Grup Rock ‘Speaker First’ Resmi Bergabung Di Label BMG International

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 21 Juni 2019 - 09:17 WIB

Speakers First (Beni Barnady, Mahathir Alkatiry, dan Bony Barnady) resmi meniadi bagian dari Label International BMG.
Speakers First (Beni Barnady, Mahathir Alkatiry, dan Bony Barnady) resmi meniadi bagian dari Label International BMG.

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Kerja keras, ketekunan, dan konsistensi yang dilakukan oleh grup rock asal Bandung, Speaker First. Akhirnya membuahkan hasil. Tepatnya pada 28 Mei 2019 waktu Los Angeles, Amerika Serikat, grup yang beranggotakan 3 orang personel, yakni Mahatihir Alkatiry, Beni Barnady dan Bony Barnady, resmi meniadi bagian dari Label International BMG.

Setelah melalui proses yang paniang, akhirnya mereka menandatangani kontrak bersama Thomas Scherer, Executive Vice President Repertoire & Marketing Los Angeles dan Marian Alexander W011, Vice President Head 01 Global Writer Service at BMG.

"Saya sempat nggak menyangka bisa jadi seperti sekarang ini, setelah 17 tahun malang melintang di industri musik yang penuh tantangan dan bukanlkah sesuatu yang mudah akhirnya kami bisa menembus label internasional seperti yang kami harapkan sebelumnya", kata vokalis Speaker First, Attir dalam sebuah pertemuan kemarin di kawasan Blok S, Jakarta Selatan.

Mengikuti berbagai acara dari panggung ke panggung internasional di luar negeri sejak  belasan tahun lalu telah menambah wawasan dan keyakinan dalam pilihan genre musik. Dan terutama sekali mereka menjadi lebih professional.

Saat ini Speaker First tengah mempersiapkan materi baru berisikan 6 Iagu, yang nantinya akan dirilis secara global bersama BMG. Attir, sang Vokalis Speaker First mengaku sangat senang dengan penandatanganan kontrak ini dan mengaku tidak sabar untuk mempromosikan materi baru mereka.

“Ini adalah awal dari periuangan kami terjun ke ‘kolam’ Industri musik yang lebih besar dan semoga ini menjadi awalan yang baik untuk grup band di Indonesia untuk Go International", ucap Attir.

Bagi Speaker First ketidakhadirannya dikancah musik dalam negeri, sama sekali bukan karena keangkuhan. Tapi karena sejak awal mereka menyadari bahwa jenis musik yang mereka usung sangat sulit diterima oleh pasar dalam negeri. “Dan kami tidak mau kompromi dengan produser yang meminta untuk menurunkan kelas musik kami agar bisa diterima pasar dalam negeri” kata Bony.

Dengan resmi bergabung di label internasional, tugas Speaker First hanya berkutat pada soal karya yang harus mereka pertanggungjawabkan. “Soal monetizing, dan soal soal lain semua sudah ada yang urus. Kami hanya berarya, berkarya dan berkarya. Itu saja. “ tukas Attir.

Speaker First terbentuk pada tahun 2002 oleh  kembar Beni Barnady dan Bony Bamady. Speaker First banyak beraksi dan tampil di sejumlah panggung Internasional, seperti Woodstock Festival 2017 di Polandia, Liverpool Sound City Festival 2018 dan Musexpo 2018 di Los Angeles, Amerika. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aplikasi Kirim Aja Layanan Baru Garuda Indonesia Cargo

Rabu, 03 Juni 2020 - 09:00 WIB

Aplikasi Kirim Aja Layanan Baru Garuda Indonesia Cargo

Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik-PT Aerojasa Cargo secara resmi meluncurkan "KirimAja" yang merupakan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital dengan…

Maybank Indonesia Berikan Donasi

Rabu, 03 Juni 2020 - 08:40 WIB

Maybank Indonesia Berikan Donasi kepada Para Mitra Program CSR

(Maybank Indonesia) kembali memberikan donasi, kali ini berupa 1.100 masker kain dan paket sembako untuk para mitra program CSR yang terdampak pandemi COVID-19. Sebelumnya PT Bank Maybank telah…

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengadakan pertemuan dengan delapan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Selasa sore, 2 Juni 2020.

Rabu, 03 Juni 2020 - 08:36 WIB

Bersama Tokoh Lintas Agama, Presiden Jokowi Bahas Penanganan Covid-19

Jakarta-Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin mengadakan pertemuan dengan delapan tokoh lintas agama di Istana Merdeka, Selasa sore, 2 Juni 2020.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan

Rabu, 03 Juni 2020 - 08:35 WIB

Kemenkop UKM Apresiasi Langkah OJK Tinjau Ulang Indikasi Penyimpangan oleh Koperasi

Kementerian Koperasi dan UKM mengapresiasi Tim Satgas Waspada Investasi OJK atas respon cepat untuk meninjau ulang terhadap keputusan indikasi penyimpangan yang dilakukan oleh koperasi, atau…

Ketua PMI JK Terima Donasi APD dari MR. DIY untuk Operasi Darurat Covid-19

Rabu, 03 Juni 2020 - 08:30 WIB

Ketua PMI JK Terima Donasi APD dari MR. DIY untuk Operasi Darurat Covid-19

MR. DIY merupakan perusahaan ritel terbesar untuk perlengkapan rumah tangga di Asia dengan lebih dari 1.000 toko, dengan lebih dari 14.000 jenis produk dan tagline “Always Low Prices”, dimana…