Kementerian PUPR Bangun Tempat Pengolahan Sampah RDF di Kabupaten Cilacap

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 Mei 2019 - 11:27 WIB

Pengolahan Sampah RDF di Kabupaten Cilacap
Pengolahan Sampah RDF di Kabupaten Cilacap

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendorong pembangunan tampat pengolahan sampah ramah lingkungan di Indonesia. Selama ini pengolahan sampah masih sangat bergantung pada keberadaan TPA sampah, walaupun kondisi pengelolaan TPA sampah di sebagian besar kota/kabupaten di Indonesia belum memenuhi standar, dan pengoperasian dengan pembuangan terbuka (open dumping).


Salah satunya TPS ramah lingkungan yakni Tempat Pengolahan Sampah dengan Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Nilai total investasi dari proyek ini sebesar Rp 90 miliar merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan Pemerintah Denmark.  

“Pembangunan infrastruktur pengolahan sampah skala kawasan dinilai efektif untuk volume sampah yang tidak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya. Dukungan pemerintah Kabupaten kota juga diperlukan terutama dalam penyediaan lahan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dodi Krispratmadi mengatakan, pembangunan TPA berbasis RDF dilatarbelakangi masalah pengelolaan persampahan di Kabupaten Cilacap. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa,Kabupaten Cilacap memiliki 4 TPA dengan kondisi yang hampir penuh. TPA terbesar adalah TPA Tritih Lor yang ada di Kecamatan Jeruk Legi akan segera habis masa layanannya, sehingga perlu dicari metode alternatif pengelolaan sampahnya.

Di Kabupaten Cilacap terdapat pabrik semen PT. Holcim Indonesia yang dalam proses produksinya menggunakan batu bara sebagai bahan bakar. Dengan sistem RDF, sampah dapat diubah menjadi sumber energi yang berfungsi sebagai briket dan dimanfaatkan sebagai subtitusi bahan bakar bagi pabrik PT. Holcim Indonesia di Cilacap.

“Hal ini sesuai dengan konsep RDF sebagai sampah atau produk sampingan tertentu yang dengan nilai kalor dan spesifikasi tertentu dapat dijadikan bahan bakar di kilang semen, sebagai pengganti sebagian dari bahan bakar fosil (seperti batu bara). Selain itu pengolahan sampah berbasis RDF diyakini jauh lebih baik dan efisien, karena tidak lagi memerlukan penambahan lahan sebagai penampungan sampah,” jelas Dodi. 

Dodi menambahkan, pengolahan dengan metode RDF hanya sebagian kecil dari solusi penanganan sampah di Indonesia. Perubahan prilaku dari masing-masing individu untuk mengurangi sampah dari sumbernya turut berkontribusi.

“Sebab sampah rumah tangga menyumbang sampah terbanyak. Tidak lantas dengan adanya teknologi yang bagus, kontribusi dalam pembuangan sampah semakin banyak, namun dengan adanya teknologi pengolahan sampah yang lebih baik, masyarakat juga dapat mengurangi sampah yang dihasilkan bahkan ikut mengolah sampah yang dihasilkan,”ujar Dodi.

Pengolah sampah sistem RDF di TPA Tritith Lor dibangun pada Juli 2017 dan telah di ujicoba pada November 2018. Memiliki kapasitas pengolahan 120 ton sampah/hari dengan menggunakan Teknologi  Mechanical – Biological Treatment (Pemilahan-Pencacahan-Biodrying).

Kementerian PUPR memberikan fasilitas berupa seluruh konstruksi bangunan RDF dengan anggaran sebesar Rp 27 miliar. Pemerintah Denmark memberikan bantuan berupa peratalan mekanikal dan elektrikal. Kementerian LHK dan Bappenas memberikan fasilitas berupa sarana penunjang serta subsidi tipping fee di 5 tahun pertama operasional.

Dengan dukungan pemerintah diharapkan nantinya bisa menurunkan tipping fee yang harus dibayar oleh Pemda, dari Rp 250.000/ton sampah menjadi Rp 120.000/ton sampah. Pemkab Cilacap berkontribusi dalam menyediakan lahan serta pengadaan truk pengangkut sampah dan PT. Holcim Indonesia, selaku konseptor desain teknis dan off taker dari RDF yang akan dihasilkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:30 WIB

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Terhitung sudah hampir tiga bulan lamanya pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dengan imbauan untuk tetap selalu berada di rumah dalam situasi pandemi penyebaran virus COVID-19…

Ilustrasi : matalelaki.com/namalonews.com

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:28 WIB

Mohon Sabar! Griya Pijat, Klab Malam, Diskotek di DKI Jakarta Dibuka Paling Akhir

Jakarta- Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, pembahasan ini terkait dengan kembali dibukanya roda bisnis di Jakarta seperti…

Ilustrasi pekerja bangunan konstruksi. (Soe Jong Chon/Bloomberg)

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:25 WIB

Inilah 11 Sektor yang Diizinkan Beroperasi pada Masa Pandemi Covid-19

Jakarta-SIKM hanya akan diberikan kepada pekerja yang karena pekerjaannya melakukan perjalanan keluar dan/atau masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Raymond Muaya

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:15 WIB

TikTok Ajak Kreator BerbagiIlmu dan Berkesempatan Mendapat Hadiah Total 700 Juta

TikTok, platform destinasi video singkat menghadirkan BerbagiIlmu, sebuah kompetisi bagi semua pengguna untuk saling berbagi ilmu pengetahuan di berbagai bidang, termasuk pengetahuan umum, bahasa…

Petani sedang membajak sawah dengan tractors (Doc: Kementan)

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:05 WIB

HKTI Dukung Strategi Kementan Siapkan Pasokan Pangan

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, HKTI sebagai organisasi sosial yang bergerak di bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan tidak tinggal diam dalam mendukung penyediaan pangan. Berkoordinasi…