Dyandra Media International Bagikan Dividen Rp 8,5 Miliar

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 25 Mei 2019 - 15:35 WIB

PT Dyandra Media International
PT Dyandra Media International

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Dyandra Media International, Tbk (Dyandra) hari ini (24/5), memutuskan, Dyandra akan membagi dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 8,5 miliar. Nilai tersebut setara dengan Rp. 2 per lembar saham.

 RUPS Tahunan yang dipimpin Presiden Direktur Dyandra Rina R. Maksum dilaksanakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Direksi memaparkan kinerja laporan Dyandra sepanjang 2018 yang mencatat laba bersih Rp 76,6 miliar atau tumbuh 756% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 9,1 miliar.

 Direksi Baru Siap Kawal Konsolidasi

RUPS Tahunan juga menetapkan penambahan dan penggantian Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Dyandra. Tiga nama baru tercatat masuk dalam jajaran komisaris dan direksi.

Susunan anggota Komisaris dan Direksi Dyandra yang baru adalah sebagai berikut :

 Komisaris Dyandra

Komisaris Utama               ​​:    Lilik Oetama

Komisaris                           ​​​:    Rina R. Maksum

Komisaris                           ​​​:    Lo Stefanus

Komisaris                           ​​​:    Emmanuel Ernawan

Komisaris Independen       ​:    Bambang Trisulo

Komisaris Independen​       :    Widi Krastawan

Direksi Dyandra

Direktur Utama                 ​​:    Adrian Sebastian Herlambang

Direktur                             ​​​:    Ery Erlangga

Direktur                             ​​​:    Maryamto Sunu

Direktur                             ​​​:    Riyanthi Handayani

Direktur                             ​​​:    Teuku Harimansjah Zagloel

Direktur                             ​​​:    Hendra Noor Saleh

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Rabu, 13 November 2019 - 22:21 WIB

BNI Syariah Catat Empat Kesepakatan Bisnis di Pembukaan ISEF 2019

Jakarta - BNI Syariah mencatatkan empat kesepakatan bisnis dalam acara business matching pada pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11) dihadiri…

Direktur Risk Management and Compliance Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa dengan Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson

Rabu, 13 November 2019 - 21:52 WIB

Bentuk Kawasan Halal, Mandiri Syariah Gandeng Modern Industrial Estat

Jakarta—PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. Mou…

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson bersama Direktur Managemen Resiko & Kapatuhan Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa, Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Kokok Alun Akbar, Chief Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Irvan Y. Noor, serta Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan Nurundin N.H Ting seusai penandatanganan perjanjian kerja sama

Rabu, 13 November 2019 - 20:00 WIB

PT Modern Industrial Estat Teken MoU dengan 4 Bank Syariah dan Barakah Taiwan Halal Hub

PT Modern Industrial Estat menjalin kerja sama dengan empat Bank Syariah di Indonesia serta Barakah Taiwan Halal Hub, yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar…

Sistem pengolahan sampah terpadu

Rabu, 13 November 2019 - 19:30 WIB

Tangani Masalah Sampah Plastik, Inaplas Dorong Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industru Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengakui bahwa hingga saat ini, sistem pengolahan sampah di Indonesia masih bekum sempurna.

Ilustrasi industri Kosmetik (Foto ist)

Rabu, 13 November 2019 - 17:35 WIB

Serap 675 Tenaga Kerja, Pelaku Industri Kosmetik Dalam Negeri Terus Tumbuh

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pelaku industri kosmetik dalam negeri terus bertumbuh hingga 153 perusahaan, sehingga total saat ini mencapai lebih dari 760 perusahaan.