Gugatan LSM Wapli Ditolak Pengadilan Tinggi TUN Jakarta

Oleh : Herry Barus | Jumat, 14 Juni 2019 - 10:30 WIB

PT. South Pacific Viscose (PT. SPV) (Foto Dok Industry.co.id)
PT. South Pacific Viscose (PT. SPV) (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Majelis Hakim Pengadilan Tinggi TUN Jakarta pada hari Jumat tanggal 31 Mei 2019 dalam amar putusannya menolak seluruh gugatan Penggugat yaitu LSM Wapli yang dipimpin oleh Teddy M. Hartawan sebagai Penggugat. Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan TUN Jakarta dalam amar putusannya juga menolak gugatan LSM Wapli untuk pembatalan SK Menteri LHK No. 147 tahun 2018 sehingga berarti SK yang diberikan kepada PT. South Pacific Viscose tersebut berlaku sebagaimana mestinya dan sah secara hukum.

Dalam amar putusannya – Majelis Hakim Pengadilan Tinggi TUN Jakarta menerima eksepsi  yang diajukan oleh Tergugat / Terbanding Pertama yaitu Menteri LHK Republik Indonesia dan Tergugat Kedua Intervensi yaitu PT. South Pacific Viscose bahwa gugatan yang diajukan tidak mempunyai kedudukan hukum (legal standing) sehingga gugatan LSM Wapli sebagai Penggugat / Pembanding ditolak seluruhnya oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi TUN Jakarta.

Widi Nugroho Sahib selaku Head of Corporate Affairs dari PT. South Pacific Viscose – saat ditemui di tempat terpisah, menyatakan bahwa pihaknya menerima keputusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi TUN Jakarta. “SPV sebagai produsen serat alami berbahan dasar dari kayu terbesar di Asia Tenggara dan merupakan investasi Lenzing Group dari negara Austria menghormati dan mengapresiasi hukum di Indonesia,” ujarnya, “hal ini menunjukan supremasi hukum sebagai pedoman investor asing di negara ini tidak perlu diragukan.”

“SPV yang telah ada di Indonesia selama 35 tahun lebih ini akan terus konsisten menerapkan kegiatan produksi dan pengolahan limbah sesuai standard regulasi yang ditetapkan pemerintah serta mendukung sustainability development program,” tegas Widi Nugroho Sahib, ” karena sebagai perusahaan yang mendapat PROPER Biru juga telah berkontribusi aktif dalam program Citarum Harum, melalui kegiatan seperti penanaman pohon Trembesi dan pohon buah di tepi sungai Citarum, pengerukan lumpur yang menjadi sedimen di tepi sungai Citarum,  revitalisasi lahan negara dari tempat pembuangan sampah warga menjadi kebun pohon buah – buahan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Eco Village berupa  pengelolaan sampah rumah tangga  (Bank Sampah Mandiri) dan pertanian sayur hidroponik di Kampung Ciasem dan Ciroyom, pembuatan Biogas untuk energi terbarukan bagi warga desa sehingga kedepannya diharapkan dapat meraih predikat PROPER Hijau.”

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Graduation Day MSA 2019

Jumat, 06 Desember 2019 - 12:01 WIB

Michelin Indonesia Ajak 500 Siswa Jabodetabek Tandatangani Deklarasi 10 Golden Rules di Graduation Day MSA 2019

Tahun ini, tema MSA 2019 “Inspiring Mobility” dipilih untuk mendorong terciptanya agen perubahan dan pelopor keselamatan yang dapat menginspirasi banyak orang untuk mendapatkan mobilitas…

Siti Badriah Foto MALE Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 12:00 WIB

Siti Badriah Berharap Punya Momongan

Meski karir Siti Badriah (Sibad) tengah di puncak popularitas tidak membuat pelantun tembang Lagi Syantik ini menunda momongan. "Nggak, lebih cepat lebih baik. Tapi kalau Allah belum ngasih,…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:47 WIB

Dukung Kebutuhan Air Baku IKN, Bendungan Sepaku Semoi Mulai Dibangun Tahun 2020

Bendungan dengan kapasitas volume sekitar 11 juta m3 ini sudah cukup lama direncanakan, awalnya untuk memenuhi kebutuhan air baku Kota Balikpapan sebesar 2.000 liter/detik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:40 WIB

Kementerian PUPR Siap Resmikan Jalan Tol Balsam Seksi 2-4 Sebelum Natal 2019

Untuk mendukung pengembangan kawasan calon Ibu Kota Negara (IKN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda (Balsam)…

Rizal Mantovani

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:00 WIB

Rizal Mantovani Terpacu Menggarap Lebih Bagus

Menggarap judul film yang sudah sukses digarap sutradara lain buka perkara mudah. Hal itu yang tengah dirasakan Rizal Mantovani, ketika menggarap film Rasuk 2 produksi Dee Company dan Bluewater.…