Kemendag Akan Evaluasi HET Bawang Putih Setiap Dua Bulan

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 12 Mei 2019 - 12:49 WIB

Ilustrasi transaksi bawang putih di pasar. (Foto: Halo Malang)
Ilustrasi transaksi bawang putih di pasar. (Foto: Halo Malang)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag)  memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas bawang putih. HET diterapkan dalam dua kategori pasar yaitu pasar ritel sebesar Rp 35.000/ kilogram (kg) dan pasar tradisional Rp 32.000/kg.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti mengungkapkan, kebijakan tersebut bersifat situasional dan tidak perlu memiliki payung hukum seperti untuk beras atau daging dan ayam.

"Ini akan diterapkan dua bulan. Nanti kita akan evaluasi. Kalau harga bisa lebih rendah dari itu, ya kita ikuti harga yang rendah itu. Seperti tahun lalu, kita ingin harga Rp 30.000/ kg tapi bisa Rp 25.000/kg," ujar Tjahja.

Tjahya mengungkapkan sebagian besar stok yang dijual dengan HET terbaru adalah bawang impor yang baru saja didatangkan dari Tiongkok.Pada 8 Mei lalu, ia menyebut bawang putih impor sudah masuk sebanyak 8.265 ton dan sudah berada di tangan para importir.

Jika sesuai jadwal, lanjut Tjahya akan ada lagi bawang putih impor yang masuk pada Sabtu (11/5/2019) hari ini. Namun, ia belum mengetahui berapa besar volume yang akan tiba selanjutnya.

Tjahya  mengungkapkan HET di pasar ritel ditetapkan sedikit lebih tinggi karena memiliki tingkat kebersihan produk yang lebih baik."Kalau di toko ritel, bawang putih ini sudah bersih, dikupas. Kalau di tradisional kan masih banyak yang kotor. Itu saja yang membedakan," ujar Tjahya

Adapun, total keseluruhan izin impor bawang putih yang sudah dikeluarkan Kemendag mencapai 115.000 ton.Kemendag pun telah meminta semua stok yang ada untuk segera digelontorkan ke pasar baik ritel dan tradisional.

"Jadi kami tidak hanya mengimbau, tapi meminta mereka untuk mengeluarkan.Sekarang stok sudah ada, tidak ada lagi alasan bagi para pedagang untuk menaikkan harga," tegasnya.

Kemendag , kata Tjahja telah mengantongi seluruh nama importir dan diatributor sehingga bisa langsung melakukan tindakan jika terjadi kelangkaan atau kenaikan harga di daerah tertentu.

"Kalau di suatu pasar harganya naik, kami akan telusuri siapa pihak yang biasa mendistribusikan ke sana. Jika mereka sengaja bermain-main, pasti akan ada tindakan tegas, kami cabut izin usaha," kata Tjahya.

Adapun, Store Manager Giant CBD Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Tri Lutfi mengkonfirmasi bahwa pihaknya memang baru mendapat pasokan bawang putih anyar dan sudah mulai dijual dengan harga Rp 35.000/ kg.Sebelumnya, Giant CBD Bintaro menjual bawang putih seharga Rp 52.900/ kg.

"Sekarang kami mulai jual sesuai HET dan ini berlaku di semua Giant di seluruh Indonesia," tutupnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.

Distya Tarworo Endri selaku Senior Brand Manager Pepsodent.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:42 WIB

Berikan Perlindungan Menyeluruh Si Kecil Sejak Hari Pertama Sekolah

Orangtua harus melindungi anak tidak hanya dalam aspek psikologis, tetapi juga aspek kesehatan gigi dan mulut.