Sineas Riri Riza Senang Kerja Kebudayaan Bersama Japan Foundation

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 24 Mei 2019 - 09:50 WIB

Director General Japan Foundation Jakarta, Tsukamoto Norihisa dan Riri Riza
Director General Japan Foundation Jakarta, Tsukamoto Norihisa dan Riri Riza

INDUSTRY.co.id -JAKARTA—Tidak banyak yang tahu ternyata sineas muda Riri Riza sudah lima tahun terakhir ini menjadi salah satu anggota Dewan Komite Japan Foundation Asia Center yang anggotanya merupakan para ahli dari berbagai bidang. Ha ini baru diketahui anggota Dewan Komite Japan Foundation Asia Center menggelar rapat tahunan untuk yang kelima kalinya di Hotel Fairmont Jakarta.

“Kita menggelar rapat Dewan Komite Japan Foundation Asia Center selama dua hari disini, “  kata Director General Japan Foundation Jakarta, Tsukamoto Norihisa, di Ballroom, Fairmont, Jakarta.

 Tsukamoto Norihisa membeberkan, rapat  Dewan Komite Japan Foundation Asia Center digelar untuk mencari formula terbaik agar kegiatan yang dilakukan Japan Foundation Asia Centre bisa terus berlangsung. “Kita juga mengharapkan adanya dukungan penuh oleh Pemerintah Jepang, “ ungkapnya.

Menurut Tsukamoto Norihisa, Japan Foundation Asia Center merupakan unit khusus di Japan Foundation yang didirikan pada April 2014 lalu, cukup berhasil menumbuhkan semangat empati dan hubungan kerja sama di antara orang-orang Asia melalui dukungan pembelajaran bahasa Jepang dan pertukaran seni budaya.

“Selama ini, Asia Centre Japan Foundation berfokus pada dua proyek utama yang mendukung pembelajaran Bahasa Jepang dengan mengirim ‘Nihongo Partners’ serta pertukaran seni dan budaya dua arah. Proyek pertukaran budaya dua arah ini dilakukan di berbagai bidang, “ tandas Tsukamoto Norihisa.

Berikut ini beberapa proyek yang siap dilaksanakan di Indonesia, yaitu pertama, dukungan pembelajaran Bahasa Jepang (Proyek Pengiriman ‘Nihongo Partners’). Kedua, proyek pengiriman ‘Nihongo Partners’ sebagai jembatan penghubung antara Jepang dan Asia. Pengiriman native dari Jepang ke sekolah-sekolah menengah di Asia khususnya ASEAN. Para native ini berperan sebagai asisten guru, membantu siswa belajar bahasa Jepang dan mengenalkan budaya Jepang di sekolah-sekolah sekaligus belajar mengenai bahasa serta budaya setempat. Ketiga, pertukaran seni dan budaya dua arah.

Dewan Komite Japan Foundation Asia Center ini memiliki forum pertemuan yang diadakan setiap satu tahun sekali untuk membahas peran Asia Center dan pertukaran budaya antara Jepang dengan negara-negara Asia khususnya ASEAN.

Untuk Indonesia, yang menjabat dewan komite ini, yakni Riri Riza, seorang sineas muda yang sukses dengan film-filmnya. “Lima tahun ini saya menjabat dewan komite ini, “ ungkap Riri Riza bangga.

Riri memaparkan tugasnya, program pertukaran budaya dan bahasa. “Pekerjaannya memberikan saran-saran apa yang efektif dan tepat, serta wilayah baru yang mana untuk tempat maupun workshop pembuatan film, “ paparnya.

Menurut Riri, mereka selalu percaya itu adalah bagian dari kerja kebudayaan. “Saling mengerti, transparan dan menyerap bagian yang penting, yang mereka perlu adalah kegiatan dan saling pengertian jadi mereka mengharap orang Indonesia maupun orang di negara Asia lainnya, mengerti budaya Jepang yang akan menarik banyak kemungkinan, baik komuditi, bisnis, ekonomi, sosial dan budaya, ” tandas Riri Riza. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

Revitalisasi Pendidikan Vokasi, Belajar dari Kisah Sukses Swiss

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:04 WIB

Revitalisasi Pendidikan Vokasi, Belajar dari Kisah Sukses Swiss

Menjawab ajakan pemerintah kepada sektor industri agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi, demikian Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto menyebut latar…