Insentif Disiapkan Untuk Industri Mamin, Tekstil Investasi di Jawa Tengah

Oleh : Herry Barus | Rabu, 10 Juli 2019 - 11:00 WIB

Realisasi Investasi di Jawa Tengah tahun 2017
Realisasi Investasi di Jawa Tengah tahun 2017

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik keinginan pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, dan bahkan kesiapan untuk mem-back up upaya tersebut.

Menurut Ganjar, ada 3 (tiga) sektor yang diharapkan Jateng untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Ketiga sektor itu adalah produk makan-minum(mamin) , tekstil dan produk tekstil, dan terakhir furniture.

“Kita mau Jawa Tengah menjadi pusat furniturenya Indonesia. Bapak Presiden sangat paham kalau soal itu. Maka dari tadi kita dorong ini,” kata Ganjar kepada wartawan usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019)

Mengenai dukungan seperti apa yang diinginkan, Gubernur Jateng itu menyebut banyak. Ia menunjuk contoh misalnya kalau  bicara politik tata ruang, maka Menteri ATR/BPN langsung merespon, “Siap, Pak”.

“Kita hitung dari daya dukung lingkungan bla bla bla, dari segi administratif maka kita akan dorong. Kemarin saya juga membereskan itu, alhamdulillah bisa cepat, meskipun dengan catatan-catatan kehati-hatian kita di daerah,” ungkap Ganjar.

Ia juga menyebutKepala BKPM menyampaikan bahwa beberapa insentif ini mesti diberikan karena hari ini Jawa Tengah lagi bersaing dengan Vietnam. Jadi tidak dengan tetangga kiri kanan tapi dengan Vietnam.

Jateng, lanjut Ganjar, dinilai menarik untuk investasi, seksi sekali. Sehingga Duta Besar RI Korea misalnya, menawarkan bahwa ada beberapa investor yang mau masuk ke sini. Beberapa yang sudah masuk relatif kerasan dengan kultur, dengan kinerja masing-masing.

“Nah ini mereka melihat Jawa Tengah seksi banget untuk mereka berinvestasi. Maka insentif-insentif ini yang perlu didorong. Tadi itu responnya,” terang Ganjar seraya menambahkan investasinyamacam-macam, ada alas kaki, ada elektronik.

Gubernur Jateng seperti dilansir Humas Setkab  juga berharap ada pembangunan kawasan indutri di Brebes, yang daerahnya memiliki kemiskinan cukup tinggi dan memerlukan stimulan. Ia berharap pemerintah pusat segera memutuskan kalau investor secara nasional yang ingin berinvestasi di Jateng.

“Kami menyediakan lahan, menyediakan izin-izin. Itu kalau begitu ini diputuskan, ya, kalau bulan depan orang yang mau datang kami sudah siap untuk kerjakan,” terang Ganjar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waketum KADIN Shinta Sukamdani, Menperin Agus Gumiwang, Ketua Apindo Haryadi Sukamdani

Sabtu, 06 Juni 2020 - 00:15 WIB

Kabar Gembira...Menperin Agus Bakal Gelontorkan Stimulus Modal Kerja untuk Pulihkan Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Produsen Batubara

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:31 WIB

Industri Batubara Lesu Akibat Pasar Menyusut Terpapar Covid-19

Minimnya pergerakan ekonomi membuat industri batubara turut mengalami kelesuan dikarenakan menurunnya permintaan pasar terutama yang datangnya dari India dan Tiongkok.

Contoh proyek PT PP Persisi

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:10 WIB

Cetak Laba Rp1,2 triliun, PT PP Gelontorkan Dividen Tunai 22,5 %

PT Pembangunan Perumaha (Persero) Tbk (PTPP) berhasil catatkan kinerja positif perusahaan untuk pendapatan usaha tahun buku 2019 sebesar Rp24,65 triliun dengan laba bersih yang perseroan mencapai…

Tokok Pakaian GAP (ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:03 WIB

Enggak Kuat Merugi hingga Rp13,1 Triliun, GAP Inc Terpaksa Tutup Toko

Perusahaan fashion GAP Inc, pada Kamis (5/6/2020) melaporkan kerugian yang dialaminya hingga 43% dalam penjualan kuartal I 2020 yang mencapai Rp13,1 triliun. Kerugian besar yang dialam

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) dan Direktur BCA Erwan Yuris. (Doc:BCA)

Jumat, 05 Juni 2020 - 21:12 WIB

Bikin Salut, Grup BCA Salurkan Donasi ke PERSI

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi keuangan yang senantiasa di sisi masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai tindakan penanganan COVID-19.