Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lainnya Rp2,26 Miliar

Oleh : Herry Barus | Jumat, 24 Mei 2019 - 10:00 WIB

 Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lainnya Rp2,26 Miliar (Foto Dok Industry.co.id)
Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa dan Bantuan Lainnya Rp2,26 Miliar (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Gresik-PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menyalurkan bantuan kepada 580 anak asuh (kurang mampu) dan siswa berprestasi (NUN tertinggi), 18 pondok pesantren dan 28 yayasan panti asuhan dari seluruh Kabupaten Gresik. Selain itu, PG juga menyalurkan sembako, perbaikan sanitasi, serta penyambungan listrik bagi warga sekitar perusahaan dengan total bantuan sebesar Rp2,26 miliar.

Direktur Teknik & Pengembangan PG Arif Fauzan menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatanan kapasitas masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, serta meringankan beban warga di bulan puasa, menjelang lebaran, serta masuknya tahun ajaran baru.

 “Pendidikan, kesehatan, prasarana pendidikan, serta akses listrik, merupakan sumber daya yang berperan penting dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Arif usai menyerahkan beasiswa di SOR Tri Dharma PG, Kamis (23/5/2019).

Dari total bantuan Rp2,26 miliar, lanjut Arif, bantuan untuk anak asuh dan siswa berprestasi sebesar Rp480 juta, dukungan operasional pondok pesantren dan yayasan panti asuhan Rp115 juta, sembako Rp1,28 miliar, perbaikan sanitasi Rp290 juta, serta akses listrik sebesar Rp100 juta.

 “Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup, baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan sebagainya,” jelas Arif.

Bantuan ini, lanjut Arif, merupakan bagian dari program “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi”, dimana selama bulan Ramadhan 1440 H perusahaan menggelar serangkaian kegiatan sosial-kemasyarakatan yang melibatkan warga sekitar perusahaan, khususnya, dan warga Kabupaten Gresik pada umumnya.

 “Selain ungkapan rasa syukur dan saling berbagi di bulan suci Ramadhan, bantuan ini juga merupakan bentuk keinginan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar,” ujar Arif.

 Lebih lanjut Arif memohon kepada penerima bantuan untuk senantiasa mendoakan dan medukung perusahaan agar dapat mejalankan program transformasi bisnis yang saat ini sedang digalakkan oleh manajemen.

 “Program transformasi bisnis ini untuk mewujudkan diri sebagai produsen pupuk dan bahan kimia yang tak hanya mampu mendukung ketahanan pangan nasional, namun memberikan solusi bagi sektor agroindustri melalui penyediaan produk dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan,” tutup Arif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Ferrari SF90 Stradale (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 15:00 WIB

Tur Eksklusif Ferrari Menjelajahi Capri Pantai Amalfi

Lebih dari 100 mobil Ferrari dari seluruh dunia bertemu di Campania untuk mengikuti Ferrari Cavalcade edisi ke-8

Tifanny Meilianti, Project Manager E-Learning GMT Institute

Kamis, 27 Juni 2019 - 14:37 WIB

Menguasai Property Management Melalui E-Learning

Di era digitalisasi yang semakin berkembang, kebutuhan akan konsep suatu pembelajaran berbasis teknologi mulai diminati oleh banyak kalangan, mulai dari pendidik hingga pebisnis. 

Ilustrasi Bitcoin (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 27 Juni 2019 - 14:00 WIB

Libra Bitcoin

Direktur Utama Bank BRI Suprajarto menjadi pembicara dalam salah satu forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berjudul Micro, Small and Medium-sized Enterprises (MSME) Day 2019 yang diselenggarakan…

Bedah rumah Kementerian PUPR

Kamis, 27 Juni 2019 - 13:48 WIB

Tahun 2019, Bedah Rumah Kementerian PUPR Sasar 3.000 Rumah MBR di Bali

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki program peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program Bantuan Stimulan Stimulan Perumahan…

Panen padi (Ist)

Kamis, 27 Juni 2019 - 13:35 WIB

Berbagai Cara Petani Siasati Kekeringan

Jakarta - Beberapa wilayah sentra produksi pangan mulai menghadapi ancaman kekeringan dan gagal panen. Namun petani punya cara sendiri menyiasati agar padi yang mereka sudah tanam bisa tetap…