Total 720 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta Pada H+1 s.d H+3 Lebaran

Oleh : Herry Barus | Selasa, 11 Juni 2019 - 06:46 WIB

Kepadatankendaraan di jalan tol (Foto Dok Jasa Marga)
Kepadatankendaraan di jalan tol (Foto Dok Jasa Marga)

INDUSTRY.co.id - Cikampek-PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 719.654 atau hampir 720 Ribu kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur, arah Barat dan arah Selatan selama H+1 s.d H+3 Lebaran 2019 atau pada hari Jumat-Minggu (7-9 Juni 2019) kemarin. Angka ini naik sebesar 67,38% dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 429.944 kendaraan.

“Dengan jumlah lalu lintas selama dua hari arus balik ini, telah memenuhi 59% dari total lalu lintas mudik sebesar 1.21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 s.d. H-7 arus balik Lebaran 2019, sehingga terdapat sisa 41% atau sebanyak 497 Ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan dari Jakarta, Irra Susiyanti Corporate Communication Department HeadPT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 62% dari arah Timur, 22% dari arah Barat dan 16% dari arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:

ARAH TIMUR

Lalin mudik dari arah Timur merupakan kontribusi lalin arus balik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut: 

- GT Cikampek Utama, dengan jumlah 276.989 kendaraan, naik sebesar 245,74% dari LHR normal 80.115 kendaraan 

- GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 167.335 kendaraan, naik sebesar 49,15% dari LHR normal 112.190 kendaraan

Maka dari itu, total lalu lintas arus balik dari arah Timur adalah sebanyak 444.324 kendaraan, naik sebesar 131,05% dari LHR normal 192.305 kendaraan. Jumlah ini telah memenuhi realisasi 64% dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Timur sebesar 691.569 kendaraan selama periode H-7 s.d H-1 arus balik Lebaran 2019, sehingga terdapat sekitar 247.245 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan pulang dari arah Timur.

ARAH BARAT

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang pada periode yang sama adalah sebesar 159.532 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 52% dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Barat sebesar 308.311 kendaraan selama periode H-7 s.d H-1 arus balik Lebaran 2019.

ARAH SELATAN

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi pada periode yang sama adalah sebesar 115.978 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 53% dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Selatan sebesar 216.979 kendaraan selama periode H-7 s.d H-1 arus balik Lebaran 2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Talenta

Jumat, 29 Mei 2020 - 20:49 WIB

Pentingnya Sistem HRIS Bagi Perusahaan Saat Pemberlakuan New Normal

Mekari, sebagai perusahaan Software as a Service (SaaS) melalui salah satu produknya, Talenta, software HRIS & payroll berbasis cloud, berbagi informasi manfaat apa saja yang dapat diperoleh…

Sekretaris Kemenkop dan UKM Prof Rully Indrawan

Jumat, 29 Mei 2020 - 20:35 WIB

Satgas Waspada Investasi dan Kemenkop UKM Berhasil Normalisasi 35 Koperasi yang Menyimpang

"Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan 35 koperasi yang diduga melakukan penyimpangan sebagaimana rilis Satgas Waspada Investasi pada 22 Mei 2020, telah menghasilkan beberapa kesepakatan,"

PT Krakatau Semen Indonesia di Cilegon (Foto Anto)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:56 WIB

IHSG Berakhir Perkasa, Saham PT Krakatau Steel Tbk Naik 10,34 Persen

Sambut akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2020).

Pabrik Nissan Indonesia (ist)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:13 WIB

Kabar Duka Industri Otomotif, Nissan Indonesia Resmi Tutup Pabrik

Nissan Motor Indonesia secara resmi membenarkan rencana Nissan Motor Co yang akan menutup pabriknya di Indonesia. Perusahaan asal Jepang itu berencana mengurangi produksi global sebanyak 20%.

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:04 WIB

PT Indika Energy Tbk Raub Pendapatan Sebesar USD641,50 juta hingga Akhir Maret 2020

Emiten PT Indika Energy Tbk (INDY) catat pendapatan sebesar USD641,50 juta hingga periode 31 Maret 2020 turun dibandingkan pendapatan USD700,73 juta di periode sama tahun sebelumnya.