Kapal Temas Line Rutin Sandari Pelabuhan Kuala Tanjung

Oleh : Herry Barus | Jumat, 24 Mei 2019 - 11:00 WIB

Pelindo 1 (Foto Dok Industry.co.id)
Pelindo 1 (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Medan- Dua kapal milik Pelayaran Tempuran Emas (Temas Line), MV Situ Mas dan MV Segoro Mas sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan antara PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Waskita Karya pada Selasa, 21 Mei 2019.

Kapal MV Situ Mas dengan panjang 215 meter dan bobot 27.915 Ton yang membawa semen dari Jakarta dan membongkar muatan sebanyak 219 box di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal. Sedangkan, Kapal MV Segoro Mas memiliki panjang 96,5 meter dan bobot 3.000 Ton membongkar muatan 140 box dan muat 120 box.

“Dua kapal sekaligus milik pelayaran Temas Line berangkat dari Jakarta sandar di Kuala Tanjung Multipurpose Terminal pada Selasa, 21 Mei 2019. Temas Line berkomitmen untuk rutin mengirimkan kapalnya untuk sandar di Kuala Tanjung. Temas Line ini menjadi pelayaran kedua yang melakukan kunjungan atau call rutin ke Kuala Tanjung Multipurpose Terminal setelah sebelumnya kapal milik pelayaran PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) yang sudah rutin sandar di Kuala Tanjung,” terang Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Robert Sinaga, Jumat (24/5/2019)

Sebelumnya, kapal MV Oriental Diamond dan MV SPIL Ningsih milik SPIL yang membawa komoditi customer goods telah sandar di Kuala Tanjung dan akan secara rutin mengirimkan kapalnya yang mengangkut peti kemas setiap dua minggu.

Kuala Tanjung Multipurpose Terminal saat ini telah dilengkapi dermaga 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch. Kuala Tanjung Multipurpose Terminal juga dilengkapi berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit Mobile Harbour Crane (MHC) serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

Selain itu, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal juga dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi. Guna meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal akan dilayani Container Crane bertenaga listrik dengan kapasitas 45 Ton dan mampu meng-handle container dengan kapasitas 20 feet, 40 feet hingga 45 feet.

Robert Sinaga menambahkan bahwa Temas Line menjadikan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sebagai transhipment port, pelabuhan hub eskpor di mana kargo dari kapal-kapal yang berasal dari berbagai daerah dialih-muatkan di kapal besar yang bersandar di Kuala Tanjung untuk dikirim ke luar negeri dan sebaliknya. “Letak geografis Kuala Tanjung yang strategis  yang berada di sepanjang perairan Selat Malaka, kedalaman alur Pelabuhan Kuala Tanjung sekitar 16-18 meter Low Water Spring (LWS) yang mampu disandari kapal-kapal besar serta fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern yang menjadikan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai transhipment port. Dengan adanya transhipment ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik serta meningkatkan efisiensi waktu pengiriman,” tutup Robert Sinaga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut BRI, Sunarso menerima penghargaan (Doc: BRI)

Kamis, 09 Juli 2020 - 22:43 WIB

Keren, Dirut BRI Sunarso Dinobatkan CEO Paling Visioner

Pandemi COVID-19 yang hingga saat ini masih terjadi menjadi akselerator transformasi di tubuh Bank BRI. Proses transformasi tersebut diapresiasi oleh majalah BUMN Track, dimana dalam ajang 9th…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Kamis, 09 Juli 2020 - 21:55 WIB

PT Bumi Resources Tbk Tegaskan Telah Bayar Keseluruhan Pokok dan Kupon Tranche A sebesar USD327,82 juta

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menegaskan telah memproses pembayaran kesepuluh sebesar USD6,51 juta melalui agen fasilitas pada tanggal 8 Juli 2020, yang mewakili bunga pinjaman sebesar USD6,51…

 PT Pegadaian (Persero)

Kamis, 09 Juli 2020 - 21:40 WIB

Pegadaian Terbitkan Obligasi Tahap II Senilai Rp1,5 Triliun

PT Pegadaian (persero) terbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap II Tahun 2020 (Obligasi Tahap II) senilai Rp1,5 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap II Tahun…

Tokio Marine Life Insurance Indonesia mengadakan acara webinar My Turning Point, My New Normal melalui platform Zoom, pada hari ini, Kamis 9 Juli 2020.

Kamis, 09 Juli 2020 - 21:25 WIB

Tokio Marine Life Insurance Indonesia Dorong Masyarakat Bersikap Positif dan Cermat Kelola Keuangan di Era New Normal

Jakarta 09/7/20 – Sejak pandemi COVID-19 merebak awal tahun ini, perlambatan ekonomi pun menjadi tak terelakkan. Sejumlah data yang dipaparkan oleh ekonom, menteri dan juga para pengusaha…

Serahterima KartaNU Cilegon (Doc: BNI Syariah)

Kamis, 09 Juli 2020 - 20:55 WIB

Hore...Kartu Anggota NU Cilegon Berwujud ATM BNI Syariah

BNI Syariah menandatangani kerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon terkait penerbitan kartu debit co-branding kartu anggota NU (KARTANU) yang bisa digunakan sebagai…