PRUPrime Healthcare Plus-PRUPrime Healthcare Plus Syariah, Perlindungan Komplet Fleksibel

Oleh : Herry Barus | Selasa, 21 Mei 2019 - 08:00 WIB

Luskito Hambali Chief Marketing Officer Prudential Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)
Luskito Hambali Chief Marketing Officer Prudential Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta–– Faktor biaya masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat terkait kesehatan, ditambah lagi dengan peningkatan biaya kesehatan di Indonesia. Menurut 2019 Global Medical Trends Survey Report, rata-rata peningkatan biaya kesehatan terhadap produk domestik bruto per kapita secara bersih (net cost trends) di Indonesia mencapai 7,4% pada 2019, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 5,2%.
 
Atas dasar itulah, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUPrime Healthcare Plus (PPH Plus) dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah (PPH Plus Syariah), produk Asuransi Tambahan (rider) atas asuransi dasar PRULink Generasi Baru dan PRULink Generasi Baru Syariah. Produk ini menghadirkan solusi perlindungan kesehatan yang komplet dan fleksibel dalam produk yang inovatif dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia.
 
Luskito Hambali, Chief Marketing Officer Prudential Indonesia mengungkapkan “Sejalan dengan fokus We Do Health, kami merasa bahagia dapat menghadirkan PPH Plus dan PPH Plus Syariah, solusi inovatif dari Prudential Indonesia untuk membantu biaya perawatan rumah sakit. Hal ini merupakan wujud dari komitmen kami untuk terus Mendengarkan, Memahami, serta Mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia di tengah biaya perawatan kesehatan yang makin meningkat.”
 
Praktisi kesehatan, dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan, penyakit kritis seperti kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, leukemia, dan hemofilia adalah penyakit-penyakit yang membutuhkan biaya yang sangat besar serta meningkat dari tahun ke tahun. Pasalnya, penderita harus mengikuti sederet proses pengobatan seperti terapi, kemoterapi, obat-obatan atau cuci darah untuk penanganan gagal ginjal. Hal ini diperkuat oleh data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di mana jumlah pembiayaan penyakit kritis mengalami kenaikan dari 2016 hingga 2018. Pada 2016, total pembiayaan sebesar Rp13,7 triliun dan meningkat menjadi Rp20,4 triliun pada 2018.
 
“Mengingat biaya perawatan kesehatan makin meningkat, masyarakat harus mulai menaruh perhatian karena dampak keuangan akibat risiko penyakit tersebut dapat memengaruhi rencana keluarga untuk masa depan. Oleh karena itu, penting untuk siap secara finansial dan melindungi diri melalui asuransi kesehatan yang memenuhi kebutuhan Anda,” kata dr. Reisa.
 
Perlindungan komplet dan fleksibel untuk kenyamanan nasabah
 
Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia mengungkapkan, “Sebagai produk Asuransi Tambahan andalan dari Prudential Indonesia, PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki sejumlah keunggulan yang komplet dan fleksibel seperti dapat menentukan masa perlindungan usia pertanggungan sampai dengan 99 tahun dan juga batas manfaat hingga Rp65 miliar per tahun.”
 
Luskito menambahkan, hal tersebut sesuai dengan kampanye produk ketika memilih produk ini senyaman seperti mengatur Outfit of the Day (OOTD). Kampanye OOTD bermaksud mangajak masyarakat untuk menentukan pilihan manfaat asuransi sesuai kebutuhan individu yang beragam, sefleksibel memilih outfit harian.
 
PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki delapan keunggulan yang dapat dipilih secara fleksibel sesuai kebutuhan nasabah yang beragam, antara lain:
  Fleksibel dalam menentukan pilihan kamar rawat inap atau pilihan batas harga kamar.
  Fleksibel dalam menentukan wilayah perlindungan hingga ke seluruh dunia termasuk Amerika Serikat sesuai pilihan plan.
  Fleksibel dalam menentukan masa perlindungan (sampai tertanggung berusia 55, 65, 75, 85, atau 99 tahun).
  Terdapat PRUPrime Limit Booster yang dapat menambah batas manfaat tahunan hingga Rp65 Miliar sesuai plan yang dipilih.
  Pembayaran rawat jalan sesuai tagihan untuk perawatan kanker dan cuci darah.
  Manfaat perawatan 30 hari sebelum dan 90 hari sesudah tindakan bedah rawat jalan.
  Kunjungan Dokter Umum dan Dokter Spesialis (serta Sub Spesialis) per jenis spesialisasi masing-masing hingga dua kali per hari.
  Pembayaran manfaat sesuai tagihan untuk perawatan fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara
 
Selain itu, terdapat manfaat tambahan yang ditawarkan produk PPH Plus Syariah berupa Santunan Dana Marhamah atau Santunan Kasih Sayang yang akan dibayarkan apabila nasabah peserta meninggal dunia.
 
Produk ini juga dapat mengakomodir kebutuhan Nasabah yang memiliki hobi travelling atau yang ingin melakukan perawatan medis di luar negeri. Untuk kemudahan transaksi, produk ini juga dilengkapi sistem cashless yang berlaku di lebih dari 600 rumah sakit dan klinik yang merupakan mitra PRUMedical Network dan Third Party Administrator (TPA) rekanan Prudential lainnya sehingga nasabah cukup menunjukkan kartu tanpa harus mengeluarkan dana pribadi.
 
“Kehadiran solusi ini makin mempertegas komitmen kami untuk menjadi mitra terpercaya nasabah dalam menjalani setiap tahap kehidupannya dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.” tutup Luskito.
 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

KPBS Pengalengan

Selasa, 14 Juli 2020 - 21:10 WIB

Tetap Bertaji Kala Pandemi, Ternyata Ini Strategi KPBS Pengalengan

Sejak mewabahnya penyebaran virus corona, banyak usaha yang gulung tikar sehingga jutaan orang terancam kehilangan pekerjaan. Perusahaan yang masih bertahan pun terpaksa melakukan efisiensi…

Presiden Jokowi (ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:36 WIB

Siap Pangkas 18 Lembaga, Jokowi Yakin 'Kapal' Bakal Bergerak Lebih Cepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan untuk merampingkan 18 organisasi atau lembaga.

Wisatawan menikmati Tanjung Lesung (foto Heriyanto/industry.co.id)

Selasa, 14 Juli 2020 - 20:16 WIB

Selain Tiket Wisata Harus Murah, Komisi X: Pejabat Pemerintah Harus Turun Duluan ke Destinasi Wisata untuk Memastikan Keamanan Wisatawan

Anggota Komisi X DPR RI Sakinah Aljufri mengatakan bahwa untuk membangkitkan kembali minat wisatawan domestik mengunjungi destinasi wisata Tanah Air, perlu dilakukan promosi berupa tiket wisata…

Politisi PDIP Rahmad Handoyo Ajak Masyarakat Gotong-Royong Selamatkan BPJS Kesehatan

Selasa, 14 Juli 2020 - 19:40 WIB

PDIP Ingatkan Pemerintah: Hati-hati! Ditengah Pandemi Ini, Banyak Orang dan Perusahaan Jahat, Mereka Hanya Ingin Mengeruk Untung

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengingatkan pemerintah agar tidak terjebak dalam permainan perusahaan pemburu rente dalam upaya pengadaan dan produksi vaksin Covid-19, yang hanya ingin…

Ilustrasi Indonesia Eximbank. (Foto: Ist)

Selasa, 14 Juli 2020 - 19:15 WIB

Halo Bank Exim! Komisi XI: Pak James Rompas, Jangan Cuma Urus Debitur Besar, Pembiayaan Ekspor Pengusaha UMKM di Perbanyak

Anggota Komisi XI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengimbau kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank (Bank Exim), untuk tidak hanya menaruh prioritas pembiayaannya…