PAPERUN Charity Fun Run 5K Bantu Tingkatkan Literasi di Daerah Pascabencana

Oleh : Hariyanto | Senin, 24 Juni 2019 - 11:57 WIB

PAPERUN Charity Fun Run 5K
PAPERUN Charity Fun Run 5K

INDUSTRY co.idJakarta – PAPERUN Charity Fun Run 5K (PAPERUN 2019), ajang lari dengan misi sosial untuk mengajak masyarakat peduli terhadap literasi, kembali digelar di kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (23/6/2019). Seperti penyelenggaraan edisi pertamanya pada tahun 2017 lalu, PAPERUN 2019 yang merupakan hasil kolaborasi antara Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bersama Harian Kompas berhasil mendapatkan animo positif dari masyarakat.
 
Lebih dari 2.000 masyarakat umum berpartisipasi dalam ajang ini. Jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 60% dari edisi pertama pada 2017. Direktur Asia Pulp & Paper Sinar Mas Suhendra Wiriadinata menyatakan bangga melihat adanya peningkatan jumlah peserta PAPERUN 2019 yang antusias bergotong royong meningkatkan tingkat literasi di tanah air.
 
“Seluruh biaya pendaftaran dari PAPERUN 2019 ini akan didonasikan dalam bentuk buku ke 68 rumah baca, khususnya di empat daerah pascabencana – Nusa Tenggara Barat, Banten, Lampung, dan Sulawesi Tenggara. Sejalan dengan komitmen APP Sinar Mas untuk turut memajukan kehidupan masyarakat di mana kami beroperasi, kami tergerak untuk meningkatkan literasi Indonesia. Keempat daerah ini menjadi target utama donasi tahun ini karena kita perlu memulihkan keadaan infrastruktur, demi masa depan anak-anak di sana.” ungkap Suhendra.
 
Kajian The World’s Most Literate Nations oleh Central Connecticut State University Amerika Serikat mendeskripsikan, tingkat literasi suatu negara salah satunya dipengaruhi faktor infrastruktur pendidikan, termasuk perpustakaan berkualitas dan ketersediaan buku berkualitas. Dalam kajian ini juga disebutkan Indonesia berada di peringkat kedua terendah dari 61 negara. 

Padahal, UNESCO dalam laporannya yang berjudul The Social and Economic Impact of Illiteracy menyebutkan tingkat literasi rendah dapat berujung pada hal negatif, di antaranya kehilangan atau penurunan produktivitas, memengaruhi kualitas kesehatan fisik maupun mental, menimbulkan kemiskinan hingga kriminalitas.
 
“Membaca sangatlah penting bagi kemajuan bangsa. Namun masih banyak daerah-daerah di luar Jakarta yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan buku yang layak, apalagi di daerah pascabencana. Selain melalui biaya pendaftaran, peserta juga dapat langsung mendonasikan buku-buku mereka yang masih layak dalam drop box yang tersedia di PAPERUN 2019,” kata Direktur Bisnis Harian Kompas Lukas Widjaja.
 
Figur publik sekaligus penulis dan praktisi pendidikan Susan Bachtiar mengapresiasi misi PAPERUN 2019. “Sebagai guru, saya sangat memahami bahwa budaya membaca buku di Indonesia masih rendah. Bukan karena tidak tertarik membaca, tetapi memang buku-buku edukatif berkualitas di daerah-daerah masih sangat terbatas. Padahal membaca adalah jendela dunia yang bisa memberikan pengaruh besar terhadap hidup seseorang,” ujar Susan.
 
PAPERUN 2019 diadakan masih dalam semangat memperingati Hari Satwa Langka dan Hari Buku Nasional yang sama-sama jatuh pada tanggal 17 Mei. APP Sinar Mas melihat korelasi penting antara tingkat literasi dengan tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan kita. Oleh karena itu, dalam penyelenggaraannya kali ini PAPERUN 2019 juga mengingatkan masyarakat agar peduli terhadap konservasi satwa liar, terutama tiga satwa kunci Indonesia, yakni harimau, orangutan, dan gajah.
 
Hal ini ditunjukkan dengan adanya 30 pelari yang mengenakan kostum simbolis dari ketiga satwa ini. Selain itu, tersedia pula Kids Corner instalasi interaktif yang dapat mengedukasi anak-anak tentang konservasi tiga satwa tersebut sejak dini.   

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil saat musnahkan komoditas Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:55 WIB

Barantan Gandeng Polri Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jakarta - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menjalin kerjasama dengan Kepolisian. Kerjasama dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…