan dalam perjanjian terkait notes tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi oleh manajemen KIJA pada 16 Juli 2019, disebutkan pada saat pemunggutan suara dalam RUPST KIJA pada 26 Juni 2019, usul Imakotama dan afiliasinya melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham (Permitted Holders) yang ditentukan dalam syarat dan kondisi dari notes.

"Kejadian ini dapat dilihat sebagai telah terjadi acting in concert yang berpotensi mengakibatkan adanya perubahan pengendalian berdasarkan syarat dan kondisi notes," tulis keterbukaan KIJA, Selasa, 16 Juli 2019.

Lebih jauh, terjadinya perubahan pengendalian dalam KIJA sebagaimana dimaksud dalam syarat dan kondisi dari notes yang diterbitkan oleh anak perusahaan KIJA, Jababeka International B.V. (JIBV), maka KIJA/JIBV dalam jangka waktu 30 hari sejak terjadinya perubahan pengendalian berkewajiban untuk memberikan penawaran pembelian kepada para pemegang notes dengan harga pembelian sebesar 101 persen dari nilai pokok notes sebesar USD300 juta ditambah kewajiban bunga.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Juni 2019 yang mengangkat Sugiharto selaku Direktur Utama dan Aries Liman selaku Komisaris melalui voting 52,11 persen suara pemegang saham. Suara tersebut melebihi suara yang dimiliki oleh Permitted Holders berdasarkan syarat dan kondisi dari Notes.

Sekretaris Perusahaan KIJA, Budianto Liman menyampaikan pengangkatan itu diusulkan oleh Imakotama sebagai pemegang 6,387 persen saham KIJA dan Islamic Development Bank (IDB) selaku pemegang 10,841 persen saham.

Pasalnya, sebagian besar suara yang diberikan saat voting dalam RUPST KIJA tersebut dilaksanakan oleh Imakotama dan pihak-pihak yang terkait dengan Imakotama, sehingga dapat dilihat sebagai telah terjadi acting in concert dan melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham yang ditentukan (Permitted Holders).

Manajemen KIJA memperkuat dugaan tersebut dengan ‘menyodorkan’ catatan jumlah kehadiran pemegang saham saat RUPST yang mencapai 90,432 persen, atau meningkat secara signifikan dibandingkan dengan jumlah kehadiran dalam RUPS sebelumnya yang memiliki tingkat kehadiran hanya sebanyak 44,945 persen di 2018 dan sebanyak 53,372 persen pada 2017.

Sehubungan dengan kepemilikan saham dalam KIJA, dalam laporan keuangan KIJA per 31 Maret 2019, tertera komposisi kepemilikan saham KIJA adalah Mu Min Ali Gunawan 21,087%, Islamic Development Bank 9,32%, PT Imakota Investindo 5,398%, Hadi Rahardja 2,8%, Setiawan Mardjuki 0,166% dan masyarakat 61,28%.

Sedangkan pada akhir 2018, Mu Min Ali Gunawan 21,087%, Islamic Development Bank 9,3%, Hadi Rahardja 2,8%, Setiawan Mardjuki 0,166% dan masyarakat 66,617%. Sehingga di tahun ini tercatat adanya pemegang saham baru yang memiliki lebih dari lima persen saham, yakni Imakotama.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

B4TPowerHouse

Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:32 WIB

Mati Lampu? Balai Kemenperin Ciptakan Penyimpan Daya Listrik Portabel

Ketersediaan dan akses layanan energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia akan menembus di angka…

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), dan Direktur Human Capital Management Telkom Edi Witjara (paling kiri) berbelanja produk kerajinan di UKM Binaan Telkom

Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:47 WIB

Telkom Terlibat Selenggarakan Jalan Sehat di Kaltara

Tarakan – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Perum Jamkrindo dan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyelenggarakan Jalan Sehat yang diikuti sebanyak tidak kurang dari…

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:19 WIB

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

sebuah perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan khususnya produk-produk interior, bekerjasama dengan Senayan City menghadirkan KARYA KITA dengan tema Mosaic of Diversity. Didukung oleh…

Daerah Irigasi Lakitan Sumsel

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:16 WIB

Kementerian PUPR Bangun Saluran Irigasi Primer 3,5 Km dan Sekunder 25 Km di Sumatera Selatan

Luasan DI Air Lakitan akan bertambah 2.590 hektar untuk memenuhi luas layanan 9.697 hektare.

Hunian Sementara atau Huntara

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:10 WIB

786 Bilik Huntara Tersisa Segera Dihuni Warga Terdampak Bencana di Palu, Sigi dan Donggala

Jakarta - Kementerian PUPR membangun hunian sementara (huntara) sebanyak 699 unit yang terdiri dari 8.388 bilik di 72 lokasi di Palu, Sigi dan Donggala. Pembangunan huntara bertujuan agar warga…