Naik 11 Persen, Total Pendapatan PT. SBI Capai Rp 10,378 Triliun pada 2018

Oleh : Ridwan | Rabu, 26 Juni 2019 - 21:10 WIB

PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI)
PT. Solusi Bangun Indonesia (SBI)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SBI) yang dahulu bernama Holcim Indonesia membukukan pendapatan perusahaan tahun 2018 sebesar Rp 10,378 triliun. Capaian ini meningkat 11 persen dari Rp 9,38 triliun pada tahun sebelumnya.

Perolehan tersebut disumbang dari sektor infrastruktur dan ritel, di mana volume penjualan semen mengalami kenaikan 9 persen menjadi 10,6 juta ton.

Kemudian unit bisnis agregat dan beton jadi, mencatatkan pertumbuhan 39 persen dari Rp 143,87 miliar menjadi Rp 199,85 miliar.

"Layanan konstruksi lainnya tumbuh dari Rp 385,61 miliar menjadi Rp 406,19 miliar," ujar Corporate Communication Manager SBI Diah Sasanawati di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Selain itu, persaingan yang berujung pada tekanan harga berimbas pada EBITDA perseroan yang mengalami penurunan dari Rp 1,259 triliun menjadi Rp 1,075 triliun.

Perusahaan juga mencatat pendapatan selama kuartal I-2019, mengalami penurunan menjadi Rp 2,179 trilun dari Rp 2,2 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Sementara laba kotor perusahaan tercatat sebesar Rp 431 miliar serta laba sebelum bungan dan pajak penghasilan sebesar Rp 228 miliar.

Lebih lanjut, PT SBI mengalami penurunan volume penjualan domestik sebesar 2.85 persen dari pencapaian tahun 2018 sebesar 4,04 juta ton menjadi 3,92 juta ton.

Proyeksi bisnis semen hingga Mei 2019 masih mengalami pasang surut yang mengakibatkan terhambatnya laju pertumbuhan volume penjualan dari target yang diharapkan.

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) bahkan mencatatkan penurunan volume penjualan semen sebesar 3,68 persen, dari pencapaian tahun 2018 sebesar 26.3 juta ton menjadi 25.75 juta ton.

Sementara total ekspor tumbuh 21,03 persen dibandingkan 2018, dari 2,06 juta ton menjadi 2,49 juta ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vivi Wang, selaku Business Development Director Mobvista Asia Tenggara

Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:01 WIB

Mobvista: Peluang Besar Mobile Marketing Konten Video

Jakarta - Mobvista mengeksplorasi bagaimana brand dan marketer di Indonesia dapat memanfaatkan peluang dengan lebih baik untuk memaksimalkan mobile marketing berbentuk konten video.

Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D

Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:00 WIB

Mahfud MD: Mahasiswa Instrumen Utama Bela Negara

Peningkatan kualitas sumber daya manusia unggul yang berkarakter nasionalis dan adaptif terhadap perkembangan diperlukan untuk dapat menunjang tercapainya visi tersebut.

Diskusi Fintech bersama AwanTunai

Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:39 WIB

Diperlukan Kolaborasi Untuk Pemanfaatan Fintech Dalam Mencapai SDGs

Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang lebih baik antara pemerintah, sektor swasta, serta pelaku keuangan lainnya, dalam memanfaatkan teknologi keuangan sebagai solusi tantangan pembangunan,…

Public Relations Lead DreamHub Trevi Pradipta, Chief Marketing Officer DreamHub Duan Aditya Akelyaman, dan Chief Operating Officer DreamHub Daniel Derandie

Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:42 WIB

Kolaborasi dan Komitmen Diperlukan Guna Membangun Ekosistem Startup 

Kolaborasi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk membangun ekosistem startup sehingga menghasilkan inovasi, solusi yang dapat diterima oleh pasar, dan model bisnis…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:30 WIB

Di Ajang TEI 2019, Menperin Airlangga Paparkan Strategi Genjot Daya Saing Industri Nasional

Pemerintah saat ini bertekad lebih fokus menggenjot daya saing industri manufaktur nasional agar semakin kompetitif di kancah global. Sejumlah langkah strategis yang akan dijalankan secara sinergis…