Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Oleh : Nina Karlita | Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas
Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

INDUSTRY.co.id - Digibank by Indonesia memperkaya fiturnya dan bertransformasi menjadi solusi perbankan digital lengkap dan terpadu yang mudah, praktis, dan tanpa hambatan.Kini, nasabah dapat mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA) Instan hingga Rp30 juta dengan proses persetujuan kurang dari 1 menit nasabah juga dapat mengembangkan investasi dengan membeli Surat Berharga Negara (e-SBN) mulai dari Rp1 juta rupiah hanya melalui aplikasi, kapan saja dan di mana saja.

Melengkapi fitur-fitur yang sudah ada, digibank Transfer Valas juga memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer valuta asing bebas biaya ke lebih dari 20 negara dan tujuh mata uang dengan FX Juara, reaI-time, dan tentunya akses 24 jam dalam 7 hati tanpa perlu ke cabang. "Data dari World Bank 2017 menyebutkan 38% masyarakat Indonesia masih belum memiliki produk perbankan dan sebagaimana tertera di dalam data tersebut, salah satu alasannya adalah dirasanya terlalu banyak dokumen yang dibutuhkan untuk memperoleh suatu produk perbankan.

Berdasarkan hal tersebut, digibank by DBS hadir untuk memberikan solusi perbankan digital Iengkap yang revolusioner "branchless signature less paper less" tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian. 
"Sesuai dengan misi bank DBS Live More Bank Less, transformasi digital merupakan salah satu fokus utama kami," 

Komitmen untuk menghadirkan solusi perbankan digital yang Iengkap, mudah, praktis dan tanpa hambatan. "Dengan perbankan digital yang handal, masyarakat Indonesia dapat fokus terhadap hal yang dirasa penting tanpa dirumitkan dengan urusan perbankan," ungkap Wawan Salum, Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia.

Salah satu Iayanan dasar perbankan adalah pinjaman dana tunai dan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terjadi kenaikan secara signifikan atas pengajuan pinjaman secara online untuk mendapatkan dana tunai sejak 2016 hingga 2017 sebesar tujuh kali lipat. Fakta tersebut semakin memantapkan langkah digibank by DBS untuk menghadirkan KTA lnstan. 

"Melalui KTA lnstan kami dapat menjangkau masyarakat Iebih Iuas, dimana nasabah dapat mengajukan pinjaman hingga 30 juta, kapan saja 24 jam dalam 7 hari, dimana saja dan mendapat kepastian persetujuan dalam 60 detik," ujar Sonja Kristianti Executive Director Head of Consumer Finance PT Bank DBS Indonesia.Selain penambahan fitur KTA lnstan, saat ini nasabah digibank by DBS dapat berinvestasi secara mudah dan cepat melalui fitur pembelian e-SBN. Fitur ini memberikan kesempatan bagi nasabah yang ingin mengembangkan investasi. 

Neni Veronica, Senior Vice President, digibank partnership & distribution, PT Bank DBS Indonesia menambahkan, selain deposito, kini nasabah memiliki alternatif pembelian e-SBN sebagai produk pengembangan dana, dan keduanya dapat dilakukan di satu aplikasi, kapan saja, di mana saja, tanpa harus datang ke bank.

"Melalui fitur e-SBN ini nasabah secara tidak langsung turut mendukung program pemerataan pembangunan Indonesia oleh pemerintah yang memperoleh dana dari hasil penjualan SBN," ujar Neni Veronica. 

Lebih jauh lagi digibank by DBS juga menghadirkan fitur Transfer Valas yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer valas bebas biaya ke Iebih dari 20 negara dengan tujuh mata uang asing (USD, SGD, AUD, EUR, HKD, CAD, GBP) dengan FX juara, kirim dan terima di hari yang sama, serta akses 24 jam dalam tujuh hari tanpa perlu ke cabang.

"Bank Indonesia mencatat bahwa jumlah remitansi non tunai pada tahun 2018 telah mencapai 62%. Akan tetapi, pembayaran tersebut tidak menggunakan rekening pribadi, melainkan transaksi yang dititipkan melalui pihak ketiga," jelasnya. Berangkat dari hal ini, pihaknya memberikan akses terhadap masyarakat Indonesia untuk dapat Iebih mudah dalam melakukan transaksi perbankan dengan mata uang asing ke Iuar negeri tanpa harus memikirkan biaya tambahan saat  bertransaksi dan lamanya proses transfer valas tersebut.

Wawan Salum menambahkan fitur e-SBN dan Transfer Valas kami kembangkan berdasarkan hasil studi dan masukan nasabah, khususnya segment affluent."Dimana segment affluent Indonesia menginginkan perangkat digital canggih untuk membantu pengelolaan portofolio keuangan," jelas Wawan.

Berdasarkan data, keinginan segment affluent Indonesia ini lebih tinggi dibandingkan dengan segment serupa di negara Iainnya di Asia Pacific.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (Foto Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 17:00 WIB

Bali United Resmi Menjadi Klub Sepakbola yang Go Public

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia “Bali United” resmi menjadi perusahaan publik ke-632 yang mencatatkan sahamnya…

Paul Frank

Senin, 17 Juni 2019 - 16:38 WIB

Lewat Layanan Do it Yourself, Paul Frank Ajak Pelanggan Berkreasi

Kehadiran layanan ‘Do It Yourself’ bisa menjadi jawaban bagi pelanggan yang ingin mengekspresikan kreativitas mereka.

Jababeka

Senin, 17 Juni 2019 - 15:45 WIB

Usai Pemilu, Kota Industri Jababeka Ketiban Untung

Pengembang kawasan industri PT Kota Industri Jababeka (KIJA) mengaku diuntungkan dengan membaiknya iklim sosial-politik pasca gelaran pemilihan umum 2019 lalu.

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) (Foto Dok Herlambang)

Senin, 17 Juni 2019 - 15:00 WIB

HOKI Bagi Dividen 29% dari Laba Bersih 2018

PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) Emiten produsen beras merek “TOPI KOKI” dan “HOKI” memutuskan untuk membagikan dividen sebesar total Rp26,16 miliar atau sekitar 29 persen dari laba…

Wings Air (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 17 Juni 2019 - 14:43 WIB

Penerbangan Wings Air pada Penerbangan Luwuk Tujuan Palu Sesuai SOP

Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan layanan penerbangan yang melayani dari Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk, Sulawesi Tengah…