Pengembang Mulai Lirik Bangun Proyek Hunian di Calon Hunian Ibu Kota Baru

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 17 Mei 2019 - 14:44 WIB

Kota Palangkaraya (Ist)
Kota Palangkaraya (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -Sejumlah perusahaan properti mengaku siap melebarkan sayap untuk mengembangkan proyek hunian di Pulau Kalimantan jika pemerintah benar-benar akan memindahkan ibu kota ke kawasan tersebut. Saat ini, masing-masing perusahaan masih menunggu kepastian dari pemerintah.

Manajemen PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mengungkapkan pihaknya siap melakukan ekspansi dengan menambah ketersediaan lahan (land bank) di Pulau Kalimantan.

"Kalau ada kesempatan, kenapa tidak," ucap Direktur Independen Tulus Santoso kepada awak media belum lama ini.

Ciputra Development kebetulan tidak memiliki land bank di Pulau Kalimantan. Hanya saja, perusahaan memiliki proyek dengan skema kerja sama operasi (KSO) di beberapa kota di Pulau Kalimantan, seperti Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, dan Pontianak.

Terkait pendanaan, Tulus mengaku pihaknya belum menentukan sumber dana dan jumlah yang akan digelontorkan untuk membangun hunian di Pulau Kalimantan. Manajemen baru akan merancang secara serius jika ada kepastian dari pemerintah terkait pemindahan ibu kota.

"Saya kira masih terlalu awal, sampai dengan sekarang juga belum ada Rencana Umum Tata Ruang (RUTR)," jelas Tulus.

Senada, manajemen PT Intiland Development Tbk (DILD) juga mengaku siap untuk membangun proyek hunian di Pulau Kalimantan sejalan dengan wacana pemerintah untuk memindahkan ibu kota yang saat ini berada di DKI Jakarta. Namun, perusahaan belum memiliki perencanaan yang matang terkait hal itu.

"Pada dasarnya, kami akan melakukan eksplorasi atas segala kesempatan termasuk jika sudah diputuskan ibu kota baru," terang Sekretaris Perusahaan Intiland Development Theresia Rustandi.

Sama seperti Ciputra Development, Theresia menyatakan pihaknya tak memiliki land bank di Pulau Kalimantan. Ia juga belum mau berspekulasi terkait dana yang dibutuhkan untuk membangun proyek hunian di daerah Kalimantan.

"Kami menunggu (kepastian pemerintah)," imbuh Theresia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat berkunjung ke beberapa lokasi yang dianggap cocok untuk menggantikan posisi DKI Jakarta sebagai ibu kota. Jokowi bertandang ke Kaliantan Timur dan Kalimantan Tengah pekan lalu.

Jokowi meninjau Bukit Soeharto di Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur yang dinilainya cukup strategis karena berada di antara dua kota besar, yakni Balikpapan dan Samarinda. Sementara di Kalimantan Tengah, Jokowi mengunjungi empat wilayah sekaligus yakni Palangka Raya, Katingan, Gunung Mas, dan Pulang Pisau.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 19:54 WIB

BNI Syariah Lakukan Program Pelatihan Masjid di Cirebon

Cirebon - BNI Syariah terus mengoptimalisasi peran masjid dalam hal manajemen dan keuangan. Kali ini BNI Syariah bersama Yayasan Daarut Tauhiid Peduli kembali bersinergi mengadakan pelatihan…

(IG/ussypratama)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:55 WIB

Kiat Sukses Ussy Sulistiawaty Jalankan Bisnis Kuliner

Kuliner nusantara juga perlu memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran.

Konferensi pers pengumuman lima pemenang kompetisi Bango Penerus Warisan Kuliner 2019 di Jakarta baru-baru ini.(Andi Mardana)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 14:27 WIB

Inilah 5 Pemenang Bango Penerus Warisan Kuliner 2019

Siap bergabung bersama jutaan pelaku UMKM di Indonesia yang berhasil meraih peningkatan omzet secara signifikan dengan mengadopsi teknologi digital.

Ilustrasi Jaringan Internet (KTSDESIGN/Getty Images)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Sangat Diperlukan

Hal ini dapat dicapai melalui tiga cara, yaitu penambahan Base Transceiver Station (BTS), penambahan frekuensi dan perbaruan teknologi.

Ilustrasi 5G.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Indonesia belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan.