Sukses Berbisnis Agrikultur dengan Pupuk Hayati Dinosaurus

Oleh : K. Barus | Kamis, 13 Juni 2019 - 07:53 WIB

Kini pupuk hayati Dinosaurus sudah tersedia dalam bentuk cair Tanaman sulit tumbuh dan berbuah? Coba siram dengan Pupuk Hayati Dinosaurus
Kini pupuk hayati Dinosaurus sudah tersedia dalam bentuk cair Tanaman sulit tumbuh dan berbuah? Coba siram dengan Pupuk Hayati Dinosaurus

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Agar tanaman cepat tumbuh dan berbuah, kebun perlu disirami dengan pupuk yang membuat tanah bernutrisi. Salah satunya dengan Pupuk Hayati Dinosaurus yang menggunakan bahan-bahan organik dari alam sehingga baik untuk kesuburan tanah dan tumbuhan.

Menariknya, pupuk hayati Dinosaurus menggunakan teknologi fermentasi dengan bakteri baik yang bersimbiosis dengan tanaman. Bakteri baik ini memberikan unsur-unsur penting yang menyuburkan tanah dan mencegah kehadiran pathogen bakteri jahat. Alhasil tanaman yang menggunakan pupuk hayati Dinosaurus dapat cepat berbuah, banyak jumlahnya, dan hasilnya sehat untuk dikonsumsi.

“Proses ini sungguh berbeda dengan pupuk kimia yang hanya melengkapi unsur tanpa menyuburkan tanah. Akibatnya tanah menjadi rusak dalam penggunaan jangka panjang. Seringkali, tanaman yang hanya diberi pupuk kimia akan melambat produksi panenya setelah beberapa tahun,” ujar Freddy, Co-Founder Pupuk Hayati Dinosaurus, di  Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Menurut Freddy, pupuk hayati Dinonsaurus juga berbentuk cair sehingga sangat mudah penggunaannya. Caranya, pupuk dicairkan bersama air dengan perbandingan 1:40, lalu semprot ke tanaman dan tanah di sekelilingnya. Penggunaannya pun cukup 2-3 kali dalam sebulan. Namun pada pertumbuhan awal tanaman yang masih muda, penggunaannya bisa lebih intensif, yaitu sekali seminggu dalam dua bulan.

“Jika sudah memiliki tanaman yang besar namun terlihat sakit dan sulit berbuah, pupuk hayati Dinonsaurus juga dapat memperbaikinya. Siramlah dengan intensif pada tanaman, yaitu tiga hari sekali dalam dua bulan,”jelas Freddy.

Freddy menambahkan, selain untuk bertanam di rumah, Pupuk Dinosaurus juga sudah diaplikasikan oleh berbagai pengusaha perkebunan, serta petani lokal. Melalui pengembangan pupuk kearifan lokal yang didukung oleh penelitian, ilmu pengetahuan dan bioteknologi, pupuk Dinosaurus berusaha untuk mewujudnyatakan kemakmuran & kesejahteraan Petani Indonesia.

Kini bertanam bukan lagi sekedar hobi, melainkan bagian dari lifestyle masyarakat modern. Kebun dapat membuat lingkungan kita asri, dan hasilnya memberikan manfaat bagi keseharian kita. Ayo mulai menanam dengan pupuk hayati Dinosaurus!

Awal Mula Pupuk Dinonsaurus

Sebagai negara agraris, INDONESIA sesungguhnya memiliki warisan kebudayaan pertanian yang luar biasa. Tergerak oleh kondisi pertanian Indonesia yang semakin menurun, kami memulai perjalanan kami 11 tahun yang lalu untuk terjun dalam program pemberdayaan para Petani di daerah Timur Indonesia.

Beroleh pengalaman tersebut, melalui pengembangan pupuk kearifan lokal yang didukung oleh penelitian, ilmu pengetahuan dan bioteknologi, kami berusaha menghasilkan pupuk terbaik dengan harga terjangkau untuk mewujudnyatakan kemakmuran & kesejahteraan Petani Indonesia

Tentang Pupuk Hayati Dinosaurus

Pupuk Dinosaurus merupakan pupuk konsentrat hayati berbentuk cair.

Terbuat dari bahan-bahan alami pilihan, Pupuk DINOSAURUS kaya akan unsur-unsur hara makro, mikro dan bakteri-bakteri (Mikroba) pro-petani yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Mikroba yang terkandung dalam pupuk Dinosaurus membantu secara efektif dalam proses biologis Fiksasi Nitrogen, penyerapan Phosphat dan Kalium, bersifat anti-pathogen, dan meningkatkan sistem kekebalan tanaman. Pupuk Hayati DINOSAURUS sangat menunjang kesuburan tanaman tropis (Indonesia) dan menghasilkan nutrisi maksimal untuk tanaman anda.

Hasil Terbukti Menggunakan Pupuk Hayati Dinosaurus

MENINGKATKAN HASIL PANEN
Berdasarkan beberapa pengalaman di lapangan hasil panen meningkat hingga 50%.

KUALITAS HASIL PANEN MENINGKAT
Pupuk Dinosaurus mampu meningkatkan rasa alami dan kualitas dari hasil panen. Hasil panen tanaman organik juga lebih sehat dan berdaya jual tinggi.

MENURUNKANPENGGUNAAN PESTISIDA
Tanaman tumbuh dengan kuat dan sehat untuk menciptakan pertahanan alami terhadap hama dan penyakit.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Selasa, 26 Mei 2020 - 00:04 WIB

'Gembok' Seluruh Pintu Masuk Jakarta, Anies: Kita Tidak Ingin Kerja Keras Dua Bulan Sia-sia

"Ini dilakukan, agar kerja keras puluhan juta orang di Jakarta, ada 10 juta, Jabodetabek adalah lebih dari 25 juta, selama dua bulan lebih bekerja keras menjaga, dan menurunkan tingkat penularan…

Yusuf Rony Kabarjay Lulus jadi TNI AD

Senin, 25 Mei 2020 - 22:47 WIB

Terharu, Cita-cita Yusuf Rony Kabarjay Menjadi Prajurit TNI AD Akhirnya Tercapai

Perjalanan panjang Yusuf Rony Kabarjay (20 th) seorang putra asli Papua dari Kampung Toray, Distrik Sota, akhirnya bisa lulus menjadi anggota TNI AD dalam pengumuman rekrutmen Secata PK Gel…

Arief pegawai Kemenag

Senin, 25 Mei 2020 - 19:40 WIB

Kisah Arief ASN Kemenag Buka Usaha Cukur Gratis plus Berbagi Sembako

Arief berencana meneruskan kegiatan amalnya ini usai lebaran dan selama pandemi. ASN yang akan segera memasuki masa pensiun ini ingin berkhidmah kepada masyarakat sesuai keahlian yang dimilikinya.…

Stefano Cugurra Pelatih Bali United (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 25 Mei 2020 - 18:00 WIB

Bali United Tim Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Sebulan sudah umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah puasa sebelum menyambut hari raya kemenangan sukacita yang dimaknai dengan sebutan Idul Fitri. Tahun ini menjadi hari raya Idul Fitri…

Evan Dimas Persija

Senin, 25 Mei 2020 - 17:30 WIB

Evan Dimas Nikmati Ketupat Opor Ayam Saat Lebaran di Surabya

Gelandang Persija Jakarta Evan Dimas merasa senang bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya di Surabaya, Jawa Timur.