Penjualan Pan Brothers Ditargetkan Tumbuh 15% pada 2019

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 27 Juni 2019 - 08:43 WIB

Waki Presiden Direktur PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto, sedang berbincang-bincang dengan wartawan usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (27/06/2019). (Foto Abe)
Waki Presiden Direktur PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto, sedang berbincang-bincang dengan wartawan usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (27/06/2019). (Foto Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15 persen pada 2019. Dengan demikian, penjualan perseroan pada 2019 diharapkan dapat mencapai USD703,077 juta dibandingkan dengan realisasi penjualan pada 2018 senilai USD611,371 juta.

“Pertumbuhan penjualan kami tahun ini bakal ditopang oleh peningkatan ekspor yang diprediksi antara 15-20 persen. Ekspor perseroan diperkirakan akan terus meningkat, bahkan pertumbuhannya pada 2020 diperkirakan dapat mencapai 30 persen,” ujar Anne Patricia Sutanto, Wakil Direktur Utama PBRX.

Anne mengemukakan, kapasitas produksi perseroan pada saat ini mencapai 100 juta pieces produk-produk tekstil setara polo shirt. Dengan kapasitas sebesar itu, total tingkat utilisasi pabrik perseroan saat ini baru mencapai 76-77 persen.

“Akan tetapi, tingkat utilisasi pabrik perseroan pertama di Tasikmalaya saat ini telah mencapai 60 persen. Sedangkan kami saat ini sedang mengembangkan pabrik kedua di tempat yang sama,” papar Anne usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Rabu (26/06/2019).

Anne menjelaskan, pihaknya saat ini sedang membangun pabrik tekstil kedua di Tasikmalaya dengan mengusung sistim otomatisasi dan digitalisasi. Itu dilakukan untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi.

“Untuk itu, kami mengalokasikan belanja modal sebesar USD10 juta untuk tahun ini. Sekitar USD5-6 juta dari alokasi belanja modal tersebut akan digunakan untuk membiayai penyelesaian pembangunan pabrik ke-2 di Tasikmalaya,” jelas Anne.

Anne menuturkan, otomatisasi yang akan diterapkan di pabrik ke-2 perseroan di Tasikmalaya adalah otomatisasi untuk proses pemotongan kain (Cutter Automatization), proses penjahitan (Sewing Automatization) dan meminimalisir administrasi manual (Manual Administration Minimizing).

Di samping itu, Anne juga mengungkapkan, para pemegang saham perseroan dalam RUPST yang digelar Rabu (26/06/2019) menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2019 bernilai total Rp12,956 miliar (Rp2 per saham).

“Kami akan membagikan dividen tersebut pada 26 Juli 2019 kepada para pemegang saham yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 8 Juli 2019 hingga pukul 16.00 WIB,” imbuh Anne. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Harjunot Ali

Sabtu, 21 September 2019 - 21:00 WIB

Harjunot Ali Kembali Main Film Horor

Harjunot Ali dikenal sebagai bintang film drama mumpuni. Kalau kemudian Harjunot mau terlibat di film genre horor, karena ia melihat dari sutradara dan rumah produksi yang menggarapnya.

Cashbac Kembali Hadirkan Promo “Tanggal Tua, Rasa Muda”

Sabtu, 21 September 2019 - 19:59 WIB

Cashbac Kembali Hadirkan Promo “Tanggal Tua, Rasa Muda”

Bagi banyak orang, tanggal tua diwajibkan untuk menghemat pengeluaran. Tapi, kini Cashbac melepaskan kekhawatiran tersebut dengan menghadirkan Promo Tanggal Tua, Rasa Muda dengan memberikan…

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Sabtu, 21 September 2019 - 18:00 WIB

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Ikatan Guru Indonesia(IGI) memberikan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia 2019” (API 2019) sebagai wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi bagi dunia pendidikan oleh pejabat…

Penjualan perdana OPPO A9 2020

Sabtu, 21 September 2019 - 17:41 WIB

OPPO Lakukan Penjualan Perdana Perangkat Teranyar A9 2020 di Bekasi

Setelah resmi diperkenalkan pada 17 September 2019 kemarin, OPPO melakukan penjualan perdana perangkat A9 2020 di enam kota yakni Bekasi, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Medan dan Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya seusai meluncurkan masterplan pengembangan wisata religi di Kecamatan Tanara

Sabtu, 21 September 2019 - 17:40 WIB

Menpar Luncurkan Masterplan Pengembangan Wisata Religi di Kecamatan Tanara

Masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, seiring dengan diluncurkannya rencana induk tersebut.