Seri Terbaru Renault Trucks, K Range Resmi Masuk Indonesia

Oleh : Ridwan | Selasa, 25 Juni 2019 - 20:35 WIB

Renailt K Range (Ridwan/Industry.co.id)
Renailt K Range (Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan otomotif asal Prancis, Renault resmi memperkenalkan seri produk truk terbarunya, K Range. Dalam peluncuran kali ini, Renault menggandeng PT Indo Traktor Utama sebagai distributor di Indonesia.

Masuk ke Indonesia sejak tahun 1970, Renault Trucks telah mendukung industri perkayuan diawali dengan model GBH, CBH, dan Kerax. 

Kini, Renault Trucks menyediakan varian terbaru yang dipenuhi dengan berbagai futur, menetapkan stander baru untuk kecanggihan di sektor pertambangan, perkayuan dan pengangkutan berat di Indonesia.

"Renault Trucks juga memastikan akan memberikan layanan berkualitas terbaik melalui kerjasama dengan importir lokal PT Indo Traktor Utama. serta pusat distribusi spare part Renault Trucks di Balikpapan dan tim yang berdedikasi di Jakarta," kata Vice President Renault Trucks International Cyril Barille saat peluncuran truk K Range di Damai Indah Golf Pantai Indah Kapuk, Selasa (25/6).

Ia menilai Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa karena didukung dengan pertumbuhan ekonomi lebih dari 5 persen. Dengan begitu, ekspektasi pelanggan jauh Iebih besar dan inilah alasan Renault meluncurkan truk K Range terbaru.

"Karena kami yakin produk dan layanan kami bisa memenuhi permintaan segmen pengangkutan berat dengan solusi yang terpersonalisasi dan efektif dari segi biaya," ungkapnya.

Menurutnya, layanan merupakan aspek utama untuk memastikan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, ia meyakini kolaborasi dengan PT Indo Traktor Utama akan membantu untuk mendampingi pelanggan di mana pun di Indonesia.

"Tahun lalu Renault Trucks menjual 55 ribu unit di seluruh dunia dengan layanan 1.500 titik di seluruh dunia, K Range uni diperkenalkan dalam versi Xtrem dengam kapasitas rear axle tandem sebesar 36 ton, untuk yang 8x4 bisa sampai 38 ton," ungkap Presiden direktur PT Indo Traktor Utama Bambang Projono. 

Ground clearance truk K Range yang tinggi ini lanjut Bambang, didukung oleh approach angle sebesar 36 derajat cocok untuk kebutuhan off road. 

Dijelaskan Bambang, kekuatan truk ini terlihat jelas difitur yang unik, penguatan chassis yang disesuaikan, plat di bawah mesin dan tangki oli dan bumper berbahan 100 persen baja serta grid pelindung lampu depan.

"Dari transmisi, truk ini menggunakan sistem optidrive, kami punya empat tipe truk yakni tipe 4x4, 6x4, 6x6, dan 8x4," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ferrari Logo

Rabu, 23 Oktober 2019 - 21:00 WIB

Pengalaman Berkendara Mobil Klasik Ferrri di Fiorano

Ferrari Classiche Academy sedang berlangsung. Sesi rangkaian mengemudi ini berfokus pada berbagai mobil klasik yang membantu menciptakan kisah perjalanan kuda jingkrak dan mencetak sejarah pada…

realme XT

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:48 WIB

Tawarkan Keamanan dan Kenyamanan, realme XT Sediakan In-display Fingerprint Pada Panel Super AMOLED

Smartphone sekarang ini menjadi gadget yang semakin personal, tidak hanya dari sisi konten dari pengguna tapi juga fitur-fitur yang diberikan. Ini berujung pada semakin digunakannya smartphone…

realme XT

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:32 WIB

Jangan Percaya Trik Marketing, realme XT Selalu Tersedia dengan Harga Sesuai Janji

Meskipun banyak memiliki keunggulan, perangkat ini dibanderol dengan harga yang tidak mahal. Smartphone yang memiliki keunggulan di sektor kamera berkat quad camera 64MP, performa melalui chipset…

Menteri BUMN Erick Thohir

Rabu, 23 Oktober 2019 - 18:00 WIB

Kementerian BUMN Menyambut Erick Thohir

-Presiden Republik Indonesia telah melantik Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Menteri Erick tiba di Kantor Kementerian BUMN…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto

Rabu, 23 Oktober 2019 - 17:20 WIB

Ini Harapan Kadin pada Menteri Kelautan dan Perikanan yang Baru

Terpilihnya Edhy Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan membawa harapan baru bagi dunia usaha di sektor itu.