SDM Berkualitas, Kunci Utama Suksesnya Industri Pariwisata Nasional

Oleh : Herry Barus | Kamis, 27 Juni 2019 - 07:00 WIB

Adil Mubarak Vice President Operations RedDoorz (Foto Dok Industry.co.id)
Adil Mubarak Vice President Operations RedDoorz (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sebagai salah satu pelaku bisnis dalam dunia pariwisata Indonesia, RedDoorz turut berpartisipasi dalam pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia dengan mengadakan pelatihan Quality Training & Workshop, pada hari Rabu 26 Juni 2019, di Jakarta, yang diperuntukkan bagi para karyawan hotel – hotel yang telah bermitra dengan RedDoorz. Pelatihan ini berisikan peningkatan standar dan penyetaraan dalam kualitas pelayanan yang ditawarkan RedDoorz dalam upaya untuk memaksimalkan pelayanan yang diberikan.

Disrupsi yang terjadi pada era revolusi industri 4.0 turut berperan dalam mengubah berbagai aspek dalam kehidupan manusia, termasuk di antaranya kebiasaan orang dalam traveling atau berpergian. Sebagai contoh, otomasi di dalam era yang serba digital ini telah mempermudah orang dalam menemukan hotel atau tempat menginap saat berpergian yang sesuai dengan preferensi masing – masing pengguna. Namun, di era dimana informasi sangat mudah didapatkan ini, tak jarang membuat orang mengalami information overload atau kondisi dimana sulit untuk menentukan pilihan karena terlalu banyaknya informasi terkait yang didapatkan.

Menanggapi situasi ini, Adil Mubarak, Vice President Operations RedDoorz mengatakan “Era digital dimana digitalisasi dapat dimanfaatkan untuk memicu pertumbuhan bisnis, juga membuat persaingan untuk mendapatkan konsumen semakin kompetitif, untuk itu bisnis harus mengerti bahwa yang memiliki differentiation value (nilai tambah yang berbeda) yang akan memenangkan persaingan. Dalam industri pariwasata dan hospitality, mereka yang dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung akan lebih unggul. Maka dari itu, melalui pelatihan ini RedDoorz bertekad untuk membantu para pelaku sektor pariwisata untuk memiliki kapabilitas dalam memberikan pengalaman terbaik kepada pengunjung.”

Sebagaimana hasil riset dari PwC’s Global Consumer Insights Survey yang dirilis tahun ini, value hotel atau hotel dengan harga terjangkau merupakan pilihan pertama bagi orang untuk menginap saat berpergian. Hotel yang dimaksud adalah hotel – hotel yang meskipun memiliki harga yang relatif lebih murah, namun sering memberikan penawaran spesial yang sederhana tapi mampu memberikan pengalaman emosional yang positif bagi pengunjung, sehingga berpotensi untuk kembali dipilih dalam kunjungan berikutnya.

Pelatihan yang diadakan RedDoorz untuk seluruh karyawan mitra hotelnya ini dinilai sebagai upaya RedDoorz dalam bersaing pada era dimana persaingan tenaga kerja juga sangat kompetitif, karena tingginya kualifikasi yang dibutuhkan pada standar sebuah profesi. Dikutip dari hasil riset Robert Walters mengenai lanskap ketenagakerjaan di Asia Tenggara, terbatasnya kesempatan bagi karyawan untuk berkembang menjadi alasan mereka meninggalkan perusahaan tersebut.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para pekerja di sektor industri pariwisata agar mereka merasa bahwa profesi ini bukan sekedar tempat untuk mencari penghasilan, namun juga sebagai tempat untuk mengembangkan kapabilitas dirinya. Sehingga dengan meningkatnya kapabilitas tenaga kerja, pada akhirnya dapat turut berkontribusi pada pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia,” sambung Adil.

Sektor pariwisata di Indonesia sendiri merupakan salah satu sektor yang penting bagi perkembangan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata dalam laporan akhir kajian dampak sektor pariwisata terhadap perekonomian Indonesia, sektor ini merupakan salah satu sektor yang sejak 2012 selalu mencatatkan surplus dalam neraca perdagangan, di kala banyak sektor lain yang mengalami defisit.

Tidak hanya sekedar mencatatkan surplus, namun secara nilai juga sektor pariwisata secara konsisten menunjukkan peningkatan. Pada 2017 tercatat neraca perdagangan sektor pariwisata senilai USD 4,23 miliar, lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2016 yang hanya mencatatkan sebesar USD 3,64 miliar. Tren positif ini menunjukan adanya harapan dan optimisme dalam sektor pariwisata di Indonesia untuk terus berkembang dan berkontribusi aktif dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Secara garis besar, sektor pariwisata Indonesia merupakan sektor yang sangat krusial dalam usaha pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan besarnya kontribusi yang diberikan secara ekonomi menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pembangunan di Indonesia. Pemerintah dalam visinya merencanakan pada tahun 2045 untuk menjadi salah satu destinasi utama pariwisata Asia dan dunia dengan mencanangkan adanya 73,6 juta wisatawan dan pertumbuhan devisa 4,9% per tahun.

Dalam upaya untuk berpartisipasi memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan pariwisata Indonesia, RedDoorz hadir menjadi solusi dalam menjawab kebutuhan terhadap infrastruktur serta bisnis yang menunjang, serta membantu para pelaku industri ini dalam meningkatkan kualitas karyawannya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Jumat, 20 September 2019 - 16:00 WIB

Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah, Kredit Pintar Roadshow ke Yogyakarta

Mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Kredit Pintar, perusahaan financial technology (Fintech) peer-to-peer (P2P) lending yang merupakan penyedia solusi kebutuhan akses pembiayaan bagi perorangan…

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Jumat, 20 September 2019 - 15:40 WIB

ASEAN Federation Cardiology Congress Menambah Pengetahuan Terbaru Penyakit Jantung

Penyakit kardiovaskular masih menjadi ancaman dunia (global threat) dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian di seluruh dunia. Badan kesehatan dunia (WHO) mendorong…

Bank BTN. (Foto: Istimewa)

Jumat, 20 September 2019 - 15:12 WIB

Relaksasi LTV Pacu Penyaluran KPR Non Subsidi BTN

Jakarta-Angin segar bagi sektor perbankan datang dari Bank Indonesia (BI) yang memangkas Suku Bunga Acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (DRRR) menjadi 5,25% atau turun sebesar 25 basis point

Kepala Biro Pariwisata dan Komunikasi Pemerintah Kota Taipe, Liu Yi-Ting (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 20 September 2019 - 15:10 WIB

Hadir di Kompas Travel Fair 2019, Undiscovered Taipe Promosikan Kota Ramah Muslim

Kota Taipe, Taiwan turut berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Indonesia "Kompas Travel Fair 2019". Bertema Undiscovered Taipe, paviliun dibuka langsung oleh Duta Besar Kamar Dagang…

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

Jumat, 20 September 2019 - 15:00 WIB

Jeka Saragih Hadapi Mhar John Manahan International Fight Kelas Ringan

One Pride Pro Never Quit, Promotor MMA terbesar di Indonesia dengan lebih dari 200 laga per tahun serta menghadirkan 300 petarung yang berasal dari 50 klub yang tersebar di Indonesia, kembali…