Menristekdikti Targetkan 2025 Indonesia Produksi Massal Kendaraan Listrik

Oleh : Herry Barus | Senin, 24 Juni 2019 - 09:30 WIB

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)
Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta - Dalam rangka Dies Natalis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ke- 55 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir bersama Rektor UNY Sutrisna Wibawa meluncurkan Mobil Listrik Garuda UNY karya inovatif Mahasiswa Fakultas Teknik UNY.

Menristekdikti menargetkan pada tahun 2025 Indonesia sudah bisa memproduksi massal kendaraan listrik yang ramah lingkungan dengan berkolaborasi bersama industri agar bisa dikomersialisasikan. Hal tersebut disampaikan Menristekdikti pada saat sambutan di Universitas Negeri Yogyakarta pada Jumat (21/6/2019).

"Saat ini inovasi dibidang kendaraan listrik harus terus ditingkatkan, saya berharap pada tahun 2025 nanti kita sudah mampu memproduksi secara massal," ungkap Nasir.

Menteri Nasir mengapresiasi UNY terhadap capaiannya yang luar biasa dalam meningkatkan inovasi di bidang kendaraan listrik dan berharap UNY kedepan menjadi _World Class University_, namun Nasir berpesan agar inovasi yang sudah dihasilkan jangan sampai hanya sebatas inovasi saja, namun inovasi tersebut harus dapat dikomersialisasikan.

Kemenristekdikti telah menganggarkan Rp100 miliar setiap tahunnya untuk mendorong riset dibidang kendaraan listrik yang hemat energi dan menciptakan kendaraan yang bebas polusi dengan menggandeng industri untuk mengembangkan suku cadang kendaraan listrik tersebut.

Pada kesempatan yang sama Rektor UNY menyampaikan harapannya peluncuran Mobil Listrik Garuda UNY ini dapat mendorong UNY agar semakin berkembang dan menjadi _world class university_.

"Saya berharap inovasi yang sudah dihasilkan ini dapat mendorong UNY semakin berkembang dan menjadi _world class university_ sebagai upaya untuk ikut mengembangkan pembangunan pendidikan di Indonesia," tutur Sutrisna, seperti dilansir dari laman menristekdikti.

Bersamaan peluncuran Mobil Listrik Garuda UNY karya inovatif mahasiswa Fakultas Teknik UNY ini ditampilkan juga Mobil Hemat Energi peraih rekor Asia dengan hitungan 1 liter BBM dapat menempuh 283km serta Pagelaran Wayang Kulit.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil saat musnahkan komoditas Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:55 WIB

Barantan Gandeng Polri Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum

Jakarta - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian menjalin kerjasama dengan Kepolisian. Kerjasama dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:10 WIB

Hari Ini Aksi Profit Taking Warnai Bursa Saham

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak kembali mengalami konsolidasi bertahan diatas 6400 yang merupakan level psikologis secara teknikal. Pergerakan break out support Moving Average…