Tiga BUMN Jalin Kerjasama Pengembangan Kawasan Industri Subang

Oleh : Herry Barus | Kamis, 04 Juli 2019 - 09:00 WIB

Tiga BUMN Jalin Kerjasama Pengembangan Kawasan Industri Subang
Tiga BUMN Jalin Kerjasama Pengembangan Kawasan Industri Subang

INDUSTRY.co.id - Jakart - PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) menjalin kerjasama investasi dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI). Sinergi antara ketiga BUMN tersebut tertuang dalam nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama WIKA Tumiyana, Direktur Utama PTPN VIII Wahyu bersama Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo di Jakarta, Rabu (3/7/2019)

Direktur Utama WIKA Tumiyana menyampaikan bahwa WIKA, RNI dan PTPN VIII akan menjajaki peluang investasi pengembangan kawasan industri di atas lahan seluas lebih dari 11.000 hektar di Subang. Fokus pembangunan akan diarahkan pada bangunan industri, perumahan, komersial, fasilitas publik beserta infrastruktur baik jalan, air dan gas serta yang lainnya.

 

Kerja sama yang terjalin diyakini Tumiyana memiliki prospek yang sangat baik. Subang dan dua daerah lainnya yaitu Majalengka dan Cirebon telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai Segitiga Rebana dan diproyeksikan akan menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terbesar di Indonesia.

“Subang punya potensi yang sangat besar sebagai kawasan industri karena mendapatkan akses langsung melalui Tol Cipali ke Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati. Dengan demikian, kami mengharapkan kerjasama ini akan memberikan keuntungan yang signifikan kepada WIKA, PTPN VIII dan RNI,” ungkap Tumiyana

 

Tumiyana juga menambahkan bahwa ke depan, pertumbuhan Subang juga akan turut didongkrak dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Kehadirannya diyakini akan menghidupkan tidak hanya pada kawasan yang dilalui namun berdampak pada sektor industrial baik di Jakarta maupun Jawa Barat.

 

Keuntungan lain yang akan didapatkan oleh Perseroan adalah dari segi portofolio pengembangan kawasan yang masuk dalam rencana strategis investasi. Pada belanja modal tahun 2019 sebesar Rp18,19 Triliun, 35,1% akan digunakan WIKA untuk pengembangan usaha di sektor building dan properti sementara 21,7% untuk pengembangan usaha infrastruktur. Kedua sektor tersebut dipandang memiliki peran penting dalam upaya pengembangan kawasan.

WIKA Mulai Kerjakan Tol Serpong Balaraja

WIKA turut mendukung pengembangan kawasan melalui pembangunan jalan tol Serpong - Balaraja Seksi I, Banten. Proyek ini sudah mulai dikerjakan setelah penyerahan Surat Perintah Mulai Kerja oleh PT Trans Bumi Serbaraja kepada Direktur Operasi WIKA Agung Budi Waskito dan disaksikan oleh GM Sipil Umum I Dwi Djohardian, Manajer Proyek Aries Fakhrizal yang berlangsung di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (21/6).

 

Pada pengerjaan Seksi I ini, WIKA akan membangun jalan tol yang menghubungkan Pusat Intermoda BSD City dan Tol Jakarta _Outer Ringroad_ (JORR) sepanjang 5,15 km dengan nilai kontrak Rp979 Miliar. Pembangunannya akan dibagi menjadi 3 paket di mana paket 2 yang dimulai pada Juni 2019 akan berlangsung selama 365 hari kerja. Sementara itu, paket 1 dan 3 yang akan mulai pekerjaannya pada November 2019 selama 365 hari kerja. Pekerjaan konstruksi kemudian dilanjutkan dengan masa pemeliharaan selama tiga tahun.

 

Peluang bisnis pun terbuka lebar dengan Trans Bumi Serbaraja maupun PT Bumi Serpong Damai sebagai induk usahanya. Tergabung dalam kelompok usaha Sinarmas Land, pengembangan kawasan yang dikelola oleh salah satu developer terbesar di Indonesia ini menjanjikan dari sisi prospek bisnis bagi WIKA sebagai kontraktor.

 

Dengan dimulainya pembangunan jalan tol Serpong - Balaraja seksi I ini, semakin melengkapi portofolio WIKA dalam pembangunan jalan tol di Jabodetabek. Pada saat yang sama, WIKA juga kini tengah membangun jalan tol Kunciran Cengkareng serta 6 ruas tol dalam kota DKI Jakarta dan proyek investasi Jalan tol Serang - Panimbang

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Yonbekpal 1 Mar Meriahkan Pameeran Alutista TNI AL

Senin, 09 Desember 2019 - 03:30 WIB

Yonbekpal 1 Mar Meriahkan Pameeran Alutista TNI AL

Dalam rangka memperingati Hari Armada RI Tahun 2019 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Batalyon Perbekalan dan Peralatan 1 Marinir (Yonbekpal 1 Mar) turut memeriahkan Pameran…

Satgas Yonif 411 Kostrad dan KKP Merauke Lakukan Fogging di Kampung Sota Perbatasan RI-PNG

Senin, 09 Desember 2019 - 03:00 WIB

Satgas Yonif 411 Kostrad dan KKP Merauke Lakukan Fogging di Kampung Sota Perbatasan RI-PNG

Untuk menghindari dan mencegah berkembangnya nyamuk yang dapat menyebabkan Malaria, anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto

Senin, 09 Desember 2019 - 03:00 WIB

Panglima TNI Ikuti Jalan Sehat Keluarga Indonesia 2019

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mengikuti kegiatan Jalan Sehat Keluarga Indonesia 2019 di Plaza Parkir…

Rudyhandjaja Elawitachya, Chairman Fanuc Indonesia, menyebut serapan robot di Indonesia mulai meningkat

Minggu, 08 Desember 2019 - 23:29 WIB

Industri Indonesia Mulai Transisi ke Era Robotik

Jakarta-Robotik merupakan kunci memasuki era Revolusi Industri 4.0. Mengikuti kemajuan teknologi, tenaga robotik menjadi pilihan pengusaha untuk mengejar efisiensi dan meningkatkan daya saing…

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian RI juga menggandeng GCR Indonesia untuk mempromosikan perkembangan teknologi IoT Indonesia di ajang konferensi IoT di Taiwan.

Minggu, 08 Desember 2019 - 22:29 WIB

Jurus GCR Membesut Teknologi IoT sebagai Solusi Pengembangan Industri Masa Depan

Jakarta-Pasar Indonesia memiliki potensi besar di Asia. Hal tersebut mendorong Global Channel Resources (GCR), perusahaan IT berbasis e-Commerce dengan fokus B2B (Business to Bussines) yang…