Tokocrypto Siap Jadi Indonesia Gateway Untuk Stablecoin

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 Mei 2019 - 19:49 WIB

COO Digix, Shaun Dije dan CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
COO Digix, Shaun Dije dan CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Tokocrypto, platform jual beli aset kripto terdepan di Indonesia, kembali menghadirkan koin baru. Bukan satu, namun 5 koin baru sekaligus, yaitu Gemini Dollar (GUSD), Paxos Standard Token (PAX), TrueUSD (TUSD), USD Coin (USDC), dan Tether (USDT), dan akan mulai diperdagangkan untuk publik pada 16 Mei 2019. Kelima koin ini merupakan stablecoin berbasis Dollar Amerika Serikat, melengkapi stablecoin lain yang telah hadir sebelumnya, yaitu Digix (DGX), token berbasis emas.

“Tokocrypto membuka halaman baru di Q2 2019 dengan menghadirkan 5 stablecoin dalam platform kami, yaitu GUSD, PAX, TUSD, USDC, dan USDT, melengkapi DGX yang telah hadir pada Desember 2018. Dengan kehadiran stablecoin baru ini, Tokocrypto siap menjadi gateway untuk stablecoin di Indonesia,” ujar Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Stablecoin sendiri merupakan aset kripto yang dijamin dengan nilai dari aset dasar yang mendukungnya. Aset dasar itu sendiri dapat bervariasi tergantung masing-masing koin, dapat berupa mata uang yang sah seperti Dollar Amerika, atau logam mulia seperti emas, dengan rasio nilai 1:1.

DGX yang telah terlebih dahulu diperdagangkan di Tokocrypto misalnya, memiliki aset emas dibelakangnya, sehingga harga 1 DGX setara dengan harga 1 gram emas. Sementara GUSD, TUSD, PAX, USDC, dan USDT merupakan koin berbasis mata uang Amerika Serikat. Nilai masing-masing koin tersebut setara dengan US$1, atau setara dengan Rp14.300.

Saat ini, kelima koin baru yang diperdagangkan di Tokocrypto merupakan stablecoin favorit ditilik dari marketcap mereka. USDT yang merupakan stablecoin berbasis USD terfavorit kini berada di peringkat 8 coinmarketcap dengan marketcap lebih dari US$2,8 miliar, disusul USDC yang saat ini berada diperingkat 28 dengan market cap sebesar US$314,9 juta. TUSD sendiri memiliki volume transaksi sebesar US$234,7 juta dan kini berada di peringkat ke-36. Dua koin lainnya, PAX dan GUSD masing-masing berada di peringkat 39 dan 147.

Stablecoin dan Pemanfaatannya

Seperti yang kita ketahui, pasar aset kripto sangat sulit diprediksi dan sangat fluktuatif. Sebuah aset kripto yang hari ini diprediksi memiliki masa depan cerah, dapat berubah menjadi aset yang tidak memiliki nilai apapun dalam hitungan bulan. Belum lagi ketiadaan aset fisik di bilakangnya yang dapat menopang harga menjadi permasalahan tersendiri.

Kehadiran stablecoin diharapkan dapat memberikan solusi terhadap dua isu besar tersebut. Sempat disangsikan di awal kehadirannya, stablecoin memulai memperoleh kepercayaan publik, dan kini dianggap sebagai masa depan dari dunia aset kripto.
Stablecoin sejauh terbukti bermanfaat bagi dunia aset kripto karena membantu menghilangkan ketergantungan pada mata uang fiat sebagai dasar untuk perdagangan dan tidak memiliki volatilitas ekstrim.

“Stablecoin tidak terpengaruh oleh volatilitas ekstrim dari aset kripto, membuatnya dinilai lebih cocok menjadi alat pembayaran maupun perdegangan, yang disisi lain didukung oleh teknologi terkini dari blockchain layaknya aset kripto lainnya,” tutup Kai.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.

Distya Tarworo Endri selaku Senior Brand Manager Pepsodent.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:42 WIB

Berikan Perlindungan Menyeluruh Si Kecil Sejak Hari Pertama Sekolah

Orangtua harus melindungi anak tidak hanya dalam aspek psikologis, tetapi juga aspek kesehatan gigi dan mulut.

Indonesia dan Jepang Kembali Berkolaborasi dalam Seminar Medis yang diselenggarakan oleh Japan-Indonesia Medical Collaboration Association (JIMCA)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:39 WIB

Indonesia dan Jepang Kembali Berkolaborasi dalam Seminar Medis yang diselenggarakan oleh Japan-Indonesia Medical Collaboration Association (JIMCA)

apan-Indonesia Medical Collaboration Association (JIMCA), (Kantor Pusat: Chuo-ku,Tokyo, Ketua: Satoshi Kusuda), sebuah organisasi non-profit yang didirikan oleh Japan Medical Instruments,Co.,…