Penjelasan Harga Jual Tiket Lion Air Rute Penerbangan Soekarno-Hatta ke Pekanbaru

Oleh : Herry Barus | Rabu, 29 Mei 2019 - 16:00 WIB

Lion Air (Dok Industry.co.id)
Lion Air (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru- Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan klarifikasi sehubungan dengan informasi dan pemberitaan yang berkembang di jaringan sosial media tentang harga jual tiket pesawat Lion Air rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pekanbaru mencapai Rp 6.611.300 satu kali jalan (one way) periode perjalanan Minggu, 2 Juni 2019.

Lion Air menyatakan harga jual tiket tersebut memiliki komposisi dua (2) sektor, sebagai berikut:

1. – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) ke Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara (KNO) Rp 5.656.000

2. – Bandar Udara Internasional Kualanamu ke Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru (PKU) Rp 955.300

“Lion Air “tidak menjual yang melebihi batas atas/ maksimum atau menjual masih berada di bawah koridor tarif batas atas” layanan kelas ekonomi domestik. Besaran tarif tiket (harga jual) yang dijalankan telah sesuai aturan regulator,” Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Rabu (29/5/2019)

Dalam menentukan tarif penumpang pelayanan kelas ekonomi domestik, Lion Air sudah menghitung dan memberlakukan secara bijak sesuai kelompok layanan maskapai.

Batik Air menyediakan konsep layanan premium/ maksimum (full service airlines) dengan pesawat jet sedangkan layanan standar minimum (no frills) diberikan oleh Lion Air dengan pesawat jet.

Untuk harga jual tiket penerbangan yang dijual merupakan implementasi penggabungan beberapa komponen menjadi kesatuan harga tiket pesawat.

Biaya tiket sekali jalan (one way) untuk penerbangan langsung terdiri dari komponen:

  •          Tarif dasar (basic fare) tiket pesawat menurut jarak,
  •          Pajak (government tax) dengan kisaran 10% dari harga dasar (basic fare) tiket pesawat,
  •          Iuran wajib asuransi yang disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja),
  •          Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax dimasukkan langsung dalam biaya tiket pesawat. Besarnya berbeda-beda sesuai dengan bandar udara di masing-masing kota.

Sebagai informasi, Lion Air Group kembali menyampaikan, bahwa mulai 1 Maret 2018, pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau PSC terbaru sudah termasuk ke dalam komponen harga tiket. Dengan demikian, jika ada perubahan pada tarif PSC akan mempengaruhi nominal pada harga tiket.  

 “Lion Air Group berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Lion Air Group menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi (SOP) perusahaan serta ketentuan internasional,” pungkas Danang Mandala Prihantoro

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi obligasi

Selasa, 11 Agustus 2020 - 22:22 WIB

Sinyal Positif! Obligasi BTN Oversubscribed 1,8 Kali

Jakarta-Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 sukses mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,8 kali pada periode penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung…

Untuk mendukung pemulihan ekonomi, perbankan sebagai agent of development diharapkan berperan dalam menyokong sektor sektor yang terdampak pandemic covid 19, salah satunya UMKM. Untuk itu Bank BTN mendorong digitalisasi UMKM. Ilustrasi: bisnis.com

Selasa, 11 Agustus 2020 - 22:04 WIB

Dukung Pemulihan UMKM dengan Program DIGITALISASI, BTN Targetkan Sasar 1.000 Debitur

Jakarta-Untuk membantu pemulihan ekonomi, khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM )di tengah pandemic Covid-19, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkomitmen mendukung program Pemulihan…

Menteri Kelautan dan Perikanan Edy Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:02 WIB

Edhy Prabowo: Saya Ini Bukan Menteri Kelautan dan Periklanan

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin menjadi menteri populer dengan kebijakan-kebijakan yang ditelurkan. Sebab, tugasnya hanya menjalankan perintah Presiden…

Direktur Pemasaran & Penjualan Crown Group Indonesia, Tyas Sudaryomo didampingi Sales Manager Crown Group Indonesia Reiza Arief serta GM Strategic & Corporate Communication Crown Group Indonesia Bagus Sukmana saat media breafing secara virtual (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:05 WIB

Catat Sejarah! Crown Group Tunjuk Indonesia jadi Pasar Pertama Mega Proyek Senilai Rp 2 Triliun di Melbourne

Pertama dalam sejarah perusahaan, Indonesia didaulat menjadi lokasi pertama bagi Crown Group untuk memperkenalkan proyek hunian terbarunya di Melbourne, bahkan mendahului Sydney dan Melbourne.…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 11 Agustus 2020 - 19:42 WIB

Dukung Ekonomi Daerah, Pelindo IV Biak Layani Pelayaran Perdana Tanto Intim Line

Hal itu dibuktikan dengan pelayanan pelayaran perdana kapal kargo, KM Tanto Lestari oleh Pelindo IV di Dermaga Umum Pelabuhan Laut Biak pada Minggu 9 Agustus 2020 lalu.