Kolaborasi dengan Fintech, LPDB Pastikan Bunga Kredit Tetap Rendah

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 03 Mei 2019 - 13:39 WIB

Foto Kiri ke kanan: Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo dan Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Syariah Jaenal Aripin
Foto Kiri ke kanan: Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo dan Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Syariah Jaenal Aripin

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) memastikan akan tetap memberikan bunga rendah meskipun dalam penyaluran dananya menggandeng financial technology  (fintech).

"Masyarakat tidak  perlu khawatir, bunga pinjaman LPDB itu tetap jauh di bawah bunga pinjaman yang diberikan oleh perusahaan fintech yang beredar saat ini yaitu di bawah 10-15 persen efektif" kata Dirut LPDB Braman Setyo, usai menghadiri pembukaan Rakornas Kemenkop dan UKM di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (2/5/2019) malam.

Braman Setyo menambahkan, pihaknya sudah sepakat dengan salah satu vendor fintech terkait patokan  bunga pinjaman tersebut. Dalam kesepakatan itu, tambahnya.

Ia menjelaskan, sebenarnya tujuan LPDB menggandeng fintech semata-mata untuk mempermudah dan mempercepat proses pengajuan dana bergulir oleh calon mitra.

Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut Braman Setyo, pihaknya akan mengadakan pendampingan bagi calon mitra. Ia mengakui, untuk biaya para pendamping itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab LPDB.

"Bagi para pendamping, nanti akan kita biayai sendiri. Dana bagi pendamping itu akan diambilkan dari modal LPDB, tidak kita masukkan di dalam akumulasi dari  biaya UKM itu sendiri," jelasnya

Terkait adanya kekhawatiran akan terseretnya nama besar LPDB menjadi negatif karena menggandeng fintech yang diibaratkan rentenir modern, menurut Braman Setyo, stigma negatif itu tidak akan muncul selama bunga yang diberikan LPDB tetap kompetitif.

"Tidak usah khawatir, jaminannya saya," katanya menegaskan. Ia juga memastikan, kerjasama dengan satu fintech itu untuk tahap awal akan bisa mencapai angka Rp100 miliar.

"Tahap awal ya 100 miliar dulu. Jumlah itu nantinya bisa meningkat sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Sementara itu, terkait pencairan pendanaan di Bangka Belitung, Braman Setyo mengakui, jumlah serapannya masih sangat rendah.

Karena itu, lanjut Braman Setyo, melalui Rakornas kali ini pihaknya berharap bakal mendorong pelaku-pelaku usaha di Bangka Belitung agar berani memanfaatkan pendanaan dengan bunga rendah dari LPDB.

Sehingga, target LPDB yang akan menggulirkan dana sekitar Rp 100 miliar pada tahun ini untuk pelaku usaha di Bangka Belitung bisa terwujud.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gedung Bank Mandiri

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:50 WIB

OJK Monitor Mitigasi IT Bank Mandiri

Jakarta - OJK terus memonitor upaya mitigasi yang dilakukan oleh Bank Mandiri dalam mengatasi permasalahan teknologi informasi bank tersebut. Perbankan harus memiliki dan menerapkan standard…

Alice Norin (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 21:00 WIB

Alice Norin Akhirnya Main Film Horor

Tidak pernah sedikitpun kepikiran untuk bisa main film horor, karena sebelumnya ia selalu menolak main film setan-setanan. Tapi lantaran atas nama persahabatan dengan Shandy Aulia, akhirnya…

Pure Saturday menyapa dan menghibur para pengunjung di booth Suzuki GIIAS 2019

Minggu, 21 Juli 2019 - 19:50 WIB

Suzuki Setia Menemani Keseharian Personel Band Pure Saturday

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meriahkan panggung booth Suzuki di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dengan penampilan Pure Saturday.

Suzuki Jimny (Foto: Ridwan)

Minggu, 21 Juli 2019 - 19:30 WIB

Jimny Hadir Dengan Konsep "Functional Beauty, Designed for Professionals"

Jimny merupakan mobil legendaris yang diperkenalkan oleh Suzuki dan telah menjadi bagian masyarakat Indonesia. Mengaspal sejak tahun 1979 di Indonesia, Jimny telah melalui tiga generasi dengan…

Indonesian Idol Siap Mengaudisi Talent Asal Bandung

Minggu, 21 Juli 2019 - 18:00 WIB

Indonesian Idol Siap Mengaudisi Talent Asal Bandung

Bandung sebagai kota yang banyak melahirkan penyanyi hebat, tentu menjadi sasaran penyelenggara Indonesian Idol, untuk mencari talent -talent berbakat yang diharapkan bisa menjadi super star…