Komut Garuda: Keuangan Garuda Membaik Lima Tahun Terakhir

Oleh : Herry Barus | Kamis, 25 April 2019 - 08:00 WIB

Agus Santoso , Komisaris Utama Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co,id)
Agus Santoso , Komisaris Utama Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co,id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Tbk Agus Santoso mengklaim bahwa keuangan perusahaan terus membaik selama lima tahun terakhir.

Agus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/4/2019) , mengatakan pernyataan tersebut meluruskan adanya anggapan pihak tertentu yang menyatakan bahwa perusahaan maskapai milik BUMN itu morat marit terus mengalami kerugian.

Agus mengaku kinerja keuangan perusahaan tahun 2014 waktu pergantian pemerintahan memang tidak begitu bagus, tetapi perseroan terus melakukan upaya perbaikan.

"Dalam RUPS tahun 2015 untuk kinerja operasi dan keuangan tahun buku 2014, Garuda mewarisi kinerja keuangan dari era pemerintahan yang lalu yang mencatat kerugian sebesar 371.4 juta dollar AS,” ujar Agus.

Kondisi itu, kata dia, tidak membuat para pimpinan perusahaan menjadi patah arang karena setelah Direksi di bawah pimpinan Dirut Arif Wibowo bekerja, mulai terlihat adanya perbaikan, di mana pada 2015 tercatat untung 76,48 juta dollar AS kemudian pada 2016 Garuda mencatat untung 9,4 juta dollar AS.

Sayangnya, lanjut dia, pada masa direksi dengan Dirut Pahala Mansury tercatat Garuda pada 2017 rugi 213.4 juta dollar AS, di antaranya karena Garuda menyelesaikan masalah masa lalunya yang diselesaikan dengan membayar “tax amnesty” dan denda pengadilan Australia 145,8 juta dolar AS atau rugi riel nya 67,6 juta dollar AS. 

"Rugi ini terjadi sebagian, karena Garuda menyelesaikan masalah utang pajak masa lalu-nya dengan ikuti program tax amnesty," tutur Agus.

Lalu, pimpinan perusahaan yang baru dilantik oleh Menteri BUMN Rini Soemarno pada 2018, yakni Dirut Ari Askhara dan Komisaris Utama Agus Santoso mewarisi pekerjaan besar untuk menyelesaikan beban kerugian tiga triwulan di tahun 2018 (Kuartal 1+ Kuartal 2 + Kuartal 3) hingga 110 juta dollar AS.

"Namun dalam tiga bulan berjalan kami memimpin Garuda mencatat untung 115,250 juta dolar sehingga selama 2018 pun masih ada keuntungan 5, 018 juta dolar. Dan dalam tahun 2019 Kuartal Pertama (Q1) saja sudah untung 19,738 juta dolar," tutur Agus.

Agus mengatakan akibat perubahan lingkungan bisnis baik karena persaingan yang semakin ketat, naiknya harga bahan bakar dan nilai tukar dan ada fluktuasi untung dan rugi.

Dia menambahkan dengan kinerja operasional yang terus meningkat baik dan pendapatan di 2018 revenue mencapai 4,373 miliar dolar AS, tertinggi selama 16 tahun terakhir.

"Saya melihat Garuda ke depannya akan lebih untung lagi dengan terus meningkatkan efisiensi serta pengembangan bisnis-bisnis multiplier effect dan peningkatan bisnis non angkutan penumpang seperti marchandise peralatan-peralatan, service onboard, pengembangan cargo bersama BUMN lainnya. Selain juga pengembangan maintance (GMF), efektivitas penggunaan pesawat, efektivitas rute-rute, penambahan rute potensial domestik, dan lain-lain," katanya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rusun ASN Ditjen Imigrasi Kota Batam

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:31 WIB

Kementerian PUPR Resmikan Rusun ASN Ditjen Imigrasi Kota Batam

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan telah menyelesaikan pembangunan Rusunawa yang diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:08 WIB

Menteri PUPR Targetkan Renovasi Masjid Istiqlal Rampung Maret 2020

Renovasi Masjid Istiqlal merupakan tindaklanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal pada tanggal 30 Mei 2018 lalu.

Semen Indonesia (Agung Parameswara/Getty Images)

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:06 WIB

Semen China Masuk, Industri Semen Dalam Negeri Terancam

Jakarta - Masuknya semen dari merek prinsipal China yang diproduksi di dalam negeri ke pasaran Indonesia menimbulkan pro kontra. Pasalnya semen asal china dijual dengan harga yang lebih murah…

Joune Ganda (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 21 Juli 2019 - 14:39 WIB

Calon Kuat Bupati Minut, Pengusaha Joune Ganda Masuk Struktur DPD PDIP Sulut

Keseriusan pengusaha muda Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda untuk membangun Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya, dan secara khusus tanah kelahirannya Minut semakin terlihat.

Joune Ganda Berharap Liga Bridge Siswa Upaya Cari Bibit Baru

Minggu, 21 Juli 2019 - 14:30 WIB

Joune Ganda Berharap Liga Bridge Siswa Upaya Cari Bibit Baru

Pelaksanaan Liga Bridge Siswa dan Mahasiswa Zona 2 Seri 1 di SMAN Airmadidi, Minut, Sabtu (20/7/2019), disaksikan langsung Ketua Gabsi Sulut, Joune Ganda.