Ormas Garuda Merah Minta Pelaksanaan Pilpres Pileg Dievaluasi

Oleh : Herry Barus | Selasa, 14 Mei 2019 - 09:18 WIB

Ormas Garuda Merah Minta Pelaksanaan Pilpres Pileg Dievaluasi(Foto AMZ)
Ormas Garuda Merah Minta Pelaksanaan Pilpres Pileg Dievaluasi(Foto AMZ)

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang dilakukan serentak pada tahun 2019 ini harus di evaluasi kembali. Karena dampaknya sangat luar biasa bagi kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Ini situasi Pemilu terburuk yang sangat luar biasa. Sistem dan prosedur Pilpres dan Pileg harus diteliti kembali agar tidak justeru melanggengkan hadirnya Kejahatan Demokrasi.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Garuda Merah, Abdul Rahman SH dalam bincang bincang dengan wartawan sambil berbuka puasa bersama di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (13/5). 

Mensikapi kondisi terkini akibat Pilpres 2019, Lanjut Abdul Rahman denokrasi seperti tercederai dan ada potensi  perpecahan di masyarakat. "Untuk itu kami meminta jangan ada kelompok yang akan merusak keutuhan masyarakat. Kami juga menyatakan sikap menolak perpecahan antar masyarakat, "tegasnya. 

Ormas Garuda Merah turut berbela sungkawa atas meninggalnya para Pahlawan Demokrasi yakni 538 KPPS dan 3.000 petugas yang sakit. Oleh karenanya mendesak untuk segeta dibentuk Tim Pencari Fakta dan menyematkan Pita Hitam sebagai tanda berkabung, sekaligus memberi penghormatan dengan menaikkan bendera setengah tiang.

Di sisi lain Garuda Merah pun belum melihat adanya tindakan Polri maupun TNI yang mengarah kepada tindakan yang tegas atau represif sekalipun. Oleh karenanya Garuda Merah mendesak aparat keamanan untuk tetap Netral.

"Apalagi sudah terindikasi ada pelanggaran hukumnya yang mengarah pada kejahatan terhadap demokrasi, " tambah Mudzakir, sekjen Garuda Merah

Selanjutnya Garuda Merah akan melawan Kejahatan Demokrasi ini dengan mendukung gerakan rakyat yang akan  turun ke jalan menyuarakan pendapatnya. "Garuda Merah akan mengambil sikap untuk tetap melakukan people power karena dilindungi oleh Undang Undang. Jadi di sepanjang hari yang tersisa ini Garuda Merah akan menempuh sesuai mekanisme yang berlaku untuk terus mengawasi Situng KPU, lalu terus mendesak Situng dihentikan kepada Bawaslu. Disamping terus melakukan aksi aksi moral, " tukas Abdul Rahman.

Garuda Merah meyakini berdasarkan data C1 yang valid dari BPN. Dan pada 2 jam pertama usai ditutupnya Pencoblosan Suara sudah 4.000 lebih TPS mengirimkan data C1 nya, itu jauh melebihi jumlah TPS para konsultan quick count tersebut. Bahkan tabulasi hitungan suara masih terus dipantau hingga sekarang. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waskita (ist)

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:13 WIB

Cegah Korupsi, Waskita Karya Wajibkan Kepala Proyek Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta– PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) mendukung penuh imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta agar BUMN maupun swasta berkomitmen mencegah terjadinya penyimpangan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:00 WIB

Menteri Rini: INKA Bangun Pabrik Kereta Api Terbesar se-Asia Tenggara di Banyuwangi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau progres pembangunan workshop atau pabrik kereta api milik PT Industri Kereta Api (Persero) di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan…

Go Work

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:37 WIB

Kebahagiaan dalam Bekerja: Sebuah Observasi Atas Peran Dinamis Lingkungan Pekerjaan

Akhir tahun lalu, LinkedIn melakukan survei mendalam terhadap 2.000 karyawan profesional tentang sebuah topik mengenai “kebahagiaan di tempat kerja” (kondisi yang kita perjuangkan, tetapi…

Sriwijaya Air (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:00 WIB

Sriwijaya Air Group Terus Berkomitmen Menjaga Penerbangan Tetap Aman & Nyaman

Sebagai perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan, Sriwijaya Air Group berkomitmen penuh untuk dapat terus memberikan pengalaman penerbangan yang menyenangkan kepada seluruh pelanggannya

 Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru di Bekasi

Kamis, 18 Juli 2019 - 05:01 WIB

Damai Putra Group Berikan Ruang Kelas Baru di Bekasi

Damai Putra Group selaku pengembang Kota Harapan Indah, Kawasan Mandiri di Timur Jakarta seluas 2200 Ha, mendukung program pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan penyediaan sarana prasarana…