Tanpa Penjelasan Pasti, Balap Sepeda TdF dan TdT Ditiadakan

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Mei 2019 - 12:00 WIB

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)
Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Wayan Darmawa mengatakan pemerintah Provinsi NTT tidak menggelar kegiatan balap sepeda Tour de Flores (TdF) dan Tour de Timor (TdT) dalam tahun ini, 2019 seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Ada pergeseran orientasi kebijakan sehingga kegiatan seperti Tour de Flores dan Tour de Timor tidak digelar dalam tahun 2019 ini," kata Wayan di Kupang, Selasa (21/5/2019), tanpa menjelaskan pergeseran orientasi kebijakan tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan balap sepeda TdF dan tur sepeda TdT yang digelar sebelumnya merupakan bagian dari promosi pariwisata di provinsi berbasiskan kepulauan itu. Upaya promosi melalui kedua kegiatan ini, telah menunjukkan bahwa sektor pariwisata di provinsi setempat semakin menggeliat.

Wayan mengatakan, sejalan dengan kebutuhan pembangunan pariwisata maka orientasi pemerintah provinsi setempat diutamakan pada pembangunan destinasi sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) periode 2018-2023.

"Terjadi pergeseran orientasi kebijakan dari sebelumnya yang menonjolkan promosi, sekarang lebih pada membangun destinasi," kata mantan Kepala Bappeda Provinsi NTT itu.

Menurut Wayan, kebijakan ini tidak berarti mengurangi komitmen dalam membangun pariwisata. Pemerintah provinsi menginginkan adanya keseimbangan dengan adanya perbaikan destinasi wisata.

"Karena pemasaran atau promosi yang baik menjadi sangat sulit kalau destinasi yang dipasarkan tidak sesuai dengan kenyataan," katanyaseperti dilansir Antara dan menambahkan pada 2019 ini, pihaknya fokus membangun sejumlah destinasi wisata di antaranya Goa Monyet dan Pantai Lasiana di Kota Kupang, Perairan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao.

Selain itu, Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Kampung Adat Fatumnasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kawasan Praimadita di  Kabupaten Sumba Timur, kawasan Moru di KabupatenAlor, kawasan sekitar Kelimutu di Kabupaten Ende, dan kawasan Lamalera di Kabupaten Lembata.

"Orientasi kita sekarang adalah memperbaiki destinasi-destinasi wisata yang ada untuk memenuhi unsur atraksi, aktivitas, aksesibilitas, akomodasi, dan amenitas (5A)," demikian Wayan Darmawa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Duta Pertiwi Nusantara

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:40 WIB

Juni 2019, Duta Pertiwi Nusantara Tentukan Besaran Dividen

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menyebutkan untuk tahun buku 2018 Perusahaan belum memutuskan berapa jumlah dividen yang akan dibagikan, penentuannya pada saat RUPS bulan Juni 2019.

Plang Duta Pertiwi Nusantara Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:17 WIB

2019, Duta Pertiwi Nusantara Optimis Tumbuh

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk memproyeksikan Pendapatan Tumbuh mencapai Rp115 miliar dengan laba bersih Rp9 miliar. Pendapatan bersih pada tahun 2018 sebesar Rp 143,38 miliar. Jumlah…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 15:05 WIB

Peran Industri Daur Ulang Dorong Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran industri daur ulang atau recycle industry.

Siswa SD yang mendapatkan beasiswa BRI

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:25 WIB

Dukung Pemerataan Pendidikan, BRI Gelar Beasiswa Indonesia Cerdas

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli di bidang pendidikan. Sepanjang triwulan…

Banjir Sulteng

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:05 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Banjir di Sulawesi Tenggara

Bantuan tanggap darurat disalurkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi pengungsian…