Trans Power Marine Bagikan Dividen Tunai Sekitar 64% Dari Laba Bersih Tahun 2018

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 23 Mei 2019 - 09:30 WIB

Kapal pengangkut batu bara (ist)
Kapal pengangkut batu bara (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Pada tahun 2018, volume produksi batu bara nasional mengalami kenaikan sekitar 15% menjadi 528 juta ton yang didukung oleh peningkatan permintaan aktivitas ekspor batu bara, sehingga memberikan dampak positif terhadap kinerja PT Trans Power Marine Tbk (TPM). Kondisi ini mendorong pertumbuhan pendapatan serta laba Perusahaan di tengah situasi ekonomi pasca pemulihan ekonomi global dan ketatnya persaingan di industri pelayaran nasional.

Berdasarkan hasil RUPS pada tanggal 21 Mei 2019, TPM membagikan dividen tunai sebesar kurang lebih 64% dari laba bersih tahun 2018 yaitu sebesar Rp 70.045.780.000 (tujuh puluh milyar empat puluh lima juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah) atau Rp 26,6 (dua puluh enam koma enam rupiah) per saham.

Harga batu bara dunia cenderung stabil di tahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2017, sementara volume produksi dan penjualan batu bara terus meningkat dan mendorong pertumbuhan permintaan akan armada angkutan batu bara. Hal ini tentu saja memberikan angin segar untuk industri pengangkutan batu bara, khususnya TPM. Dengan kedisiplinan dan kerja keras serta pemeliharaan rutin armada kapal, loyalitas terhadap pelanggan serta sumber daya manusia yang terus ditingkatkan, membawa TPM pada tingkat yang optimal.

“Dengan strategi-strategi yang telah diterapkan secara baik, TPM berhasil mencatatkan kinerja yang luar biasa di tahun 2018. Operasional Perusahaan yang optimal di tahun 2018 dibuktikan dengan peningkatan pendapatan usaha sekitar 16% menjadi USD 43,9 juta dan pertumbuhan laba yang signifikan sebesar kurang lebih 63% menjadi USD 7,7 juta. Disamping itu, Perusahaan juga mendapatkan kepercayaan dari Bank denga diperolehnya pinjaman baru untuk pembelian Capex. TPM juga membagikan dividen tunai sebesar Rp 70.045.780.000 sebagai ucapan terima kasih atas dukungan pemegang saham selama ini” kata Rudy Sutiono, Corporate Secretary TPM.

Realisasi Capex TPM di tahun 2018 sebesar USD 4,1 juta adalah untuk perbaikan dan pemeliharaan armada dan di tahun 2019 TPM merencanakan Capex sekitar Rp. 150 milyar yang akan dipergunakan untuk pembelian kurang lebih 6 set kapal tunda dan tongkang, berarti meningkat sebesar kurang lebih 20% dari armada yang dimiliki Perusahaan saat ini.

Didirikan pada tahun 2005, PT Trans Power Marine Tbk (TPM) adalah perusahaan pelayaran yang tumbuh dan berkembang dengan cepat dalam pengiriman barang curah, khususnya batubara. Seiring dengan pertumbuhan yang diraih, TPM berhasil memfokuskan diri untuk memberikan pelayanan unggul dan terpercaya dalam menghadirkan solusi terbaik bagi para pelanggan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (Foto Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 17:00 WIB

Bali United Resmi Menjadi Klub Sepakbola yang Go Public

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia “Bali United” resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya…

Paul Frank

Senin, 17 Juni 2019 - 16:38 WIB

Lewat Layanan Do it Yourself, Paul Frank Ajak Pelanggan Berkreasi

Kehadiran layanan ‘Do It Yourself’ bisa menjadi jawaban bagi pelanggan yang ingin mengekspresikan kreativitas mereka.

Jababeka

Senin, 17 Juni 2019 - 15:45 WIB

Usai Pemilu, Kota Industri Jababeka Ketiban Untung

Pengembang kawasan industri PT Kota Industri Jababeka (KIJA) mengaku diuntungkan dengan membaiknya iklim sosial-politik pasca gelaran pemilihan umum 2019 lalu.

BRI Hadir di Tengah Bencana Banjir Sultra dan Kaltim (Foto Rino)

Senin, 17 Juni 2019 - 15:22 WIB

BRI Hadir di Tengah Bencana Banjir Sultra dan Kaltim

Bencana banjir menerpa beberapa kota di Indonesia pada awal bulan Juni ini. Hal ini menimbulkan dampak kerugian material hingga korban jiwa. Melihat kondisi tersebut, Bank BRI melalui program…

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) (Foto Dok Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 15:00 WIB

HOKI Bagi Dividen 29% dari Laba Bersih 2018

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Emiten produsen beras merek “TOPI KOKI” dan “HOKI” memutuskan untuk membagikan dividen sebesar total Rp26,16 miliar atau sekitar 29 persen dari laba…