Indonesia Perkuat Akses Pasar Pertanian ke Australia

Oleh : Wiyanto | Jumat, 12 Juli 2019 - 20:17 WIB

Momon Rusmono Plt Sekretaris Jenderal Kementan
Momon Rusmono Plt Sekretaris Jenderal Kementan

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memfasilitasi Pertemuan the Working Group on Agriculture, Food and Forestry Cooperation yang ke-22 (WGAFFC) di Bandar Lampung, Rabu (10/7) lalu. Pertemuan bilateral yang melibatkan pemerintah Indonesia dan Australia tersebut digelar untuk membahas isu-isu peternakan, hortikultura, dan perkarantinaan, serta merumuskan kerja sama teknis yang strategis dan konkrit.

Secara khusus, Plt. Sekretaris Jenderal Kementan Momon Rusmono meminta pihak Australia untuk memberikan akses pasar yang luas bagi komoditas hortikultura Indonesia, seperti pisang, nanas, mangga, salak, dan manggis untuk dapat masuk ke pasar Australia.

“Fasilitasi akses pasar ini juga harus didukung kerja sama teknis dan capacity building dari pihak Australia. Sehingga Australia tidak hanya membuka pasarnya untuk produk pertanian Indonesia, akan tetapi melakukan kerja sama dalam peningkatan daya saing produk pertanian Indonesia,” ungkap Momon saat dimintai keterangan, Jumat (12/7).

Pada pertemuan sebelumnya yang diadakan pada bulan Februari 2018 di Meulbourne, Kementan yang diwakili oleh Badan Karantina Pertanian (Barantan) telah berhasil mencapai kesepakatan diantaranya disetujuinya metode iradiasi untuk ekspor komoditas mangga dan buah naga, juga ekspor produk olahan ayam yang harus sesuai dengan persyaratan biosecurity Australia.

Agenda pertemuan bilateral tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan kunjungan lapang ke unit usaha hortikultura yang ada di provinsi Bandara Lampung. Pada kesempatan itu, delegasi Australia mengunjungi perusahan Great Giant Food (GGF), salah satu produsen terbesar pisang dan nenas di Indonesia.

“Kunjungan ini menjadi sangat penting sebagai upaya Indonesia dalam mempromosikan dan meyakinkan pihak Australia dalam hal kesiapan komoditi pisang dan nenas untuk memasuki pasar Australia,” jelas Momon.

Dipimpin langsung oleh Momon, delegasi Indonesia turut melibatkan perwakilan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ditjen Hortikultura, Badan Karantina Pertanian, dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Lampung serta pelaku usaha bidang hortikultura (Great Giant Food). Sementara itu, delegasi Australia dipimpin oleh Ms. Jodie Ann Mc Alister, Acting First Assistant Secretary for trade and market access, Ministry of Agriculture of Australian.

Untuk selanjutnya, pertemuan bilateral kedua negara akan dilaksanakan di Australia pada tahun 2020. Kedua negara menyepakati pertemuan WGAFFC menjadi landasan yang kuat dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi kedua negara di fora internasional.

“Kita harapkan komitmen kedua negara dapat diimplementasikan secepatnya dan dijadikan sebagai tonggak kemajuan pembangunan pertanian dan peningkatan ekonomi bagi kedua belah pihak,” pungkas Momon.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Jumat, 20 September 2019 - 16:00 WIB

Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah, Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending yang merupakan penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan…

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Jumat, 20 September 2019 - 15:40 WIB

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia (global threat) dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian di seluruh dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) mendorong…

Bank BTN. (Foto: Istimewa)

Jumat, 20 September 2019 - 15:12 WIB

Relaksasi LTV Pacu Penyaluran KPR Non Subsidi BTN

Jakarta-Angin segar bagi sektor perbankan datang dari Bank Indonesia (BI) yang memangkas Suku Bunga Acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (DRRR) menjadi 5,25% atau turun sebesar 25 basis point

Kepala Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipe, Liu Yi-Ting (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 20 September 2019 - 15:10 WIB

Hadir di Kompas Travel Fair 2019, Undiscovered Taipe Promosikan Kota Ramah Muslim

Kota Taipe, Taiwan turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia "Kompas Travel Fair 2019". Bertema Undiscovered Taipe, paviliun dibuka langsung oleh Duta Besar Kamar Dagang…

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

Jumat, 20 September 2019 - 15:00 WIB

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta menghadirkan 300 petarung yang berasal dari 50 klub yang tersebar di Indonesia, kembali…