DPR RI Dukung Upaya Presiden Jokowi Lakukan Terobosan Ekonomi

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 15 Juni 2019 - 11:18 WIB

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung Presiden Joko Widodo yang akan mengeluarkan berbagai terobosan guna memacu perekonomian nasional lebih maju lagi. Jika ada regulasi perundangan yang perlu dibuat maupun direvisi, DPR RI siap bekerjasama dengan pemerintah dan seluruh stakeholders terkait.

"DPR RI menyambut baik pertemuan Presiden Joko Widodo dengan pengurus KADIN, HIPMI, APINDO dan HIPPINDO. Dalam berbagai kesempatan, DPR RI juga selalu menerima audiensi dari berbagai kalangan dunia usaha. Masukan dari mereka sebagai pelaku usaha dilapangan sangat dibutuhkan, terutama dikondisi dunia yang saat ini dihadapi perang dagang antara Amerika dengan Tiongkok," ujar Bamsoet menanggapi pertemuan Presiden Joko Widodo dengan berbagai kalangan dunia usaha, di Jakarta, Jumat (14/06/19).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini berpandangan, kemungkinan besar akan terjadi penurunan impor dari Tiongkok ke Amerika, begitupun sebaliknya Mengingat kedua negara saling mengenakan tarif besar impor terhadap masing-masing produk. Ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor berbagai produk ke Amerika, maupun ke Tiongkok.

"Menggenjot ekspor secara simultan akan meningkatkan produktifitas sekaligus peningkatan daya saing. Disisi lain juga terbuka peluang peningkatan penyerapan tenaga kerja. Tentu para pengusaha dilapangan yang tau apa saja yang mereka butuhkan, DPR RI dan pemerintah siap membantu ataupun memfasilitasi," tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menyarankan agar Kementerian Luar Negeri bisa mengarahkan para Duta Besar Indonesia di berbagai negara untuk mengadakan temu bisnis dengan berbagai stakeholder di masing-masing negara. Sehingga bisa diperoleh informasi akurat berbagai peluang bagi pengusaha Indonesia untuk melebarkan sayapnya.

"Jika pengusaha nasional maju, rakyat jugalah yang diuntungkan. Lapangan pekerjaan tersedia, serta pemasukan pajak bagi pemerintah untuk melakukan pembangunan bisa meningkat. Terpenting, seluruh pihak harus saling bergandengan tangan. Jangan saling sikut satu sama lain," pungkas Bamsoet.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung Giga Party Audio

Senin, 24 Februari 2020 - 16:06 WIB

Samsung Hadirkan Samsung Giga Party Audio

Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Samsung Giga Party Audio, penambahan terbaru ke jajaran home audio dan entertainment. Dengan Built-in Woofer, Bass Booster, dan fungsi Karaoke Mode,…

Hugh Jackman dan Allison Janney di HBO GO dan HBO

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

Bad Education dari HBO Films

Terinspirasi dari peristiwa nyata, Bad Education, mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada 26 April jam 8.00 WIB HBO GO dan HBO, berkisah tentang Frank Tassone (Hugh Jackman) dan Pam…

NU CARE-LAZISNU dan Treasury

Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto

Senin, 24 Februari 2020 - 14:50 WIB

Status Negara Berkembang Dicabut, Kadin Minta Pemerintah Perkuat Daya Saing

Langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari status negara berkembang harus dipandang sebagai tantangan.

Ilustrasi properti di Kota Sydney

Senin, 24 Februari 2020 - 14:45 WIB

Perubahan Demografis Dorong Pergeseran Pasar Properti di Kota Sydney

Perubahan demografis telah mengubah tren properti di Australia. Diperkirakan pasar properti Negeri Kanguru itu bisa kembali bangkit sebagai salah satu destinasi investasi utama.