Penjelasan Lion Air Terkait Penanganan dan Pengakutan Satu Jenazah (HUM) Rute Alor Tujuan Ambon

Oleh : Herry Barus | Jumat, 10 Mei 2019 - 20:31 WIB

Lion Air (Ist)
Lion Air (Ist)

INDUSTRY.co.id - Ambon- Lion Air Group memberikan keterangan sehubungan dengan penerbangan rute Alor ke Ambon pada Selasa (07/ 05/2019) dalam layanan pengangkutan tiga penumpang sebagai pengantar dan satu jenazah, bahwa sudah dijalankan berdasarkan standar operasional prosedur serta prinsip penerimaan kargo HUM (Human Remains).

“Lion Air Group menyampaikan klarifikasi terkait unggahan/ pekembangan di sosial media mengenai kedatangan tiga penumpang dan satu jenazah berbeda waktu di Bandar Udara Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ),” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, Jumat (10/5/2019)

Sebelum HUM masuk ke acceptance desk, petugas di Bandar Udara Mali atau Bandar Udara Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur (ARD) sebagai keberangkatan sudah memastikan mengenai kepastian reservasi dalam rangka memastikan ruang kargo (space), jadwal keberangkatan, penerbangan lanjutan (connecting flight) dan kemasan harus sesuai syarat pengangkutan jenazah melalui angkutan udara.

Lion Air Group telah melaksanakan penanganan menurut data aktual reservasi (pembelian tiket penumpang dan kargo) yang dilaporkan. Penerbangan tiga penumpang memiliki rute Alor – Kupang – Surabaya – Makassar – Ambon. Sementara HUM mempunyai penerbangan Alor – Kupang – Surabaya – Ambon. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sektor perjalanan: HUM dari Surabaya ke Ambon diterbangkan langsung (direct flight), sedangkan tiga penumpang dari Surabaya transit Makassar selanjutnya terbang ke Ambon.

HUM dan tiga penumpang bersamaan menggunakan Wings Air (kode penerbangan IW) bernomor IW-1942. Pesawat mengudara dari Bandar Udara Mali pukul 09.55 WITA dan mendarat pukul 10.35 WITA di Bandar Udara Eltari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (KOE).

HUM mendapatkan penanganan proses singgah dan ganti pesawat (transfer) ke Lion Air (kode penerbangan JT) nomor JT-693 yang berangkat tepat waktu (on time) pada 15.05 WITA dari Bandar Udara Eltari ke Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB). Pesawat mendarat pukul 16.05 WIB.

Tiga penumpang dari Surabaya terbang ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) dengan Lion Air nomor JT-880 pukul 22.25 WIB. Setibanya di Makassar pada Rabu (08/ 05) pukul 00.55 WITA, penumpang dimaksud kemudian melanjutkan penerbangan dari Makassar pukul 03.42 WITA tujuan Ambon bernomor penerbangan sama. Pesawat tiba di Ambon pada 06.04 WIT.

Sedangkan untuk penanganan HUM memiliki waktu keberangkatan di hari berikutnya (08/ 05) yang dilayani penerbangan langsung Batik Air (kode penerbangan ID) nomor ID-6174. Pesawat dari Surabaya lepas landas pukul 07.34 WIB dan mendarat di Ambon pada 11.50 WIT.

“Lion Air Group saat ini masih mengumpulkan data dan informasi yang disampaikan berbagai pihak terkait guna dipelajari lebih lanjut,” pungkas Danang Mandala Prihantoro.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Krakatau Semen Indonesia di Cilegon (Foto Anto)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:56 WIB

IHSG Berakhir Perkasa, Saham PT Krakatau Steel Tbk Naik 10,34 Persen

Sambut akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2020).

Pabrik Nissan Indonesia (ist)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:13 WIB

Kabar Duka Industri Otomotif, Nissan Indonesia Resmi Tutup Pabrik

Nissan Motor Indonesia secara resmi membenarkan rencana Nissan Motor Co yang akan menutup pabriknya di Indonesia. Perusahaan asal Jepang itu berencana mengurangi produksi global sebanyak 20%.

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:04 WIB

PT Indika Energy Tbk Raub Pendapatan Sebesar USD641,50 juta hingga Akhir Maret 2020

Emiten PT Indika Energy Tbk (INDY) catat pendapatan sebesar USD641,50 juta hingga periode 31 Maret 2020 turun dibandingkan pendapatan USD700,73 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Tumbasin

Jumat, 29 Mei 2020 - 18:55 WIB

Aplikasi Belanja Tumbasin Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat Ditengah Masa Pandemi COVID-19

Melalui aplikasi Tumbasin, interaksi masyarakat dalam beraktivitas tentunya akan lebih diminimalisir sehingga risiko kontak terhadap penyebaran COVID-19 juga lebih minim, tanpa mengurangi pemenuhan…

Alibaba (Ist)

Jumat, 29 Mei 2020 - 18:51 WIB

Rekrut 100.000 Karyawan saat Covid-19, Profesor Peking University: Itu Strategi Klasik Gangster, Saat Pasar Turun, Perusahaan Ekspansi Besar-besaran

Meski masih berada di tengah pandemi Covid-19 dan banyaknya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di seluruh dunia, Alibaba Group perusahaan teknologi asal China justru bersiap melakukan…