Pertahankan Kualitas, Sasa Terus Berinovasi Dalam Berbagai Produk

Oleh : Hariyanto | Selasa, 25 Juni 2019 - 18:58 WIB

Bincang-bincang bersama Sasa
Bincang-bincang bersama Sasa

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam momentum bulan Syawal, PT Sasa Inti (Sasa) mengawali kegiatan bersama media sekaligus merupakan acara Halal Bihalal sebagai ajang bersilaturahmi. Acara dimulai dengan bincang-bincang (talkshow) antara para perwakilan dari Sasa yang termasuk diantaranya seorang Chef internal dan juga seorang food blogger independen ternama yang berlangsung dengan santai, interaktif dan sangat informatif. 

“Kegiatan yang kami adakan ini sekaligus juga merupakan ajang bersilaturahmi dalam bulan Syawal, bulan yang penuh berkah, dengan rekan-rekan media. Selain berbagi informasi terkini mengenai berbagai varian bumbu dapur Sasa, kami juga ingin membuktikan mengapa Sasa sebagai pelopor bumbu dapur dapat menjadi sahabat memasak bagi konsumen melalui kegiatan demo masak secara langsung yang dilakukan oleh Chef internal kami yang sangat berpengalaman," kata Head of Brand PT Sasa Inti, Fenny Kusnaidy di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

"Tentunya momen ini menjadi sangat spesial bagi kita semua karena kami percaya bahwa sharing is giving, yang mana kami berharap, segala informasi yang kami berikan dalam acara ini dapat menjadi masukan yang berguna," tambah Fenny.

Ditemui pada acara yang sama, Albert Dinata, Head of Marketing PT Sasa Inti mengatakan, berinovasi tanpa henti merupakan ciri khas Sasa. Sasa ingin terus menjaga kualitas produk-produknya sebagai heritage brand yang kredibel agar selalu dapat menjadi pilihan premium bagi para konsumen melalui berbagai lini produk yang akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. 

"Ini merupakan bagian dari komitmen Sasa dalam membuat berbagai bumbu dapur melezatkan berkualitas prima, yang cocok untuk kuliner nusantara maupun internasional," kata Albert.

Sementara, Chef Igo, Chef Internal PT Sasa Inti mengungkapkan, prinsip utama dalam memasak adalah selalu berniat membuat sajian yang lezat dan sebisa mungkin tidak terlalu merepotkan dalam prosesnya.

"Karena tentunya kita tidak ingin menghabiskan waktu terlalu lama hanya untuk membuat satu masakan saja. Untuk itulah kehadiran Sasa dalam kegiatan memasak sangat memberikan solusi atas masalah tersebut yang mana kita tetap dapat menyajikan masakan rumahan atau home cooking meals dengan praktis namun tanpa mengurangi kelezatan masakan tersebut, seakan menjadikan setiap orang Indonesia layaknya koki di rumah," ungkapnya.

Komitmen Sasa untuk hadir dan memperkaya masakan para konsumen di Indonesia terbukti dengan adanya jutaan toko retail yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan penetapan harga yang kompetitif dan pengiriman yang dapat diandalkan, Sasa dapat menjangkau setiap sudut wilayah di Indonesia.

Selain itu, Sasa juga telah merambah pasar internasional dengan dilakukannya kegiatan ekspor sejak lebih dari satu dekade ke pasar Asia, Timur Tengah, Afrika, Australia dan ke beberapa negara lainnya yang memiliki prospek baik untuk dipasarkan.

Sebagai perusahaan dalam kategori pembuat bumbu dapur atau kitchen food brand, PT Sasa Inti (Sasa) telah berhasil tumbuh menjadi merek lokal terdepan yang memimpin pasar, baik untuk pasar lokal maupun pasar internasional. Merek Sasa sudah menjadi merek yang turun temurun (heritage brand) karena sudah menjadi merek bumbu dapur yang digunakan dari generasi ke generasi selama 52 tahun.

Rangkaian produk Sasa tidak hanya dapat diperoleh dari produk Sasa Gourmet Powder yang merupakan produk Monosodium Glutamat (MSG) namun kini konsumen juga dapat memperoleh kelezatan melalui produk tepung bumbu, santan, bumbu instan, kaldu, hingga bermacam saus. 

Sampai saat ini, Sasa memiliki 7 (tujuh) varian produk dengan beragam macam turunan variannya, antara lain produk Sasa Gourmet Powder, Sasa Tepung Bumbu, Sasa Santan, Sasa Saus Sambal, Sasa Sambal Terasi, LaRasa Bumbu Instan, dan Sasa Kaldu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil saat musnahkan komoditas Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:55 WIB

Barantan Gandeng Polri Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jakarta - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menjalin kerjasama dengan Kepolisian. Kerjasama dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…