Genjot Ekspor dan Investasi, Kementan Wujudkan Perintah Presiden

Oleh : Wiyanto | Selasa, 21 Mei 2019 - 07:56 WIB

Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah
Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) mampu menjawab secara baik harapan pemerintahan Presiden Jokowi menyaol peningkatan ekspor dan investasi.

Menurut Kepala Pusat Data dan sistem Informasi Kementan Ketut Kariyasa, ketika ekspor nasional sedang melemah justru produk pertanian menunjukkan kinerja mengesankan.

"Hal yang sama juga terjadi pada aspek investasi pertanian," kata Kariyasa, di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kariyasa menjelaskan, tahun 2018, volume ekspor produk pertanian berhasil meningkat 9 sampai 10 juta ton dibandingkan tahun 2013.

Kemudian, ungkap Kariyasa, volume ekspor produk pertanian tahun 2018 juga menanjak menjadi 42,5 juta ton dibandingkan 2013 yang sebanyak 33,5 juta ton.

"Sehingga selama periode tersebut  mampu tumbuh sebesar 26,9 persen atau rata-rata 5,4 persen per tahun," ujar Kariyasa.

Sejak tahun 2015, ekspor produk pertanian telah terbukti mengalami lonjakan dibandingkan periode sebelumnya. Tahun itu, volume ekspor pertanuan mencapai 40,4 juta ton.

Kariyasa menuturkan, pada tahun 2014 volume produk ekspor pertanian berjumlah 36,1 juta ton. Namun, ekspor pertanian sempat mengalami penurunan pada tahun 2016.

Saat itu volume ekspor produk pertanian sebesar 35,5 juta ton. Ekspor produk pertanian kembali membaik tahun 2017 mencapai 41,3 juta ton.

"Hal yang sama juga terjadi sampai Maret 2019. Ekspor produk pertanian menunjukkan kinerja yang membanggakan karena sudah mencapai angka 10,3 juta ton," kata Kariyasa.

Kariyasa mengungkapkan, selain meningkatnya angka ekspor, produk pertanian Indonesia juga terus mengalami surplus dalam perdagangan setiap tahunnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Korps Marinir

Kamis, 14 November 2019 - 04:00 WIB

Dankomar Tijau Gladi Bersih HUT ke 74 Korps Marinir

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) menyaksikan langsung pelaksanaan gladi bersih upacara peringatan HUT ke 74 Korps Marinir tahun 2019 di lapangan hitam Bhumi…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Rabu, 13 November 2019 - 22:21 WIB

BNI Syariah Catat Empat Kesepakatan Bisnis di Pembukaan ISEF 2019

Jakarta - BNI Syariah mencatatkan empat kesepakatan bisnis dalam acara business matching pada pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11) dihadiri…

Direktur Risk Management and Compliance Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa dengan Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson

Rabu, 13 November 2019 - 21:52 WIB

Bentuk Kawasan Halal, Mandiri Syariah Gandeng Modern Industrial Estat

Jakarta—PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Modern Industrial Estat, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. Mou…

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson bersama Direktur Managemen Resiko & Kapatuhan Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa, Direktur Bisnis SME & Komersial PT Bank BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Kokok Alun Akbar, Chief Corporate Banking Officer PT Bank Muamalat Indonesia Irvan Y. Noor, serta Managing Director Barakah Halal Hub Taiwan Nurundin N.H Ting seusai penandatanganan perjanjian kerja sama

Rabu, 13 November 2019 - 20:00 WIB

PT Modern Industrial Estat Teken MoU dengan 4 Bank Syariah dan Barakah Taiwan Halal Hub

PT Modern Industrial Estat menjalin kerja sama dengan empat Bank Syariah di Indonesia serta Barakah Taiwan Halal Hub, yang merupakan sebuah kawasan yang memproduksi produk-produk halal terbesar…

Sistem pengolahan sampah terpadu

Rabu, 13 November 2019 - 19:30 WIB

Tangani Masalah Sampah Plastik, Inaplas Dorong Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industru Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono mengakui bahwa hingga saat ini, sistem pengolahan sampah di Indonesia masih bekum sempurna.