Resort Pemadian Air Panas Mewah di Taiwan, Hoshinoya Guguan Akan Resmi Dibuka pada 30 Juni 2019

Oleh : Ridwan | Selasa, 21 Mei 2019 - 14:45 WIB

Hoshinoya Guguan
Hoshinoya Guguan

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Perusahaan Manajemen Hotel Terkemuka, Hoshino Resorts akan segera membuka HOSHINOYA di Guguan wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019 mendatang. 

Ini adalah resort pemandian air panas mewah pertama yang didirikan oleh Hoshino Resorts 
di Taiwan, dengan memanfaatkan kelimpahan air panas dan topografi lembah yang dikelilingi oleh pegunungan.

Resort ini merupakan fasilitas luar negeri kedua dari merek HOSHINOYA, setelah HOSHINOYA Bali.

Di Hoshiniya Guguan, setiap kamar memiliki pemandian air panas semi terbuka, dan para tamu dapat menikmati pemandian air panas langsung dari sumber air panas alami. Sebagian besar kamar bergaya pondok (maisonette) dengan area pemandian air panas. 

Selain iti, terdapat jendela di kedua sisi yang dirancang agar angin bisa lewat, sehingga para tamu dapat menikmati pemandian air panas pribadi dengan angin yang menyegarkan meski di musim panassekalipun. Jendela-jendela tersebut menghadap ke pegunungan yang indah dan taman air resort. 

Resort ini memiliki ruang di mana para tamu dapat bersantai setelah menikmati pemandian air panas. Kamar tidur dan ruang tamu memiliki jendela kaca besar yang membentang dari dasar kamar ke langit-langit, sehingga para tamu dapat menikmati pemandangan indah setiap musimnya.

Ada beberapa tipe kamar yang disediakan di resort ini antara lain, tipe Sen, Shan, Yue, Feng, dan Shui. 

Tak hanya itu, di resort ini juga terdapat sumber air mengalir dari mata air panas pegunungan tengah Taiwan dimanfaatkan dalam desain ruang publik HOSHINOYA Guguan. 

Air panas dari Guguan Hot Spring tidak pernah kering. HOSHINOYA Guguan dapat menyediakan air panas dalam jumlah yang stabil sepanjang tahun. Tidak berwarna, rendah alkaline, berkarbonasi, dan lembut bagi kulit, sehingga disebut juga sebagai "water for beautiful skin". 

Ada juga pemandian umum besar di HOSHINOYA Guguan di mana para tamu dapat menikmati pemandian air panas sepuasnya. Dengan fasilitas pemandian dalam ruangan bertema onsen Jepang dan pemandian terbuka berdesain inovatif, para tamu dapat menikmati ruang yang luas dengan pemandangan alam Guguan.

Di The water garden HOSHINOYA Guguan, para tamu akan menikmati keindahan alam Guguan, seperti bunga-bunga yang menghiasi taman dan suara air yang mengalir di antara pepohonan. Setelah menikmati pemandian air panas, para tamu dapat berjalan-jalan di taman air dan menghabiskan waktu dengan santai di gazebo.

Resort ini memiliki pilihan hidangan yang akan membuat para tamu tidak ingin lekas pulang meski tinggal untuk waktu yang lama. Mereka akan terpesona dengan hidangan HOSHINOYA Guguan yang menggabungkan bahan-bahan yang digunakan di Taiwan dan teknik memasak dari masakan Jepang. Misalnya, nanbanzuke ikan sturgeon (ikan penghasil kaviar), adalah hidangan ikan sturgeon yang digoreng sebentar dalam minyak untuk memekatkan rasa umami, lalu direndam dalam saus nanban-dare. 

Elemen tradisi Jepang tidak hanya dimasukkan dalam teknik memasak, tetapi dalam peralatan makan. HOSHINOYA Guguan menggunakan peralatan makan porselen Jepang tekemuka di dunia, seperti Kutani, Bizen, dan Arita.

Guguan terkenal dengan sumber air panas yang terletak di kaki Pegunungan Sentral Taiwan, dengan ketinggian sekitar 3.000 meter. Mata air panas mengalir keluar di lembah sungai Dajia, melalui bagian tengah Taiwan. 

Terdapat kawasan pejalan kaki sepanjang 1.300 meter di belakang HOSHINOYA Guguan, di mana para tamu dapat berjalan-jalan di lingkungan yang jauh dari hiruk pikuk kota. Di tengah-tengah kawasan pejalan kaki itu terdapat dek observasi menghadap ke alam terbuka Guguan. 

Para tamu dapat menikmati pemandangan tiap musimnya, seperti bunga sakura di musim semi, maupun dedaunan merah tua di musim gugur.

Hoshino Resorts merupakan perusahaan manajemen hotel terkemuka dengan sejarah 105 Tahun. Hoshino Resorts telah mengembangkan empat merek perhotelan berbeda selama bertahun-tahun yang ditujukan untuk audience yang berbeda. 

Selain brand HOSHINOYA, Hoshino Resorts juga mengoperasikan brand KAI, RISONARE 
dan OMO. Hoshino Resorts sekarang mengoperasikan 37 properti di seluruh Jepang.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Outlet baru Gulu Gulu Star

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:52 WIB

Sour Sally Group Buka Outlet Gulu Gulu Star di Central Park

Sour Sally Group membuka outlet baru dari Gulu Gulu Star dengan konsep yang lebih besar serta menghadirkan menu yang lebih variatif untuk memanjakan pelangganya. Kali ini Gulu Gulu memilih Central…

Sekretaris Jenderal PUPR Anita Firmanti dengan Vice Chairman China International Development Cooperation Agency (CIDCA) Deng Boqing

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:18 WIB

Pemerintah Gandeng Tiongkok Garap Bendungan di Sulawesi dan Kalimantan

Penandatanganan Exchange of Letter ini merupakan tanda dimulainya kegiatan Engineering Services persiapan pembangunan Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara dengan dana hibah dari Pemerintah…

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:00 WIB

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Pembalap Amato belia Amato Rudolph mencetak double winner putaran 5 ISSOM 2019 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat Minggu (13/10/2019). Catatan double winner Amato Rudolph, ini…

Kasubdit BUMD Bidang Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Bambang Arianto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:11 WIB

BUMD Dituntut Untuk Siap Dalam Menghadapi Era Industri 4.0

Dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dituntut untuk siap dalam menghadapi berbagai perubahan supaya dapat bersaing dalam dunia usaha yang semakin menggeliat…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:10 WIB

Pacu Investasi dan Ekspor, Kemenperin Bakal Hapus 18 Regulasi

Kementerian Perindustrian akan menghapus 18 regulasi demi mengantisipasi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang diprediksi berdampak pada terjadinya resesi global.…