Truk Dilarang Melintas di Tol Saat Mudik, Kecuali Truk dengan QR Code

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 07 Mei 2019 - 10:19 WIB

Ilustrasi truk angkutan barang. (Foto: IST)
Ilustrasi truk angkutan barang. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah memberikan kelonggaran pada kendaraan berat berupa truk dan tronton yang mengangkut komoditas ekspor dan impor untuk beroperasi jalur tol saat musim mudik lebaran.

Pemerintah sendiri akan melarang truk untuk melewati jalan tol saat memasuki musim mudik lebaran. Pelarangan itu akan dimulai sejak H-3 lebaran hingga H+3 lebaran, aturan ini pun rutin dilakukan setiap tahun.

Namun, tahun ini pemerintah melakukan sebuah terobosan dalam memudahkan kontrol truk-truk ekspor impor yang melewati jalan tol. Pemerintah menandai truk-truk dengan stiker yang memiliki QR Code, sehingga nantinya akan mudah untuk di data.

"Untuk mempermudah pengawasan di lapangan, hari ini kami rapat dan menyepakati bahwa diperlukan adanya stiker seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu stikernya dikeluarkan oleh Organda dan Aptrindo, tahun ini disepakati yang mengeluarkan adalah pemerintah, Kementerian Perhubungan bersama Polri, dan dilengkapi QR Code," ujar Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani saat konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Menurut Ahmad, nantinya QR Code ini akan dilengkapi dengan data identitas kendaraan hingga tertera nomor rangka di dalamnya.

"Jadi mekanismenya pada saat nanti kendaraan-kendaraan ekspor impor akan didaftarkan kepada kami, daftar kendaraan yang akan melayani ekspor dan impor pada saat pembatasan angkutan barang pada arus mudik tanggal 31 Mei sampai 2 Juni. Nanti di dalamnya ada data lengkap kendaraannya," ungkap Ahmad.

Ahmad mengatakan kelonggaran pada truk ekspor impor ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi. Dengan demikian, tidak ada keterlambatan yang terjadi dalam pengiriman barang dan juga penerimaan logistik.

"Ada kendaraan ekspor impor, kita biasanya tidak bisa dibatalkan sehingga perlu treatment khusus kita berikan dispensasi dengan memasang stiker agar mempermudah pengawasan," ungkap Ahmad

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Ke 74 Korps Marinir

Sabtu, 16 November 2019 - 04:00 WIB

Atraksi Terjun Payung Meriahkan HUT Ke 74 Korps Marinir

Atraksi terjun payung free fall memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Korps Marinir tahun 2019 di lapangan apel Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Jumat (15/11/2019).

Lintasarta meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019

Jumat, 15 November 2019 - 21:01 WIB

Lintasarta Sabet Penghargaan Internasional Cloud Infrastructure Services Provider of The Year

Singapura: Lintasarta meraih penghargaan Frost & Sullivan: Asia Pacific Best Practices Award 2019 untuk kategori “Indonesia Cloud Infrastructure Services Provider of the Year”. Penganugerahan…

Founder & CEO PT Kuliner Anak Indonesia, Gunawan dan Business Development Director Ayam Legit, Indra Putranto (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 15 November 2019 - 20:38 WIB

Bisnis Kuliner Kian Melejit, KAI Hadir Dengan Brand Baru Ayam Legit

Bisnis food and baverage kian melejit di era yang serba digital ini. Apalagi dibantu dengan adanya sinergi antara pemilik restoran dan penyedia layanan food delivery dari transportasi online.…

Bank Bukopin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 15 November 2019 - 20:35 WIB

Kuartal III 2019, Laba Bank Bukopin Capai Rp151 Miliar

Jakarta - Bank Bukopin membukukan laba bersih sebesar Rp151 miliar hingga kuartal III/2019, meningkat sebesar 9,80% dibandingkan dengan pencapaian laba bersih pada periode yang sama tahun lalu…

Direksi Bank Bukopin memainkan angklung

Jumat, 15 November 2019 - 20:24 WIB

Bank Bukopin Inovasi Kredit Pacu Pertumbuhan Kinerja

Bandung - Produk-produk unggulan yang akan menjadi diferensiasi Perseroan dalam menyalurkan kredit adalah Flexy Bill, Flexy Gas, Flexy Health, dan Invoice Financing. Target Kredit Hingga akhir…