Pemblokiran Jurdil2019.org Ciderai Demokrasi

Oleh : Herry Barus | Selasa, 23 April 2019 - 06:26 WIB

Pemilu 2019(Foto Dok Industry.co.id)
Pemilu 2019(Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemblokiran situs Jurdil2019.org oleh Kemenkominfo dan Bawaslu dinilai telah menciderai demokrasi, karena prosesnya tanpa peringatan terlebih dahulu. Telebih lagi, amanah UU mewajibkan pemerintah memberikan perlindungan terhadap lembaga pemantau pemilu.

Penasehat hukum Jurdil2019.org, Hermanto Hari menegaskan, pihaknya netral dan tak terafiliasi dengan partai politik ataupun kepentingan pasangan 01 atau 02 di Pilpres 2019.

"Dengan nama saja sudah jurdil, kami menginginkan jujur dan adil. Semua bangsa Indonesia ingin jujur dan adil," ujar Hermanto, Senin (22/4/2019).

"Saya kutip dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 440, pemantau pemilu memiliki hak mendapatkan perlindungan hukum dan keamanan dari pemerintah Indonesia. Ini di mana perlindungan hukumnya," sesal Hermanto.

Hermanto-pun mempertanyakan adanya aduan dari pihak tertentu ke Bawaslu yang keberatan dengan penghitungan rekapitulasi suara, sehingga situs Jurdil2019.org diblokir oleh Kemenkominfo atas rekomendasi Bawaslu. Karena, menurut Hermanto, pemblokiran hanya dapat dilakukan apabila situs mengandung konten negatif, seperti, perjudian dan prostisusi online.

"Karena konten negatif dari susila, agama, aturan hukum, kami mereview dari ujung ke ujung, tak ada unsur negatifnya. Tolong itu diperjelas terlebih dulu oleh Bawaslu. Kalau kami ada kesalahan, maka layaknya diberikan peringatan," tukasnya.

Dia mengingatkan, peran Jurdil2019.org ingin suara pemilih mendapat kepastian hukum di Pilpres 2019. Lagi pula, sambung Herman, Jurdil2019.org punya peranan yang merujuk Pasal 440 ayat 1 poin e dalam UU Pemilu.

"Kami sebagai pemantau pemilu memastikan hal tersebut kami bawa, kami dokumentasikan, dari mana pasal 440 ayat 1 poin e menggunakan perlengkapan untuk mendokumentasikan kegiatan pemantauan berkaitan dengan pemilu, itu pekerjaan kita," tuturnya.

Sementara, pengelola Jurdil2019.org, Kelana Budi Mulia menyampaikan keheranannya bila Jurdil20019.org disebut melakukan hitung cepat atau quick count. Menurutnya, Jurdil2019.org hanya menerima data C1 dari publik, kemudian dipublikasikan lewat situs.

"Kami tidak sama sekali melakukan quick count. Quick count itu ada metode tertentu. Kami tidak melakukan itu. Kami hanya menerima C1 informasi, dari relawan-relawan dan itu kita informasikan ke publik," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Selasa, 26 Mei 2020 - 00:04 WIB

'Gembok' Seluruh Pintu Masuk Jakarta, Anies: Kita Tidak Ingin Kerja Keras Dua Bulan Sia-sia

"Ini dilakukan, agar kerja keras puluhan juta orang di Jakarta, ada 10 juta, Jabodetabek adalah lebih dari 25 juta, selama dua bulan lebih bekerja keras menjaga, dan menurunkan tingkat penularan…

Yusuf Rony Kabarjay Lulus jadi TNI AD

Senin, 25 Mei 2020 - 22:47 WIB

Terharu, Cita-cita Yusuf Rony Kabarjay Menjadi Prajurit TNI AD Akhirnya Tercapai

Perjalanan panjang Yusuf Rony Kabarjay (20 th) seorang putra asli Papua dari Kampung Toray, Distrik Sota, akhirnya bisa lulus menjadi anggota TNI AD dalam pengumuman rekrutmen Secata PK Gel…

Arief pegawai Kemenag

Senin, 25 Mei 2020 - 19:40 WIB

Kisah Arief ASN Kemenag Buka Usaha Cukur Gratis plus Berbagi Sembako

Arief berencana meneruskan kegiatan amalnya ini usai lebaran dan selama pandemi. ASN yang akan segera memasuki masa pensiun ini ingin berkhidmah kepada masyarakat sesuai keahlian yang dimilikinya.…

Stefano Cugurra Pelatih Bali United (Foto Dok Tribunnews)

Senin, 25 Mei 2020 - 18:00 WIB

Bali United Tim Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Sebulan sudah umat Islam seluruh dunia menjalankan ibadah puasa sebelum menyambut hari raya kemenangan sukacita yang dimaknai dengan sebutan Idul Fitri. Tahun ini menjadi hari raya Idul Fitri…

Evan Dimas Persija

Senin, 25 Mei 2020 - 17:30 WIB

Evan Dimas Nikmati Ketupat Opor Ayam Saat Lebaran di Surabya

Gelandang Persija Jakarta Evan Dimas merasa senang bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya di Surabaya, Jawa Timur.