Keputusan Diskon Tarif, Astra Tol: Kami Menunggu Asosiasi Jalan Tol

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 21 Mei 2019 - 07:03 WIB

ASTRA Infra grup mengadakan acara media gathering sekaligus berbagi informasi tentang persiapan dan program mudik dengan tema “Inspirasi Mudik 2019 ASTRA Infra di tol Trans Jawa”
ASTRA Infra grup mengadakan acara media gathering sekaligus berbagi informasi tentang persiapan dan program mudik dengan tema “Inspirasi Mudik 2019 ASTRA Infra di tol Trans Jawa”

INDUSTRY.co.id, Jakarta- PT Astra Tol Nusantra selaku operator tol Trans Jawa masih menunggu keputusan dari Asosiasi Jalan Tol Indonesia terkait soal potongan harga atau diskon tarif tol pada saat mudik dan arus balik lebaran 2019. Kendati demikian, pihaknya lebih memprioritaskan kelancaran, dan kenyamanan pemudik yang menggunakan fasilitas jalan tol.

“Terkait diskon sebesar 10 persen ini sebuah konektivitas yang sedang kami diskusikan oleh asosiasi karena sedang dibahas secara bersama,” kata CEO Toll Road Business Group, Krist Ade Sufiyanto dalam media gathering bertemakan, “Inspirasi Mudik 2019 Astra Infra di tol Trans Jawa” di Menara Astra, Senin (20/5/2019).

Krist mengatakan, pihaknya juga bakal mengikuti kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi arus lalu lintas di jalan tol selama angkutan mudik lebaran 2019. Dia menekankan, Astra Infra Toll sudah melakukan beragam persiapan melayani pemudik di jalan tol.

Soal diskon tarif jalan tol selama mudik, kata Krist, pihaknya sudah melakukan survei ke pengguna dan kebanyakan masyarakat tidak ada masalah jika tidak ada diskon, asalkan sepanjang jalan tol Trans Jawa lancar, aman dan nyaman.

"Para pemudik ini umumnya frekuensi mereka bukan diskon, tapi minat mereka adalah jalan tol yang lancar, aman dan nyaman. Pengalaman ketika lebaran dua tahun lalu di pintu keluar Brebes (Brexit) banyak msyarakat yang mengatakan berapa pun saya akan bayar tapi saya harus keluar dari kemacetan itu," kata Krist.

"Kalau memang frekuensi masyarakat adalah justru rekayasa lalu lintas yang diperlukan. Jadi kami akan memfokuskan akan membantu aparat, stake holder yang terlibat agar bisa merekayasa agar tidak terjadi kemacetan panjang lagi," sambung dia.

Dari survei tersebut, lanjut Krist, sedang didiskusikan oleh ATI. Dirinya akan melihat dari survei tersebut, jika memang ada keputusan akan diberikan diskon akan segera diinformasikan kepada masyarakat segera.

"Mana yang terbaik nanti kita lihat, mudah-mudahan bisa segera di putuskan. Kami juga sedang berdiskusi dengan pemerintah supaya kalau ada keputusan pemberlakuan diskon kami juga akan menginformasikan kepada masyakat. Tapi kalau tidak ada kita akan memfokuskan agar lebih lancar jalan ketika mudik nanti," pungkasnya.

ASTRA Infra melalui PT Astra Tol Nusantara memiliki saham secara langsung maupun tidak langsung di 6 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak, ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto, LMS (Cikopo-Palimanan), TMJ (Semarang-Solo), JSM(Surabaya-Mojokerto) dan MTN (Kunciran-Serpong).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 19:54 WIB

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Cirebon

Cirebon - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan. Kali ini BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi mengadakan pelatihan…

(IG/ussypratama)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:55 WIB

Kiat Sukses Ussy Sulistiawaty Jalankan Bisnis Kuliner

Kuliner nusantara juga perlu memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran.

Konferensi pers pengumuman lima pemenang kompetisi Bango Penerus Warisan Kuliner 2019 di Jakarta baru-baru ini.(Andi Mardana)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:27 WIB

Inilah 5 Pemenang Bango Penerus Warisan Kuliner 2019

Siap bergabung bersama jutaan pelaku UMKM di Indonesia yang berhasil meraih peningkatan omzet secara signifikan dengan mengadopsi teknologi digital.

Ilustrasi Jaringan Internet (KTSDESIGN/Getty Images)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Sangat Diperlukan

Hal ini dapat dicapai melalui tiga cara, yaitu penambahan Base Transceiver Station (BTS), penambahan frekuensi dan perbaruan teknologi.

Ilustrasi 5G.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Indonesia belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan.